Kapan Harus Mulai Treatment ke Klinik Kecantikan? Ini Kata Dokter
Ilustrasi kulit.(Freepik)
20:35
25 Mei 2026

Kapan Harus Mulai Treatment ke Klinik Kecantikan? Ini Kata Dokter

- Rutin menggunakan skincare terkadang tidak cukup untuk memperlambat tanda-tanda penuaan. Kabar baiknya, saat ini tersedia berbagai treatment di klinik yang bisa memberi hasil lebih efektif.

Namun, di usia berapa sebenarnya seseorang perlu mulai melakukan treatment di klinik kecantikan. Apakah sejak remaja, atau justru ketika masalah kulit mulai muncul?

Pemilik Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja mengatakan, perawatan kulit sebenarnya sudah bisa dimulai sejak usia remaja. Meski demikian, kebutuhan treatment khusus biasanya mulai meningkat pada usia dewasa muda.

“Merawat kulit itu sudah boleh sejak remaja. Tapi biasanya masa kritis butuh treatment khusus ke klinik di usia 20 sampai 30 tahunan,” kata dr. Eddy dalam Grand Launching Eva Mulia Clinic Priority di Eva Mulia Clinic Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, setiap fase usia memiliki kebutuhan perawatan kulit yang berbeda. Karena itu, treatment yang dilakukan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing individu.

Baca juga: Kenali Kebutuhan Kulit, Jangan Tergoda Tren Kecantikan Viral

Kapan harus mulai treatment ke klinik kecantikan?

Remaja perlu treatment jika mengalami masalah kulit

Grand Launching Eva Mulia Clinic Priority di Eva Mulia Clinic Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Grand Launching Eva Mulia Clinic Priority di Eva Mulia Clinic Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Dr. Eddy menjelaskan, tidak semua remaja harus rutin menjalani treatment di klinik kecantikan. Pada usia tersebut, treatment biasanya diperlukan apabila muncul masalah kulit tertentu, terutama jerawat yang cukup parah.

“Remaja biasanya treatment ke klinik kalau sudah jerawat parah dan kalau tidak diobati bisa bopeng. Khawatirnya penanganannya sudah lebih sulit kalau bopeng,” ujarnya.

Baca juga: Apakah Bopeng Bekas Jerawat Bisa Hilang? Ini Kata Dokter

Jerawat yang dibiarkan terlalu lama berisiko meninggalkan bekas permanen pada kulit. Oleh karena itu, penanganan sejak awal dinilai penting untuk membantu mencegah kerusakan kulit yang lebih berat.

Meski begitu, dr. Eddy menegaskan, remaja dengan kondisi kulit normal sebenarnya belum membutuhkan treatment yang terlalu kompleks. Basic skincare dinilai sudah cukup untuk membantu menjaga kesehatan kulit sehari-hari.

“Tapi kalau remaja tidak ada permasalahan kulit khusus, basic skincare seperti sunscreen, pelembab, dan facial wash cukup,” kata dia.

Penggunaan sunscreen secara rutin, misalnya, dinilai penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memicu kusam hingga penuaan dini.  Sementara pelembab membantu menjaga skin barrier agar kulit tetap sehat dan terhidrasi.

Baca juga: Tak Ada yang Instan untuk Dapatkan Kulit Sehat dan Glowing

Saat skincare biasa tidak lagi cukup

Selain faktor usia, kondisi kulit juga menjadi pertimbangan utama kapan seseorang mulai memerlukan treatment di klinik kecantikan. 

Dr. Eddy mengatakan, setiap orang memiliki karakter kulit yang berbeda sehingga hasil penggunaan skincare pun tidak selalu sama.

“Kulit setiap individu itu berbeda-beda, tapi kalau merasa pakai skincare OTC nggak mencapai tujuan juga, silahkan dipertimbangkan untuk treatment dan konsultasi dengan dokter di klinik kecantikan,” ujarnya.

Produk over the counter (OTC) atau skincare yang dijual bebas memang dapat membantu merawat kulit sehari-hari. 

Baca juga: Tak Hanya Wajah, Area Leher Juga Perlu Perawatan Anti-Aging

Namun, pada beberapa kondisi tertentu, treatment di klinik dapat menjadi pilihan untuk membantu menangani masalah kulit secara lebih spesifik dan terarah.

Konsultasi dengan dokter juga dinilai penting agar pasien mendapatkan treatment yang sesuai dengan kondisi kulitnya, bukan sekadar mengikuti tren perawatan yang sedang populer di media sosial.

Tujuan treatment bukan mengubah usia wajah

Lebih lanjut, dr. Eddy menegaskan, tujuan utama treatment di klinik kecantikan bukan untuk mengubah wajah seseorang menjadi jauh lebih muda dari usia sebenarnya. 

Perawatan kulit seharusnya membantu seseorang menjaga kondisi kulit tetap sehat sesuai usianya.

“Perlu digaris bawahi, ke klinik kecantikan itu bukan mengubah wajah pasien yang usianya 60 menjadi seperti 20 tahun, melainkan menjadikan kondisi kulitnya tetap sehat dan aging gracefully,” kata dr. Eddy.

Ia menambahkan, perawatan kulit sebaiknya berfokus pada upaya mengambil versi terbaik dari kondisi kulit seseorang di usianya saat ini, bukan memaksakan standar kulit remaja pada semua usia.

Menurut dr. Eddy, memaksakan kulit agar terlihat jauh lebih muda secara berlebihan justru dapat berisiko bagi kesehatan kulit.

Masyarakat harus lebih realistis dalam menjalani treatment kecantikan dan menjadikan kesehatan kulit sebagai prioritas utama dibanding sekadar mengejar hasil instan.

Baca juga: Dokter Ungkap 7 Kebiasaan untuk Penuaan Sehat dan Kualitas Hidup Optimal

Tag:  #kapan #harus #mulai #treatment #klinik #kecantikan #kata #dokter

KOMENTAR