Juarai L’Oreal Brandstorm 2026, Mahasiswa ITB Wakili Indonesia ke Paris
– Tim Moneyfesteam dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang terdiri dari Allodya Qonnita Arofa, Muhammad Abdillah Putra Alfera, dan Rayhan Hidayatul Fikri terpilih sebagai pemenang nasional L’Oreal Brandstorm 2026.
Mereka meraih kemenangan melalui inovasi bertajuk “Azzaro Quintessence”, sebuah konsep parfum yang menggabungkan teknologi dan personalisasi dalam satu ekosistem.
“Kami ingin menunjukkan bahwa fragrance bisa menjadi lebih dari sekadar produk, tapi sebuah pengalaman yang smart, practical, dan personalized,” ujar tim Moneyfesteam dalam acara L’Oreal Brandstorm 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Bukan Lagi Sekadar Wewangian, Parfum Kini Jadi Bagian Ekspresi Diri
L’Oreal Brandstorm merupakan kompetisi inovasi global yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade dan ditujukan bagi mahasiswa untuk menciptakan solusi atas tantangan nyata di industri kecantikan.
Program ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform pengembangan talenta muda melalui proses inovasi yang mencakup riset hingga presentasi di tingkat global.
Hadir untuk ke-18 kalinya di Indonesia, L’Oreal mengangkat tema “Craft the Future of Luxury Fragrance” yang mendorong peserta untuk menciptakan inovasi wewangian berbasis teknologi, personalisasi, dan keberlanjutan.
Baca juga: Rahasia di Balik Pembuatan Parfum Luxury, Satu Aroma Butuh Waktu hingga 3 Tahun
Berangkat dari Kebutuhan Sehari-hari
Ketiganya menjelaskan bahwa ide ini berangkat dari permasalahan sehari-hari, khususnya pada pria dengan aktivitas yang beragam dalam satu hari.
Mulai dari bekerja, berolahraga, hingga menghadiri acara sosial, setiap aktivitas dinilai membutuhkan karakter aroma yang berbeda. Namun, mengganti parfum untuk setiap momen dianggap tidak praktis.
Dari situ, mereka mengembangkan konsep satu parfum yang dapat menyesuaikan aroma sesuai aktivitas pengguna.
“Inspirasi kami berangkat dari kebutuhan pria yang memiliki banyak aktivitas dalam satu hari, sehingga membutuhkan fragrance yang dapat menyesuaikan berbagai occasion,” jelas mereka.
Baca juga: Aroma Unik: Mengapa Parfum Niche Mencuri Perhatian?
Gabungkan Teknologi dan Fragrance
Mahasiswa ITB jadi juara nasional L?Oreal Brandstorm 2026 lewat inovasi parfum berbasis teknologi dan akan mewakili Indonesia ke final global di Paris.
Azzaro Quintessence tidak hanya berupa parfum, tetapi juga ekosistem berbasis teknologi.
Produk ini dilengkapi sistem cartridge yang memungkinkan kombinasi aroma berbeda tanpa saling bertabrakan.
Selain itu, terdapat aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu memberikan rekomendasi aroma sesuai kebutuhan pengguna.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menentukan aktivitas, seperti bekerja atau menghadiri acara tertentu, untuk mendapatkan rekomendasi aroma yang sesuai.
Aplikasi juga memungkinkan pengguna mengontrol penggunaan parfum sehingga pengalaman menjadi lebih terintegrasi.
Baca juga: 8 Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lebih Lama, Semprot Langsung ke Kulit
Proses Pengembangan dan Tantangan
Dalam tahap awal, tim Moneyfesteam mengembangkan prototipe menggunakan teknologi 3D printing.
Namun, proses ini menghadapi tantangan, terutama pada mekanisme cartridge yang berukuran kecil dan kompleks.
Tim juga bekerja sama dengan vendor untuk mengembangkan sistem tersebut agar dapat berfungsi dengan optimal.
Menurut mereka, pengembangan teknologi ini masih akan terus disempurnakan ke depannya.
Selaras dengan Arah Industri
Inovasi ini juga dinilai sejalan dengan perkembangan industri fragrance saat ini.
Menurut General Manager L’Oreal Luxe Division Indonesia, Maria Adina, tren penggunaan parfum saat ini terus berkembang seiring perubahan preferensi konsumen.
Baca juga: 9 Tren Parfum 2026 yang Wajib Dicoba, dari Matcha hingga Vanila
“Fragrance kini tidak lagi sekadar produk, tetapi menjadi bagian dari ekspresi diri dan kebutuhan emosional yang makin mengarah pada pengalaman yang lebih terpersonalisasi, berbasis teknologi, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian, termasuk penggunaan kemasan refillable dan sourcing bahan yang lebih bertanggung jawab.
Tim Moneyfesteam mengadopsi pendekatan tersebut melalui konsep refillable cartridge pada produknya sehingga dapat mengurangi limbah.
Dengan inovasi tersebut, tim Moneyfesteam akan mewakili Indonesia pada final global di Paris pada Juni 2026 mendatang, bersaing dengan peserta dari 63 negara lainnya.
Baca juga: Nilam dan Kemenyan, Sumber Wewangian Indonesia yang Mendunia
Tag: #juarai #loreal #brandstorm #2026 #mahasiswa #wakili #indonesia #paris