Era Baru Kecantikan: Hasil Natural Geser Perubahan Wajah yang Mencolok
Ilustrasi(MAGNIFIC)
11:35
12 Juni 2026

Era Baru Kecantikan: Hasil Natural Geser Perubahan Wajah yang Mencolok

Industri estetika di Asia memasuki fase baru. Pasien kini semakin teredukasi, selektif, dan tidak lagi sekadar mengejar perubahan drastis. Mereka menginginkan perawatan yang mendukung healthy aging, tampil lebih awet muda dan segar, namun tetap alami.

Menariknya, meski tujuannya serupa, standar kecantikan di setiap negara Asia berbeda-beda. 

Head of Sinclair Asia Pacific, Ada Chu, menjelaskan bahwa cara memandang kecantikan tidaklah sama. 

"Di setiap negara, cara melihat kecantikan tidak sama," ujarnya di acara konferensi pers ulang tahun kedua kemitraan Sinclair dan Landson Indonesia bertajuk “The Legend of Immortal Beauty” di Jakarta (10/6/2026).

Bentuk wajah ideal, kontur yang diinginkan, hingga detail seperti bentuk alis dapat berbeda sesuai budaya, tren, dan preferensi masyarakat setempat. 

Baca juga: Kapan Harus Mulai Treatment ke Klinik Kecantikan? Ini Kata Dokter

Head of Sinclair Asia Pacific, Ada Chu, mengatakan bahwa setiap negara memiliki cara pandang yang berbeda terhadap kecantikan. 

Menurutnya, ada negara yang menginginkan tampilan wajah yang lebih harmonis, sementara negara lain memiliki preferensi estetika yang berbeda. Karena itu, pendekatan perawatan tidak bisa disamaratakan meskipun menggunakan produk yang sama.

Ia mencontohkan Indonesia yang memiliki karakteristik wajah berbeda dibandingkan negara lain. 

Berdasarkan pengamatannya, banyak pasien Indonesia tidak membutuhkan tambahan volume yang terlalu banyak, sehingga pendekatan pembentukan kontur wajah menjadi lebih penting. 

Perbedaan standar kecantikan juga terlihat jelas di Korea Selatan. Jika sebagian perempuan di negara China cenderung menyukai tampilan alis yang lebih terangkat untuk memberikan kesan wajah yang tegas, tren di Korea justru berbeda. 

Baca juga: Masyarakat Urban Indonesia Makin Selektif Memilih Perawatan Kecantikan, Tak Sekadar Ikut Tren

"Banyak perempuan Korea memilih bentuk alis yang lebih datar karena dianggap memberikan kesan muda, lembut, dan polos," ujar Ada Chu.

Namun di tengah beragamnya definisi cantik tersebut, ada satu benang merah yang semakin terlihat dalam perkembangan industri estetika saat ini yakni keinginan untuk tampil lebih muda dan sehat tanpa terlihat berlebihan.

“Setiap negara memiliki sedikit perbedaan, tetapi sama-sama ingin mencari hasil yang baik,” katanya.

Baca juga: Selain pada Wajah, Kenali Tanda-tanda Skin Barrier Tubuh Rusak

Dari kiri ke kanan: Head of Sinclair Asia Pacific, Ada Chu,Dr. Sheau Jye Teh, PresDir Landson Indonesia, Fera Damayanti,  dan Face of Ellansé 2026 dr. Charles Kurniawan, Dipl. AAAM, saat  Press Conference 2nd Sinclair Anniversary (10/6/2026).Dok Landson Indonesia Dari kiri ke kanan: Head of Sinclair Asia Pacific, Ada Chu,Dr. Sheau Jye Teh, PresDir Landson Indonesia, Fera Damayanti, dan Face of Ellansé 2026 dr. Charles Kurniawan, Dipl. AAAM, saat Press Conference 2nd Sinclair Anniversary (10/6/2026).

Menjadi versi terbaik dari diri

Pernyataan tersebut mencerminkan arah tren kecantikan Asia saat ini. Meski preferensi estetika berbeda-beda, tujuan akhirnya relatif sama. 

Masyarakat menginginkan penampilan yang lebih segar, tampak lebih muda, dan tetap menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri tanpa kehilangan karakter alami wajahnya.

President Director Landson Indonesia, Fera Damayanti, mengatakan, konsumen estetika saat ini tidak cuma ingin mencari cara instan untuk memperbaiki tampilannya.

Baca juga: Carmen Lee Pemeran Bibi Lung Awet Muda di Usia 60 Tahun, Tidur 10 Jam Jadi Rahasianya

"Saat ini masyarakat Indonesia itu sudah lebih pandai, mereka mau lebih bugar, lebih produktif. Definisi cantiknya mau menjadi the best version of you, the better you, the best of you," kata Fera di acara yang sama.

Ada Chu menambahkan, Sinclair menghormati pengetahuan dokter lokal dalam menangani pasien di negara masing-masing agar terlihat lebih cantik sesuai karakter individu. 

Memperbaiki struktur wajah yang mulai kendur

Minat terhadap hasil perawatan yang alami ini juga mendorong perusahaan farmasi yang menghasilkan produk anti-aging menyesuaikan prosedur yang ditawarkan. Salah satunya dengan stimulasi kolagen.

Dijelaskan oleh Fera, sebagai produk unggulan Sinclair, Ellansé menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan filler konvensional maupun collagen stimulator lainnya. 

Baca juga: Cara Baru Merangsang Kolagen Alami agar Wajah Kencang 

Dengan teknologi Polycaprolactone (PCL) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC), Ellansé memberikan perbaikan estetika secara langsung sekaligus menstimulasi pembentukan kolagen alami tubuh secara progresif.

Menurut penjelasan dr. Charles Kurniawan, Dipl. AAAM, kolagen stimulator Ellansé bekerja untuk memperbaiki struktur pada wajah.

"Bahan PCL ini membuat wajah lebih lifting (terangkat) tanpa menambah volume terlalu banyak. Produk kolagen stimulator juga akan merangsang tubuh memproduksi kembali kolagen," kata dr.Charles.

Kadar kolagen yang meningkat ini akan membalikkan tanda-tanda penuaan, wajah pun terlihat lebih kencang, segar, tanpa kehilangan karakter alaminya.

Tren ini juga menunjukkan bahwa definisi cantik tidak lagi identik dengan perubahan yang mencolok. Sebaliknya, kecantikan modern semakin mengarah pada hasil yang halus, proporsional, dan natural.

Baca juga: 6 Tanda Kulit Kehilangan Kolagen

Tag:  #baru #kecantikan #hasil #natural #geser #perubahan #wajah #yang #mencolok

KOMENTAR