Makeup Setelah Perawatan DNA Salmon, Aman atau Tidak?
– Suntik DNA Salmon semakin populer sebagai perawatan kulit yang membantu memperbaiki tekstur, meningkatkan kelembapan, dan membuat wajah tampak lebih segar.
Meski dikenal memiliki downtime yang relatif singkat, bukan berarti pasien bisa langsung kembali ke rutinitas perawatan wajah seperti biasa, termasuk menggunakan makeup.
Lantas, bolehkah pasien menggunakan makeup setelah suntik DNA Salmon?
Aesthetic Doctor Dermies Max, dr. Kunthi Rahmawati menegaskan, ada aturan waktu dan jenis produk yang perlu diperhatikan sebelum kembali menggunakan makeup setelah suntik DNA Salmon.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan kulit, sekaligus memastikan hasil perawatan tetap maksimal.
Bolehkah memakai makeup setelah suntik DNA Salmon?
Tidak dianjurkan makeup selama 3 hari pertama
Kunthi menjelaskan, dalam tiga hari pertama setelah tindakan, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan memulihkan diri. Oleh karenanya, penggunaan makeup dan skincare sebaiknya ditunda.
“Biasanya tiga hari setelah suntik DNA Salmon, pasien tidak dianjurkan untuk memakai makeup dan skincare,” kata Kunthi dalam Grand Opening Flagship Dermies Max Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2026).
Larangan ini bukan tanpa alasan. Pasca injeksi, kulit berada dalam kondisi lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi.
Produk makeup maupun skincare berpotensi mengandung bahan yang dapat menyumbat pori-pori, memicu reaksi alergi, atau memperlambat proses penyembuhan area suntikan.
Pada fase ini, pasien dianjurkan membiarkan kulit beristirahat tanpa paparan bahan kimia tambahan agar regenerasi kulit dapat berlangsung secara alami.
Makeup baru dianjurkan di hari keempat
Setelah melewati tiga hari pasca treatment, penggunaan makeup baru mulai diperbolehkan. Namun, tetap dengan catatan bahwa kulit harus dalam kondisi stabil.
“Kami baru anjurkan untuk makeup di hari ke empat setelah treatment, supaya proses pemulihan paksa injeksinya lebih cepat dan aman,” ujar Kunthi.
Jeda waktu tiga hari bukan sekadar aturan biasa, melainkan bagian dari proses medis untuk memastikan bekas injeksi pulih dengan baik.
Dengan menunggu hingga hari keempat, risiko iritasi maupun komplikasi dapat ditekan seminimal mungkin.
Bagi pasien, mematuhi waktu yang dianjurkan dokter menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus mempertahankan hasil dari suntik DNA Salmon.
Solusi jika harus makeup di situasi mendesak
Dalam kondisi tertentu, tidak semua orang bisa menunda penggunaan makeup hingga hari keempat.
Ada kalanya pasien harus menghadiri acara penting yang menuntut penampilan rapi dan profesional. Untuk situasi seperti ini, Kunthi memberikan alternatif yang lebih aman.
“Tapi, jika harus menghadiri acara yang penting dan harus makeup, kami hanya memperbolehkan tinted sunscreen saja sebagai pengganti foundation. Kemudian mau makeup alis, eyeliner, dan bibir juga boleh,” jelasnya.
Penggunaan foundation, bedak, atau produk complexion lain yang menutup seluruh wajah sebaiknya tetap dihindari.
Tinted sunscreen dipilih karena memiliki fungsi ganda, yakni memberikan perlindungan terhadap sinar matahari sekaligus menyamarkan warna kulit secara ringan.
Meski tinted sunscreen diperbolehkan dalam kondisi mendesak, bukan berarti semua jenis makeup aman digunakan.
Ada beberapa produk yang tetap tidak disarankan karena berkontak langsung dengan permukaan kulit wajah secara intens.
“Perlu diperhatikan bahwa produk lainnya seperti blush on atau kontur yang kontak langsung ke kulit wajah tidak disarankan,” tegas Kunthi.
Blush on, kontur, dan produk sejenis biasanya diaplikasikan dengan cara digeser atau ditekan langsung ke kulit, sehingga berpotensi mengiritasi area bekas suntikan.
Selain itu, produk-produk tersebut juga berisiko membawa bakteri jika aplikatornya tidak benar-benar steril.
Pentingnya SPF tinggi pada tinted sunscreen
Dalam memilih tinted sunscreen, pasien juga perlu memperhatikan kandungan perlindungan terhadap sinar matahari.
“Untuk tinted sunscreen sangat dianjurkan yang SPF-nya di atas 30 agar proteksinya tetap maksimal,” imbau Kunthi.
Anjuran ini penting karena kulit pasca suntik DNA Salmon berada dalam kondisi lebih sensitif terhadap paparan sinar ultraviolet.
SPF di atas 30 membantu melindungi kulit dari risiko hiperpigmentasi maupun iritasi yang bisa muncul akibat paparan matahari.
Dengan demikian, tinted sunscreen tidak hanya berfungsi sebagai pengganti foundation sementara, tetapi juga sebagai pelindung utama kulit selama masa pemulihan.