Otot Disebut Sebagai Organ Anti-aging, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi keriput(Unsplash)
08:10
25 Mei 2026

Otot Disebut Sebagai Organ Anti-aging, Ini Penjelasan Dokter

- Banyak orang menganggap proses penuaan hanya terlihat dari kerutan halus yang mulai menghiasi wajah atau kekenyalan kulit yang tak lagi seperti usia 20-an.

Padahal, penurunan kualitas jaringan penyangga, terutama tulang dan otot, memegang peran penting dalam menentukan seberapa cepat tubuh menua.

Pendiri klinik kecantikan Dermalogia dr. Arini Astasari Widodo, MS, Sp.DVE, FINSDV menuturkan, pendekatan estetika masa kini tidak lagi sebatas mengatasi masalah di lapisan terluar.

Para ahli kini melihat proses penuaan secara lebih menyeluruh. Otot bukan sekadar alat gerak, melainkan fondasi utama yang menentukan seberapa awet muda tubuh manusia.

"Sekarang ada istilah namanya muscle is the new medicine. Jadi, otot saat ini dianggap sebagai organ anti-aging," tutur dr. Arini dalam talkshow Canisius Health Expo 2026 bertajuk "Get the Confidence Back Reclaiming Your Skin, Hair & Vitality" di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

"Kita cuma berpikir otot itu membuat kita kuat, padahal dia sangat memengaruhi hormon dan menurunkan mortalitas," sambung dia.

Baca juga: Otot Bokong Kuat Kunci Proses Penuaan yang Sehat

Pentingnya menjaga massa otot demi menghambat penuaan

Memasuki usia 30 tahun, manusia akan mengalami penyusutan massa otot secara bertahap.

Kondisi ini membuat postur tubuh melemah, mengubah bentuk badan, dan memengaruhi fungsi metabolisme yang berujung pada menurunnya kesehatan secara keseluruhan.

"Setiap dekade, ada tiga persen otot berkurang setelah umur 30. Makanya kita mau di umur 40, 50, 60 masih sehat, masih mau main golf, maraton, jogging, atau main padel. Kombinasi alat dan healthy lifestyle bisa jadi salah satu solusi," ungkap Country Manager BTL Aesthetics Indonesia, Jan Valaca.

Untuk memperlambat laju penyusutan tersebut, olahraga resistensi atau latihan beban menjadi langkah pencegahan yang sangat dianjurkan.

Baca juga: Studi Ungkap Jumlah Anak yang Dimiliki Berkaitan dengan Penuaan Biologis

Latihan ini berfungsi menstimulasi serat otot agar tetap aktif sekaligus efektif mempertahankan kekuatan massa jaringan yang tersisa.

Di samping itu, kemajuan teknologi estetika medis kini menghadirkan perangkat non-invasif seperti Emsculpt Neo, yang dirancang spesifik untuk memperkuat otot sekaligus mengurangi penumpukan lemak subkutan.

Penyusutan massa otot dan pengaruhnya pada wajah

Konsep mempertahankan kepadatan otot ini juga berlaku pada area wajah. Bantalan lemak yang mengendur dan kulit yang berkerut hanyalah dampak lanjutan dari struktur penyangga di bawahnya yang mulai melemah, menyusut, dan kehilangan daya topang.

"Wajah itu bukan cuma kulitnya saja yang menua. Tulang di wajah kita juga makin kecil, muscle-nya menua, fat-nya jatuh, baru kemudian kulitnya. Jadi, menangani aging tidak bisa cuma di permukaan membicarakan kolagen," tutur dr. Arini.

Baca juga: 7 Kandungan Skincare untuk Samarkan Kerutan di Wajah, Apa Saja?

Otot penyangga berfungsi menahan ligamen agar bentuk wajah tetap proporsional dan tidak jatuh ke bawah.

Sayangnya, tidak seperti area tubuh lainnya, bagian ini sangat sulit dilatih secara manual dengan beban. Kondisi inilah yang mendorong hadirnya inovasi stimulasi teknologi seperti Emface.

"Aging itu salah satu faktor terkuat fondasinya adalah di otot. Setiap tahun massa otot kita akan selalu berkurang, dan olahraga wajah itu jarang, makanya harus ada alat pendukung targetnya ke otot bagian wajah," terang Jan.

Baca juga: Pembentukan Otot Bantu Percepat Penurunan Berat Badan

Penanganan tepat sasaran pada level otot akan memberikan efek lifting yang jauh lebih alami, tanpa mengubah fitur asli wajah seseorang.

Prosedur modern ini bekerja langsung dari lapisan paling dalam guna mengembalikan posisi jaringan wajah yang sempat merosot.

Ketika kepadatan otot penyangga kembali prima, seluruh lapisan di atasnya akan ikut tertarik naik, sehingga membuat wajah terlihat lebih segar.

"Selain otot ekspresi, kita punya muscle yang mengontrol ligamen wajah. Kalau ligamennya kendur, wajah kita langsung kendur. Makanya ada perawatan yang menarik ototnya ke atas supaya ligamennya ketarik," pungkas dr. Arini.

Baca juga: Waspada Efek Wajah Cekung akibat Prosedur Pengencangan Kulit Tak Tepat

Tag:  #otot #disebut #sebagai #organ #anti #aging #penjelasan #dokter

KOMENTAR