Ketahui Kebutuhan TIdur Perempuan Berdasarkan Usia
- Kebutuhan tidur setiap orang bisa berbeda, termasuk pada perempuan yang dipengaruhi oleh usia, hormon, hingga gaya hidup.
Meski sering dianggap sama dengan laki-laki, para ahli menyebut perempuan cenderung membutuhkan perhatian lebih terhadap kualitas dan durasi tidur.
Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang. Lantas, berapa lama sebenarnya waktu tidur yang dibutuhkan perempuan?
Baca juga: Sulit Tidur? Ini Cara Cepat Tertidur Pulas Menurut Ahli
Berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan perempuan?
Kebutuhan tidur perempuan usia 20–30 tahun
Pada usia 20 hingga 30 tahun, perempuan umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 7 hingga 9 jam per malam. Rentang ini dianggap sebagai waktu ideal untuk menjaga fungsi otak, keseimbangan hormon, serta kesehatan emosional.
“Perempuan di usia 20-an dan 30-an biasanya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur per malam, yang merupakan titik ideal untuk performa kognitif dan regulasi emosi,” ujar pakar tidur Dr. Deborah Lee, seperti dikutip Parade, Sabtu (21/3/2026).
Pada fase ini, perempuan sering menghadapi tekanan pekerjaan, relasi sosial, hingga peran keluarga.
Jika tidur kurang dari 6 jam secara konsisten, risiko gangguan kesehatan seperti kecemasan, kenaikan berat badan, hingga tekanan darah tinggi bisa meningkat.
Selain itu, saat hamil, kebutuhan tidur bisa meningkat drastis. Bahkan, pada trimester pertama, beberapa perempuan bisa membutuhkan hingga 10–12 jam tidur per hari karena perubahan hormon dan kelelahan fisik.
Baca juga: Bukan Cuma Hormon, Ini 6 Penyebab Perempuan Sering Merasa Lelah
Ilustrasi mengantuk. Rasa kantuk setelah makan siang bisa menurunkan produktivitas. Kenali penyebabnya, mulai dari pilihan makanan hingga pola makan, serta cara efektif mencegahnya.
Perubahan kualitas tidur saat memasuki usia 40–50 tahun
Memasuki usia 40-an hingga 50-an, perempuan mulai mengalami fase perimenopause dan menopause.
Pada fase ini, kebutuhan tidur sebenarnya masih sama, yaitu sekitar 7–9 jam per malam, namun kualitasnya cenderung menurun.
“Tidur perempuan menjadi lebih ringan, sehingga mereka lebih mudah terbangun dan merasa kurang segar meski durasi tidurnya cukup,” jelas Lee.
Perubahan hormon menjadi penyebab utama. Gejala seperti hot flashes, insomnia, kecemasan, hingga perubahan suasana hati dapat mengganggu kualitas tidur.
Bahkan, studi menunjukkan sekitar 30–60 persen perempuan menopause mengalami insomnia. Jika gangguan tidur berlangsung lama konsultasikan ke dokter untuk mencari penyebabnya.
Baca juga: Tak Cuma Haid Berhenti Setahun, Ketahui Berbagai Gejala Menopause
Kebutuhan tidur perempuan setelah usia 60 tahun
Setelah usia 60 tahun, pola tidur perempuan kembali mengalami perubahan. Meski kebutuhan total tidur tetap sekitar 7–9 jam dalam 24 jam, durasinya sering terbagi antara tidur malam dan tidur siang.
“Banyak orang merasa tidak cukup tidur, padahal mereka tidur lebih singkat di malam hari tetapi menggantinya dengan tidur siang,” terangnya.
Pada usia ini, tidur juga menjadi lebih ringan dan mudah terganggu. Fase tidur dalam (deep sleep) berkurang, sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat maksimal seperti saat usia muda.
Selain itu, perempuan cenderung tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Perubahan ini merupakan bagian normal dari proses penuaan.
Baca juga: 3 Dampak Kurang Tidur yang Nyata pada Kulit Wajah
Faktor yang membuat perempuan lebih rentan kurang tidur
Dibandingkan laki-laki, perempuan secara statistik lebih sering mengalami gangguan tidur. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari biologis hingga sosial.
Beban pekerjaan rumah tangga, peran sebagai ibu, hingga tekanan emosional membuat perempuan lebih sering terbangun di malam hari.
Selain itu, perubahan hormon selama siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause juga memengaruhi kualitas tidur.
Kurang tidur yang terjadi terus-menerus bisa berdampak pada kesehatan jantung, sistem imun, hingga kesehatan mental. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang konsisten menjadi sangat penting.
Pentingnya menjaga kualitas tidur di setiap usia
Kebiasaan sederhana seperti menghindari kafein di malam hari, membatasi penggunaan gadget sebelum tidur, dan memiliki rutinitas relaksasi bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.
Tidur yang cukup adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan. Dengan tidur yang optimal, tubuh dapat memperbaiki sel, menjaga keseimbangan hormon, serta meningkatkan konsentrasi dan suasana hati.
Baca juga: Posisi Tidur yang Tepat agar Tidak Sakit Badan dan Nyeri, Sudah Tahu?
Tag: #ketahui #kebutuhan #tidur #perempuan #berdasarkan #usia