Empati Terhadap Orang Lain: 10 Perilaku yang Menandakan Seseorang Adalah Orang yang Benar-benar Baik Menurut Psikologi
ilustrasi seseorang yang benar-benar baik/ Sumber foto: Freepik
10:02
2 Oktober 2024

Empati Terhadap Orang Lain: 10 Perilaku yang Menandakan Seseorang Adalah Orang yang Benar-benar Baik Menurut Psikologi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang-orang yang menampilkan perilaku baik, namun apakah kebaikan itu sungguh-sungguh berasal dari hati mereka atau hanya sekadar topeng sosial?

Psikologi membantu kita memahami bahwa ada perilaku-perilaku tertentu yang menjadi indikator bahwa seseorang benar-benar baik dan tulus.

Orang yang baik tidak hanya menampilkan kebaikan dalam situasi tertentu, tetapi mereka menjadikannya bagian integral dari karakter mereka.

Dilansir dari Ideapod pada Rabu (2/10), terdapat 10 perilaku yang menandakan seseorang adalah orang yang benar-benar baik, menurut psikologi.

1. Mereka Memberi Tanpa Mengharapkan Imbalan

Orang yang benar-benar baik cenderung melakukan tindakan kebaikan tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Menurut penelitian psikologis, kebaikan tanpa pamrih atau altruism adalah indikator kuat dari integritas moral.

Mereka membantu orang lain karena merasa bahagia saat melakukannya, bukan karena ingin mendapatkan pujian atau balasan.

2. Mereka Empati Terhadap Orang Lain

Empati, kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, adalah ciri kunci dari seseorang yang baik.

Psikologi menunjukkan bahwa orang yang baik cenderung memiliki kemampuan empati yang tinggi.

Mereka tidak hanya mendengarkan keluhan orang lain, tetapi juga berusaha memahami apa yang dirasakan oleh orang tersebut dan mencoba menempatkan diri mereka pada posisi orang lain.

3. Mereka Menjaga Hubungan dengan Orang Lain

Orang yang baik cenderung menjaga hubungan interpersonal yang sehat dan positif.

Mereka berinvestasi dalam hubungan mereka, tidak hanya dengan teman dan keluarga, tetapi juga dengan orang-orang yang mungkin baru mereka kenal.

Studi psikologis menyebutkan bahwa orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya mampu mempertahankan hubungan yang harmonis karena mereka peduli pada kesejahteraan orang lain.

4. Mereka Memaafkan dan Tidak Dendam

Salah satu tanda lain dari kebaikan yang tulus adalah kemampuan untuk memaafkan.

Orang yang baik tidak menyimpan dendam dan cenderung lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Psikologi mengungkapkan bahwa memaafkan orang lain bukan hanya membantu memperbaiki hubungan, tetapi juga baik untuk kesehatan mental dan emosional orang tersebut.

5. Mereka Menampilkan Tindakan Kecil yang Bermakna

Orang yang baik sering kali menunjukkan kebaikan mereka melalui tindakan kecil sehari-hari.

Misalnya, mereka mungkin membantu orang asing dengan pintu, memberikan tempat duduk kepada orang tua di transportasi umum, atau memberikan waktu untuk mendengarkan seseorang.

Penelitian psikologi menunjukkan bahwa tindakan kecil ini menambah kualitas hidup orang lain dan menunjukkan karakter yang benar-benar peduli.

6. Mereka Tidak Menghakimi

Seseorang yang benar-benar baik tidak mudah menghakimi orang lain. Mereka cenderung memiliki sikap terbuka dan tidak membuat asumsi tentang orang berdasarkan penampilan atau situasi eksternal.

Psikologi sosial menjelaskan bahwa orang yang baik biasanya lebih memahami kompleksitas hidup dan cenderung melihat orang lain dengan pandangan yang lebih nuansa, bukan hitam putih.

7. Mereka Konsisten dalam Kebaikan Mereka

Orang yang baik tidak hanya menunjukkan kebaikan di depan orang atau dalam situasi tertentu saja.

Mereka konsisten dalam perilaku mereka, baik di hadapan orang lain maupun saat tidak ada yang melihat.

Ini mencerminkan kejujuran moral dan karakter yang kokoh, yang merupakan tanda utama bahwa kebaikan mereka bukanlah pura-pura atau dibuat-buat.

8. Mereka Mendukung Pertumbuhan Orang Lain

Orang yang baik ingin melihat orang lain berkembang dan tumbuh, baik dalam hal pribadi maupun profesional.

Mereka tidak merasa terancam oleh kesuksesan orang lain, tetapi justru mendukung dan mendorong mereka untuk mencapai potensi terbaik mereka.

Psikologi menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari pola pikir yang berlimpah di mana seseorang melihat dunia dengan keyakinan bahwa kesuksesan orang lain tidak mengurangi peluang mereka sendiri.

9. Mereka Menunjukkan Rasa Hormat yang Seimbang

Menghormati orang lain, tanpa melihat status sosial, ras, agama, atau jenis kelamin, adalah ciri lain dari orang yang benar-benar baik.

Psikologi sosial menunjukkan bahwa rasa hormat ini didasarkan pada pemahaman bahwa setiap orang layak diperlakukan dengan kebaikan dan martabat.

Orang yang baik menghargai perbedaan dan tidak memaksakan pandangan mereka pada orang lain.

10. Mereka Mengutamakan Kejujuran dengan Cara yang Berbelas Kasih

Orang yang baik memiliki integritas yang tinggi dan selalu berusaha jujur dalam interaksi mereka dengan orang lain.

Namun, mereka tidak menggunakan kejujuran sebagai senjata untuk menyakiti.

Mereka tahu bagaimana berbicara dengan belas kasih, sehingga kebenaran disampaikan dengan cara yang konstruktif dan tidak merusak.

Psikologi menyatakan bahwa orang-orang ini memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan dalam komunikasi mereka.

Penutup

Seseorang yang benar-benar baik adalah mereka yang menjadikan kebaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Tidak hanya dalam tindakan besar, tetapi juga dalam hal-hal kecil dan interaksi sehari-hari.

Mereka memancarkan kehangatan, kepedulian, dan kejujuran tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Psikologi mengajarkan kita bahwa kebaikan yang tulus tidak dapat dipalsukan; itu adalah hasil dari pengembangan karakter, empati, dan cinta yang mendalam terhadap sesama manusia.

Menjadi orang baik adalah sebuah perjalanan yang membutuhkan introspeksi dan kesadaran, tetapi manfaatnya bagi kesehatan mental, hubungan sosial, dan kebahagiaan pribadi sungguh luar biasa

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #empati #terhadap #orang #lain #perilaku #yang #menandakan #seseorang #adalah #orang #yang #benar #benar #baik #menurut #psikologi

KOMENTAR