Masih Lapar padahal Sudah Makan? Ini 6 Penyebabnya Menurut Ahli
Ilustrasi makan larut malam. Rasa lapar yang terus muncul meski sudah makan cukup bisa dipicu stres, kurang tidur, hingga efek obat.(iStockphoto/Choreograph)
18:05
16 Februari 2026

Masih Lapar padahal Sudah Makan? Ini 6 Penyebabnya Menurut Ahli

Rasa lapar yang terus muncul meski sudah makan cukup ternyata tidak selalu berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.

Melansir Eating Well  (24/11/2025), ada beberapa penyebab tersembunyi yang bisa membuat seseorang merasa lapar, meski perut sebenarnya sudah terisi.

Baca juga: Tak Perlu Diet Ketat, Ini 10 Pola Makan Terbaik untuk Turun Berat Badan

Penyebab lapar padahal sudah makan

Berikut adalah beberapa penyebab seseorang masih merasa lapar padahal sudah cukup makan.

  • Stres

Ahli gizi Toby Amidor, M.S., RD, mengatakan stres menjadi salah satu penyebab utama rasa lapar yang datang tiba-tiba.

Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah lebih tinggi. Hormon ini dapat meningkatkan rasa lapar dan keinginan mengonsumsi makanan tertentu.

Dustin Moore, Ph.D., RDN, menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan stres akut dapat membuat seseorang makan lebih banyak dari biasanya.

Mengelola stres dengan cara sederhana seperti menarik napas dalam atau berjalan santai dapat membantu mengurangi dorongan makan karena emosi.

  • Perubahan hormon saat menopause

Perempuan yang memasuki masa perimenopause atau menopause juga dapat mengalami peningkatan rasa lapar.

Menurut Amidor, penurunan hormon estrogen dapat memengaruhi pengaturan nafsu makan.

Gejala lain seperti gangguan tidur, perubahan suasana hati, dan rasa tidak nyaman pada tubuh juga dapat menambah stres, yang pada akhirnya memicu rasa lapar.

Baca juga: Viral “Pink Salt Trick” untuk Diet, Benarkah Bisa Turunkan Berat Badan?

  • Kurang tidur

Ilustrasi lapar terus-menerus. Rasa lapar yang terus muncul meski sudah makan cukup bisa dipicu stres, kurang tidur, hingga efek obat.Shutterstock/Marian Weyo Ilustrasi lapar terus-menerus. Rasa lapar yang terus muncul meski sudah makan cukup bisa dipicu stres, kurang tidur, hingga efek obat.

Kurang tidur dapat mengacaukan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Moore menjelaskan bahwa kurang tidur meningkatkan hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar dan menurunkan hormon leptin yang memberi sinyal kenyang.

Akibatnya, seseorang bisa merasa ingin makan lebih sering meski tubuh tidak benar-benar membutuhkan energi tambahan.

  • Efek samping obat tertentu

Beberapa jenis obat dapat meningkatkan nafsu makan sebagai efek samping. Amidor menyebut kortikosteroid dan obat kanker sebagai contoh obat yang dapat memengaruhi selera makan.

Obat lain seperti gabapentin, beberapa jenis antidepresan lama, dan antihistamin tertentu juga dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lapar.

Jika perubahan nafsu makan terasa mengganggu, konsultasi dengan tenaga kesehatan perlu dilakukan untuk mencari solusi yang tepat.

Baca juga: Tanda Bahaya Program Diet, Jangan Tergiur Turun Berat Badan Instan

  • Kurang minum

Rasa haus sering disalahartikan sebagai lapar. Pusat pengatur rasa haus dan lapar berada di bagian otak yang berdekatan sehingga sinyalnya bisa tertukar.

Minum segelas air saat merasa lapar setelah makan dapat membantu memastikan tubuh tidak sedang kekurangan cairan.

  • Olahraga berat

Olahraga dengan intensitas tinggi membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi. Tubuh memerlukan karbohidrat dan protein untuk memperbaiki dan membangun kembali otot setelah latihan.

Latihan berat juga dapat menurunkan kadar hormon leptin sehingga rasa lapar meningkat sebagai respons alami tubuh.

Baca juga: Diet Karnivora Picu Kolesterol Jahat dan Kekurangan Serat, Waspadai Risikonya

Cara membantu tubuh merasa kenyang

Agar tubuh lebih kenyang, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Minum air yang cukup, tidur teratur, dan mengelola stres juga membantu menjaga keseimbangan rasa lapar dan kenyang.

Rasa lapar yang muncul terus-menerus tidak selalu berarti pola makan yang salah. Memahami penyebabnya dapat membantu seseorang mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh.

Baca juga: Tanpa Diet Ketat, Studi Ungkap Cara Turunkan Asupan Kalori Secara Alami

Tag:  #masih #lapar #padahal #sudah #makan #penyebabnya #menurut #ahli

KOMENTAR