Nyeri Payudara Saat Haid, Normal atau Perlu Diwaspadai?
- Banyak perempuan pernah merasakan payudara terasa nyeri, berat, atau lebih sensitif menjelang menstruasi.
Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan membuat aktivitas sehari-hari seperti bergerak, tidur tengkurap, atau mengenakan bra terasa mengganggu.
Meski kerap memicu kekhawatiran, nyeri payudara saat haid umumnya merupakan bagian normal dari perubahan hormon selama siklus menstruasi.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai cyclical mastalgia atau mastalgia siklik, yaitu nyeri payudara yang muncul mengikuti pola siklus haid.
Biasanya rasa nyeri mulai muncul beberapa hari sebelum menstruasi dan berangsur mereda ketika haid dimulai atau setelahnya. Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi?
Baca juga: Cara Maudy Ayunda Tetap Aktif Saat Hadapi Haid yang Tak Nyaman
Penyebab nyeri payudara saat haid
Perubahan hormon jadi pemicu utama munculnya nyeri
Siklus menstruasi menyebabkan tubuh mengalami fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
Kedua hormon ini berperan besar dalam mempersiapkan tubuh untuk kemungkinan kehamilan setiap bulan. Salah satu dampaknya adalah perubahan pada jaringan payudara.
Menurut dokter anak sekaligus editor medis di Kids Health, Dr. Larissa Hirsch, selama menstruasi, tubuh mengalami perubahan hormon yang dapat memicu berbagai gejala PMS.
“Perubahan hormon ini dapat menyebabkan berbagai sensasi yang secara keseluruhan disebut sindrom pramenstruasi atau PMS,” kata dia, seperti dikutip Modibodi, Senin (18/5/2026).
Selain kram perut, perubahan mood, dan kembung, nyeri payudara termasuk salah satu gejala PMS yang paling umum dialami.
Baca juga: 6 Makanan yang Baik Dikonsumsi Menjelang Menstruasi Menurut Ahli
Retensi cairan membuat jaringan payudara membengkak
Salah satu alasan utama payudara terasa sakit saat haid adalah karena tubuh menahan lebih banyak cairan.
Menjelang menstruasi, tubuh cenderung mengalami retensi air akibat pengaruh hormon. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan perut terasa begah atau wajah tampak lebih sembap, tetapi juga memengaruhi jaringan payudara.
“Tubuh dapat menahan cairan, yang membuat seseorang merasa bengkak dan kembung,” ujar Dr. Hirsch.
Saat cairan menumpuk di jaringan payudara, area tersebut mengalami sedikit pembengkakan. Pembengkakan ini menekan ujung saraf di sekitarnya sehingga muncul rasa nyeri, sensitif, atau seperti tertarik.
Inilah sebabnya mengapa sebagian perempuan merasa payudaranya lebih penuh, berat, atau bahkan sedikit membesar sebelum haid.
Baca juga: Mengapa Mood Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Ini Penjelasan Psikiater
Saraf payudara menjadi lebih sensitif selama siklus menstruasi
Selain pembengkakan, sensitivitas saraf juga meningkat akibat perubahan hormonal.
Hormon estrogen dan progesteron memengaruhi jaringan payudara secara langsung. Ketika kadar hormon meningkat, jaringan kelenjar susu ikut bereaksi.
Respons inilah yang membuat payudara terasa lebih sensitif terhadap sentuhan. Bahkan tekanan ringan dari bra, sabuk pengaman mobil, atau posisi tidur tertentu bisa memicu rasa tidak nyaman.
Pada beberapa orang, nyeri terasa seperti pegal tumpul. Pada yang lain, rasa sakit bisa terasa menusuk atau berdenyut.
Meski demikian, nyeri jenis ini biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah menstruasi dimulai.
Baca juga: Waspada PMDD, Gangguan Mood Berat Saat Menstruasi
Intensitas nyeri bisa berbeda pada setiap orang
Tidak semua perempuan mengalami nyeri payudara dengan intensitas yang sama.
Ada yang hanya merasakan sedikit sensasi penuh, sementara sebagian lainnya bisa mengalami rasa nyeri cukup kuat hingga mengganggu aktivitas.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
Sensitivitas tubuh terhadap perubahan hormon
- Pola makan
- Konsumsi kafein
- Tingkat stres
- Kurang tidur
- Penggunaan kontrasepsi hormonal
Stres, misalnya, dapat memperburuk gejala PMS karena meningkatkan ketegangan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, nyeri payudara saat haid tidak selalu sama setiap bulan.
Baca juga: Apakah Pakai Bra Sepanjang Waktu Bisa Cegah Payudara Kendur?
Kapan nyeri payudara perlu diperiksakan ke dokter?
Meski umumnya normal, ada kondisi tertentu yang perlu diwaspadai. Segera konsultasikan ke dokter jika nyeri payudara:
- Terjadi hanya pada satu sisi
- Tidak berkaitan dengan siklus haid
- Disertai benjolan
- Keluar cairan dari puting
- Berlangsung terus-menerus
- Semakin parah dari bulan ke bulan
Nyeri payudara akibat haid biasanya bersifat sementara dan mengikuti pola siklus.
Jika polanya berubah atau terasa tidak biasa, pemeriksaan medis penting dilakukan untuk memastikan penyebabnya.
Baca juga: Apakah Korset Payudara Berbahaya? Ini Kata Dokter
Tag: #nyeri #payudara #saat #haid #normal #atau #perlu #diwaspadai