5 Cara Membatasi Diri agar Tidak Oversharing di Media Sosial
– Media sosial memberi ruang luas untuk berbagi cerita, pendapat, hingga pengalaman personal.
Tanpa disadari, kebiasaan tersebut bisa berkembang menjadi oversharing, yaitu membagikan informasi pribadi secara berlebihan dan impulsif.
Jika dibiarkan, perilaku ini berpotensi menimbulkan risiko emosional maupun sosial. Lantas, bagaimana cara membatasi diri agar tetap sehat menggunakan media sosial?
Psikolog Klinis menekankan pentingnya kesadaran diri dan batasan yang jelas sebelum menekan tombol share. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak terjebak dalam perilaku oversharing.
Baca juga: Oversharing di Media Sosial, Haus Validasi atau Bentuk Minta Tolong?
5 Cara membatasi diri agar tidak oversharing di media sosial
1. Pikirkan risiko sebelum menekan tombol share
Psikolog Klinis Winona Lalita R., menyarankan untuk mengajukan pertanyaan reflektif kepada diri sendiri sebelum membagikan sesuatu ke media sosial.
“Sekarang kita tanya kepada diri sendiri. Apabila saya pencet tombol share ini, kira-kira risikonya apa untuk diri saya sendiri? Risikonya apa terhadap orang lain?” jelas Winona saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, pertanyaan ini berfungsi sebagai filter awal agar seseorang lebih sadar terhadap dampak unggahan yang dibuat, baik secara pribadi maupun terhadap orang lain yang terlibat dalam cerita tersebut.
“Hal ini yang perlu ditanya ke diri sendiri supaya bisa menjadi filter. Kalau saya pencet share, saya yakin atau bisa menerima konsekuensi dari apa yang saya tulis itu,” lanjutnya.
Baca juga: Standar Hidup Baru ala Media Sosial dan Bagaimana Menyikapinya?
2. Beri jeda waktu sebelum mengunggah sesuatu
Winona menilai impulsivitas menjadi salah satu pemicu utama oversharing. Maka dari itu, memberi jeda waktu sebelum membagikan unggahan dapat membantu menurunkan dorongan emosional sesaat.
“Ada baiknya untuk memikirkan ini, paling tidak dengan jeda 10 atau 15 menit saja dipikir-pikir dulu. Misalnya, coba tulis dan beri jeda waktu tersebut, kemudian pikirkan lagi sebelum disebarluaskan,” ujar Winona.
Jeda ini memberi ruang bagi seseorang untuk menilai ulang apakah informasi tersebut benar-benar perlu dibagikan ke publik atau cukup disimpan secara pribadi.
3. Mulai membentuk boundaries yang jelas
Psikolog Klinis Dewasa Adelia Octavia Siswoyo, menekankan pentingnya membangun batasan diri atau boundaries dalam bermedia sosial.
“?Perlu mulai membentuk boundaries yang jelas kepada diri sendiri dan orang lain, seperti membuat perhitungan porsi informasi yang dibagikan,” jelas Adelia.
Menurutnya, tidak semua aspek kehidupan perlu diketahui publik. Dengan batasan yang jelas, seseorang bisa lebih bijak menentukan mana yang layak dibagikan dan mana yang sebaiknya disimpan untuk diri sendiri atau orang terdekat.
Baca juga: Kenapa Orang Gemar Oversharing di Media Sosial? Ini Penjelasan Psikolog
4. Bedakan informasi publik dan personal
Adelia menyebutkan, kemampuan memilah informasi menjadi kunci untuk mencegah oversharing.
“Penting juga untuk melihat hal-hal apa yg relevan untuk dishare dan disimpan secara personal,” ujarnya.
Membiasakan diri memilah konten membantu seseorang menjaga privasi sekaligus melindungi kesehatan emosionalnya, terutama dari respons negatif atau penilaian orang lain.
5. Gunakan sudut pandang pembaca atau penonton
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya melihat unggahan dari sudut pandang orang lain.
“Serta mulai melihat dari kacamata pembaca atau penonton apakah hal yg dibagikan nyaman untuk dilihat orang lain,” kata Adelia.
Dengan mempertimbangkan kenyamanan audiens, seseorang dapat menilai apakah unggahan tersebut berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, atau dampak sosial lainnya.
Membatasi diri dari oversharing bukan berarti menutup diri sepenuhnya dari media sosial.
Sebaliknya, langkah ini membantu seseorang tetap terhubung secara sehat, menjaga privasi, dan lebih bertanggung jawab terhadap informasi yang dibagikan di ruang publik digital.
Baca juga: Mengapa Banyak Orang Lebih Pilih Komplain di Media Sosial? Ini Kata Sosiolog
Tag: #cara #membatasi #diri #agar #tidak #oversharing #media #sosial