Cegah Bayi Jadi Picky Eater Sejak Pemberian MPASI
- Membangun kebiasaan makan yang baik pada bayi jauh lebih mudah dibandingkan mengubahnya pola makan mereka sudah terbentuk saat sudah besar.
Waktu makan bukan sekadar mengajarkan bayi mahir memegang makanan atau memakai sendok, melainkan tentang membangun kecintaan mereka pada ragam rasa dan tekstur baru.
Oleh karena itu, mengenalkan berbagai jenis makanan sebelum anak mencapai usia dua tahun merupakan langkah pencegahan agar tidak tumbuh menjadi pemilih makanan.
"Kecintaan pada makanan baru bukanlah bawaan lahir. Ini adalah sesuatu yang perlu diajarkan," kata pakar pemberian makan Karen Le Billon, PhD, melansir Parents, Senin (8/6/2026).
Baca juga: Tak Hanya Protein, Lemak Juga Wajib Ada dalam Menu MPASI Bayi
Strategi melatih bayi agar tidak pilih-pilih makanan
1. Mengenalkan ragam rasa, tekstur, dan variasi
Untuk memancing minat bayi, kenalkan sebanyak mungkin rasa dan tekstur di dua tahun pertamanya.
Jangan hanya mengandalkan makanan yang dihaluskan, tapi tambahkan potongan ubi rebus, alpukat matang, atau zukini kukus yang mudah digenggam.
Dokter spesialis anak Natalie Digate Muth, MD menjelaskan, mengenalkan banyak rasa membuat anak tetap mengonsumsi beragam hidangan saat fase picky eater tiba.
Hindari rutinitas kaku dengan rutin mengganti jenis dan bentuk makanan, serta rasa sajian agar mereka lebih terbuka.
Baca juga: Ampuh, Cara Mengatasi Anak yang Susah Makan
2. Mengubah aturan baku menu dan waktu makan
Hindari memisahkan secara kaku konsep makanan anak dan dewasa. Daripada memesan dari menu khusus anak-anak yang kurang variatif di restoran, lebih baik berikan porsi kecil dari piring orangtua asalkan tidak pedas.
Pada saat mengenalkan kebiasaan makan, sesekali boleh mengabaikan aturan jam makan, seperti menyajikan sup sebagai camilan atau sayuran saat sarapan.
"Anak-anak kecil belum memiliki ide yang baku tentang apa yang dimakan dan kapan. Jadi, manfaatkanlah," kata pakar pemberian makan Dina Rose, PhD.
Jika ingin memberi makanan penutup manis, sajikan berbarengan dengan menu utama agar tidak dianggap hadiah.
Baca juga: Cara Bedakan Anak GTM karena Picky Eater atau Gangguan Pencernaan
3. Fokus pada eksplorasi tanpa paksaan
Membantu bayi menemukan rasa baru butuh kesabaran. Mereka mungkin meringis saat mencicipi brokoli, tetapi bukan berarti mereka membencinya.
Profesor pangan dan nutrisi di University of Georgia, Leann Birch, PhD, menyarankan agar anak tidak diharuskan langsung menelan. Membiarkan mereka melepeh akan mengurangi beban paksaan sehingga lebih berani bereksplorasi.
"Sama seperti belajar membaca, anak-anak bisa belajar makan dengan baik," jelas Billon.
4. Membiarkan anak makan berantakan
Bayi butuh pengalaman menyentuh dan merasakan makanan dengan seluruh indra mereka. Jangan terburu-buru mengelap wajah atau melarang mereka bermain-main dengan isi piringnya.
Meremas dan mengoleskan hidangan akan memberikan pelajaran berharga terkait pengenalan tekstur.
"Anak-anak diprogram sejak lahir untuk bereksplorasi dengan tangan dan mulut mereka, sebagian dari perjalanan itu adalah tentang makan dengan berantakan," terang spesialis pemberian makan anak Melanie Potock.
Baca juga: Salah Kaprah Orangtua, Menu MPASI Bukan Makanan Khusus Bayi
5. Memprioritaskan buah dan sayur sejak awal
Kunci agar bayi terbiasa mengonsumsi sayur dan buah adalah dengan terus menyajikannya di setiap kesempatan. Targetkan selalu ada sayuran, meski hanya sedikit, sehingga anak mendapat paparan rutin.
Kamu bisa menjadikan sayur sebagai menu pembuka ketika mereka sedang lapar, atau menjadikannya camilan sebelum hidangan utama disajikan. Semakin familier anak dengan sayuran, semakin tinggi kemungkinan mereka akan menyukainya.
6. Menciptakan suasana makan yang positif
Reaksi penolakan si kecil saat makan kerap dipicu oleh situasi yang membuat stres.
"Kecemasan dan stres adalah penekan nafsu makan bagi anak. Makan bersama keluarga adalah tentang kebersamaan, berbicara, dan terhubung, bukan menghitung jumlah gigitan yang diambil anak," terang ahli diet anak Natalia Stasenko, RD.
Baca juga: Bahaya Force Feeding, Bisa Sebabkan Anak Trauma Makan
Tag: #cegah #bayi #jadi #picky #eater #sejak #pemberian #mpasi