



Orang yang Diam-diam Ingin Melihat Anda Gagal, Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Halus Ini
Menjelajahi banyak labirin kehidupan sosial terkadang mungkin terasa seperti tugas yang sangat berat.
Salah satu bagian tersulitnya adalah saat Anda harus berurusan dengan mereka yang mungkin tidak peduli dengan kepentingan terbaik Anda, dan justru diam-diam berharap melihat Anda gagal.
Namun, orang-orang seperti ini sering kali tidak secerdik yang mereka kira. Mereka cenderung menunjukkan sifat asli mereka melalui perilaku halus yang dapat Anda kenali.
Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Senin (9/12) ini, kita akan mengungkap perilaku-perilaku tersebut. Jadi simaklah 9 tanda yang perlu diwaspadai dibawah ini.
1. Sabotase halus
Dalam perjalanan hidup, kita bertemu dengan berbagai macam orang. Dan terkadang, mereka yang tampak seperti pendukung terbesar kita mungkin sebenarnya ingin kita jatuh.
Perilaku halus pertama yang harus diwaspadai adalah sabotase halus. Ini terjadi ketika seseorang diam-diam merusak usaha Anda atau menimbulkan keraguan tentang kemampuan atau rencana Anda.
Ini adalah kelas master dalam agresi terselubung. Anggaplah Anda sedang mengerjakan sebuah proyek dan orang ini terus-menerus mempertanyakan metodologi Anda atau menunjukkan potensi jebakan.
Mereka mungkin menganggapnya seolah-olah mereka hanya ingin membantu, tetapi sebenarnya, mereka menanam benih keraguan.
Kritik yang membangun berbeda dengan sikap negatif yang terus-menerus. Kritik yang membangun membantu Anda berkembang. Sedangkan kritik yang membangun hanya menghambat kemajuan Anda.
2. Rasa iri yang terselubung
Perilaku halus lain yang saya perhatikan secara pribadi adalah rasa iri yang terselubung.
Perilaku ini sedikit lebih licik, tetapi begitu Anda tahu apa yang harus diperhatikan, hal itu akan menjadi sangat jelas. Percayalah, ini adalah rasa iri yang terselubung.
3. Bias negatif
Bias negatif merupakan fenomena psikologis yang terdokumentasi dengan baik, di mana individu memiliki ingatan yang lebih besar terhadap kenangan yang tidak menyenangkan dibandingkan dengan kenangan yang positif.
Bias ini sering terlihat pada mereka yang diam-diam berharap Anda jatuh. Mereka akan lebih sering mengingat dan mengungkit kesalahan masa lalu Anda daripada keberhasilan Anda.
Bahkan jika Anda telah menang sepuluh kali dan kalah satu kali, mereka akan fokus pada satu kekalahan itu. Perilaku ini dapat mengecewakan dan merusak kepercayaan diri Anda.
4. Kurangnya dukungan yang nyata
Dukungan datang dalam berbagai bentuk. Bisa berupa tepukan di punggung, kata-kata penyemangat, atau sekadar berada di sana saat keadaan sulit. Pendukung sejati akan selalu ada untuk Anda di saat senang maupun susah.
Namun, mereka yang diam-diam ingin melihat Anda gagal sering kali tidak memiliki dukungan yang tulus ini. Mereka mungkin ada saat keadaan berjalan baik, tetapi saat keadaan menjadi sulit, mereka tidak dapat ditemukan.
Atau mereka mungkin menawarkan dukungan di depan umum, tetapi secara pribadi menyatakan keraguan atau mengabaikan usaha Anda.
Kurangnya dukungan yang tulus ini bisa jadi tidak kentara dan sulit dikenali pada awalnya. Namun seiring waktu, polanya akan menjadi jelas.
5. Pujian tidak langsung
Pujian seharusnya membuat kita merasa senang, bukan? Namun terkadang, Anda mungkin menerima pujian yang tidak tepat.
Pujian semacam ini dikenal sebagai pujian tidak langsung, dan merupakan senjata ampuh bagi mereka yang diam-diam menginginkan kegagalan Anda.
Pujian yang tidak langsung adalah ucapan yang tampaknya baik tetapi juga mengandung kritik.
Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Kamu mengerjakan proyek itu dengan baik, untuk seseorang dengan tingkat pengalaman sepertimu." Kedengarannya seperti pujian, tetapi ada sindiran di baliknya.
Penghinaan terselubung ini mungkin sulit dikenali pada pandangan pertama. Namun, jika Anda melihat pola komentar semacam ini yang keluar dari mulut seseorang, itu mungkin pertanda bahwa mereka tidak mendukung seperti yang terlihat.
6. Penarikan diri secara emosional
Hubungan yang kita bentuk dengan orang lain biasanya dibangun atas emosi dan pengalaman bersama. Sistem pendukung yang kuat hadir untuk berbagi suka dan duka, serta segala hal di antaranya.
Namun, mereka yang diam-diam ingin melihat Anda gagal mungkin akan menarik diri secara emosional saat Anda mengalami keberhasilan.
Mereka mungkin tampak jauh, tidak tertarik, atau bahkan kesal saat Anda berbagi pencapaian Anda. Seolah-olah kebahagiaan Anda melemahkan semangat mereka.
Penarikan diri ini bisa sangat menyakitkan. Bagaimanapun, kita semua ingin keberhasilan kita dirayakan oleh orang-orang di sekitar kita. Ketika seseorang menarik diri, itu bisa terasa seperti pengkhianatan.
7. Persaingan yang tidak beralasan
Kita semua pernah bertemu orang yang tampaknya mengubah segalanya menjadi kompetisi. Namun, apa yang terjadi jika persaingan ini terasa tajam dan terus-menerus?
Persaingan yang tidak beralasan dapat menguras tenaga dan menurunkan motivasi.
Namun, mengenalinya apa adanya, tanda seseorang yang mungkin diam-diam ingin melihat Anda gagal, dapat membantu Anda menghadapi situasi ini dengan keanggunan dan ketahanan.
8. Kurangnya empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain.
Itulah yang memungkinkan kita terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih dalam dan merupakan bagian mendasar dari setiap hubungan yang sehat.
Namun, mereka yang diam-diam ingin melihat Anda gagal mungkin tidak memiliki empati terhadap kesulitan atau kemunduran yang Anda alami.
Alih-alih menawarkan kenyamanan atau pengertian, mereka mungkin mengabaikan perasaan Anda atau bahkan tampak senang dengan kesulitan yang Anda alami.
Jika Anda menyadari seseorang terus-menerus kurang berempati terhadap Anda, terutama selama masa-masa sulit, hal itu mungkin merupakan tanda adanya niat tersembunyi.
9. Menikmati kegagalan Anda
Tanda paling jelas dari seseorang yang diam-diam ingin melihat Anda gagal adalah reaksi mereka terhadap kesalahan Anda.
Mereka mungkin tidak merayakan kegagalan Anda secara terbuka, tetapi ada kepuasan tertentu yang mereka peroleh darinya, kilatan di mata mereka atau seringai yang tidak dapat mereka sembunyikan.
Ini lebih dari sekadar schadenfreude, kesenangan yang didapat dari kemalangan orang lain. Ini adalah keinginan yang mendalam untuk melihat Anda tersandung, dan ini adalah perilaku yang paling menyakitkan dari semuanya.
Jika Anda melihat pola ini pada seseorang, inilah saatnya untuk menilai kembali hubungan tersebut. Anda layak dikelilingi oleh orang-orang yang mengangkat Anda, bukan mereka yang senang melihat Anda jatuh.
Tag: #orang #yang #diam #diam #ingin #melihat #anda #gagal #biasanya #menunjukkan #perilaku #halus