ResepGerak.ID Ajarkan Program Olahraga Sesuai Kondisi Tubuh
Di balik semangat berolahraga masyarakat yang meningkat, masih banyak yang belum menyadari bahwa program kebugaran tidak bisa disamaratakan untuk semua orang.
Apa yang cocok untuk seorang pelari muda belum tentu aman bagi pekerja kantoran dengan nyeri punggung. Latihan yang terlihat sederhana di media sosial pun bisa berisiko jika dilakukan oleh orang dengan hipertensi, diabetes, atau riwayat cedera tertentu.
Sayangnya, banyak orang masih berolahraga dengan prinsip “ikut saja yang sedang tren” tanpa memahami kondisi fisik tubuhnya sendiri.
Melihat kondisi tersebut, platform digital ResepGerak.ID resmi diluncurkan sebagai platform resep gerak berbasis bukti ilmiah pertama di Indonesia.
Baca juga: Bukan Cuma Lari, Ini Deretan Olahraga yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan
Digagas oleh dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK (K) atau yang akrab dikenal sebagai DokAndi, platform ini hadir untuk membantu masyarakat memahami bahwa aktivitas fisik seharusnya dirancang sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing individu.
"Selama bertahun-tahun, saya melihat atlet terbaik Indonesia mendapat akses ke science based training, injury prevention, dan recovery protocols," ujar DokAndi.
"Namun, jutaan orang Indonesia yang ingin mulai hidup aktif, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran dengan keluhan fisik, lansia, hingga pelari amatir, tidak pernah diajarkan cara berlatih atau mengelola cedera dengan benar. ResepGerak.ID dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut," lanjutnya.
Baca juga: Apakah Olahraga Harus Berkeringat agar Efektif?
Pendiri ResepGerak.ID, dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK (K)
Didukung oleh Eminence Sports Medicine Centre, ResepGerak.ID membawa pendekatan kedokteran olahraga yang selama ini identik dengan atlet profesional menjadi lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat umum.
Layanan ResepGerak.ID saat ini sudah dapat diakses melalui www.resepgerak.id.
Baca juga: Tren Olahraga Lari, Solusi Ampuh Cegah Diabetes pada Gen Z
Berbagai panduan program latihan
Informasi medis yang biasanya hanya ditemukan dalam jurnal ilmiah atau ruang konsultasi kini disajikan dalam Bahasa Indonesia yang praktis dan aplikatif.
Platform ini menyediakan berbagai panduan mulai dari program latihan aman, pemulihan cedera, pencegahan cedera olahraga, hingga resep gerak untuk berbagai kondisi medis kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Tak hanya itu, tersedia juga panduan latihan untuk 12 cabang olahraga, body map interaktif untuk membantu mengenali keluhan pada area tubuh tertentu, serta video tutorial latihan yang mudah diikuti di rumah.
Baca juga: Cara Mulai Latihan Kekuatan di Usia 40-an, Ini Saran Pelatih Kebugaran
Ia mengatakan, aktivitas fisik bukan sekadar mengikuti tren atau mengejar tubuh ideal, tetapi bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang yang perlu dilakukan secara aman dan terukur.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), dr. Muh Ikhwan Zein, Sp.K.O., Subsp. A.L.K(K) mengatakan, dengan masih terbatasnya jumlah dokter spesialis kedokteran di Indonesia, ResepGerak.ID bisa meluaskan jangkauan ke masyarakat.
"Hal ini sejalan dengan misi PDSKO untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengetahuan gerak yang berbasis bukti ilmiah." ungkap dr Ikhwan.
DokAndi menyebut, platform ini dibangun di atas tiga pilar utama: pengetahuan berbasis bukti ilmiah peer-reviewed, aksesibilitas bahasa Indonesia, dan aplikabilitas nyata dengan panduan yang dapat langsung dipraktikkan.
Dengan pemahaman yang benar, olahraga tidak hanya membantu tubuh lebih bugar, tetapi juga mencegah cedera dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Baca juga: Rekomendasi Rutinitas Pagi untuk Kebugaran di Usia 50an
Tag: #resepgerakidajarkan #program #olahraga #sesuai #kondisi #tubuh