



Seorang Ahli Zoologi di Australia Menyiksa dan Memperkosa 42 Anjing Hingga Mati
Seorang ahli zoologi yang tinggal di Darwin, Australia, Adam Britton (52), mengaku bersalah atas 56 tuduhan bestialitas dan kekejaman terhadap hewan di Mahkamah Agung Wilayah Utara (NT) pada bulan September tahun lalu. Britton juga mengaku bersalah atas empat tuduhan mengakses dan menyebarkan materi pelecehan anak.
Britton sebelumnya telah menghadapi serangkaian penundaan dalam proses hukuman. Namun, pada hari Kamis, pengadilan melarangnya untuk membeli dan memelihara hewan di propertinya seumur hidup.
Adapun kejahatan Britton, melibatkan penyiksaan dan eksploitasi terhadap 42 anjing, yang mengakibatkan kematian 39 di antaranya. Kejahatan ini dilakukan di sebuah kontainer pengiriman di propertinya, yang digunakan Britton untuk merekam banyak tindakannya yang keji.
Menurut laporan dari ABC, Britton tidak akan memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat selama enam tahun. Ketua Mahkamah Agung Michael Grant menggambarkan kejahatan Britton sebagai tindakan yang mengerikan dan tak terkatakan ketika menjatuhkan hukuman kepadanya.
Dalam sidang vonis, Hakim Grant memperingatkan galeri tentang rincian kejahatan yang bisa menyebabkan kejutan saraf atau reaksi psikologis merugikan lainnya. Oleh karena itu, ia membebaskan petugas pengadilan selama pembacaan vonis.
"Meskipun saya enggan melakukannya, mengingat kebejatan dan kejahatan besar dari tindakan Anda, penting bagi Anda untuk memberikan beberapa detail dan deskripsi yang mewakili perilaku yang melanggar hukum demi tujuan menjatuhkan hukuman," kata Grant.
Pengadilan sebelumnya mendengar bahwa Britton memiliki minat seksual sadis terhadap hewan, terutama anjing. Selain menyiksa anjingnya sendiri, ia juga mengambil hewan dari pemilik yang tidak curiga di wilayah Darwin.
Jaksa Marty Aust menjelaskan bahwa Britton sering membangun hubungan baik dengan pemilik anjing untuk mendapatkan hak asuh hewan peliharaan mereka. Banyak dari pemilik ini terpaksa menyerahkan hewan peliharaan mereka karena alasan perjalanan atau komitmen pekerjaan.
Kasus ini mengundang perhatian luas dan kecaman dari masyarakat serta kelompok-kelompok perlindungan hewan, yang menyerukan penanganan lebih serius terhadap kejahatan kekejaman terhadap hewan.
Tag: #seorang #ahli #zoologi #australia #menyiksa #memperkosa #anjing #hingga #mati