Tidur di Kamar Sejuk Bikin Istirahat Lebih Berkualitas
- Tidur di kamar bersuhu sejuk diyakini ampuh meningkatkan kualitas istirahat harian. Penyesuaian suhu ini rupanya bukan sekadar mitos, melainkan didukung oleh fakta medis.
“Ada semakin banyak bukti bahwa tidur di ruangan yang lebih sejuk sebenarnya dapat meningkatkan kualitas tidur, tetapi ini bukan hanya tentang mematikan pemanas dan menahan dingin," kata psikolog dan sleep expert di Panda London, Dr. Ritz Birah, melansir HuffPost UK, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Berapa Watt Lampu yang Ideal untuk Kamar Tidur?
Peran suhu terhadap kualitas tidur
Siklus tidur manusia diatur oleh ritme sirkadian yang sangat bergantung pada termoregulasi, yakni kemampuan alami tubuh dalam mengendalikan suhu intinya.
Birah menerangkan, suhu inti tubuh manusia sedikit menurun pada sore menjelang malam hari, dan mencapai titik terendahnya pada malam hari.
Penurunan suhu memberi sinyal kepada otak bahwa inilah saatnya untuk tidur. Otak juga akan mulai membantu tahap tidur menjadi lebih dalam, yang mana ini sangat penting untuk pemulihan fisik dan konsolidasi memori.
“Kamar tidur yang panas atau pengap dapat membuat kita lebih sulit tertidur, meningkatkan frekuensi terbangun di malam hari, dan mengurangi jumlah tidur nyenyak restoratif yang kita alami," ucap Birah.
"Sebaliknya, kamar yang lebih sejuk mendukung proses pendinginan alami tubuh, memberi sinyal bahwa sudah waktunya untuk tidur dan memungkinkan istirahat yang lebih dalam," lanjut dia.
Baca juga: Meski Hanya 5 Menit, Pakar Sebut Tidur Siang Bermanfaat untuk Tubuh dan Otak
Penelitian medis soal suhu dan kualitas tidur
Jurnal Sleep Health and Physiology & Behavior mengungkap batas temperatur ideal bagi orang dewasa berkisar di angka 16-19 derajat Celsius.
Kisaran suhu tersebut membuat seseorang tertidur lebih cepat, mengalami periode tidur nyenyak yang lebih lama, dan merasa lebih segar saat bangun tidur pada pagi hari.
“Suhu di luar kisaran ini, terutama yang terlalu hangat, telah dikaitkan dengan tidur yang terfragmentasi dan peningkatan kewaspadaan di malam hari," jelas Birah.
Studi eksperimental turut memvalidasi bahwa hawa dingin mendongkrak efisiensi istirahat. Namun, studi ini dilakukan di negara empat musim.
“Misalnya, dalam satu studi terkontrol, peserta yang tidur di kamar dengan suhu sekitar 18 derajat Celsius mengalami peningkatan tidur gelombang lambat (slow-wave sleep) dibandingkan dengan mereka yang berada di kamar yang lebih hangat," kata dia.
Adapun, fase tidur gelombang lambat sangat penting untuk perbaikan fisik, fungsi kekebalan tubuh, dan kinerja kognitif. Inilah mengapa suhu juga penting dalam menjaga kualitas tidur individu, di luar faktor kenyamanan.
Baca juga: 5 Zodiak yang Dikenal Suka Tidur, dari Taurus hingga Pisces
Manfaat kamar yang sejuk
Lingkungan yang lebih sejuk dapat meningkatkan sekresi melatonin, sehingga mendukung ritme sirkadian yang lebih kuat dan membantu mempertahankan periode tidur nyenyak yang lebih lama.
“Selain itu, tidur di kamar yang sedikit sejuk dapat mencegah kepanasan pada malam hari, yang merupakan pemicu umum kegelisahan atau terbangun pada malam hari," terang Birah.
Dipadukan dengan seprai bermaterial yang memadai, ruangan sejuk akan menghadirkan kenyamanan maksimal bak kepompong pelindung.
“Kombinasi isyarat fisiologis dan psikologis ini berkontribusi pada pengalaman tidur yang lebih restoratif,” sambung dia.
Baca juga: 15 Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa?
Cara menciptakan lingkungan tidur yang ideal
Kamu bisa merekayasa suhu ideal lewat berbagai cara sederhana. Pertama, gunakan selimut tipis dan utamakan material berbahan alami seperti katun, linen, atau bambu demi kelancaran sirkulasi udara.
Pilih kasur memory foam atau lateks, serta bantal pendingin jika memungkinkan, agar suhu tubuh tetap stabil.
Mandi dengan air bersuhu suam-suam kuku sebelum berbaring juga direkomendasikan. Metode ini akan menaikkan suhu tubuh sementara, lalu menurunkannya secara drastis demi memancing rasa kantuk secara alami.
Sisakan sedikit celah pada jendela atau nyalakan kipas angin demi menjaga sirkulasi udara di dalam ruang.
Terakhir, jauhi minuman panas dan aktivitas fisik berat jelang waktu tidur agar suhu inti tubuh memiliki waktu mendingin dengan sendirinya.
Baca juga: Susah Tidur? Coba Tren Mandi dalam Kegelapan agar Lebih Pulas
Tag: #tidur #kamar #sejuk #bikin #istirahat #lebih #berkualitas