Trump Desak Israel Tak Balas Iran: Masing-masing Sudah ''Bersenang-senang''
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berjalan menaiki pesawat kepresidenan di Bandara Morristown, Negara Bagian New Jersey, 22 Mei 2026.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
06:54
8 Juni 2026

Trump Desak Israel Tak Balas Iran: Masing-masing Sudah ''Bersenang-senang''

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak membalas serangan rudal Iran terhadap Israel.

"Saya akan menelepon Bibi (panggilan Netanyahu) sekarang juga dan mengatakan kepadanya untuk tidak membalas," kata Trump seperti dikutip oleh jurnalis Axios, Barak Ravid, dalam sebuah wawancara telepon, dilansir dari AFP, Senin (8/6/2026).

"Masing-masing dari mereka sudah bersenang-senang. Israel sudah melakukan serangannya dan Iran juga sudah melakukan serangannya. Kita tidak butuh serangan lain," sambungnya.

Serangan rudal pada hari Minggu itu adalah serangan pertama Iran terhadap Israel sejak gencatan senjata April diberlakukan.

Baca juga: Iran Tembakkan Rudal ke Israel, Peringatkan Operasi Militer di Beirut

Trump turut menyuarakan kekhawatiran bahwa hal itu dapat menghambat negosiasi.

"Serangan Iran tidak melukai siapa pun. Mudah-mudahan Israel tidak akan membalas. Jika Bibi membalas, itu hanya akan terus berlanjut seperti 47 tahun terakhir atau 3.000 tahun terakhir," ujar Trump.

"Kami sudah sangat dekat dengan kesepakatan akhir dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik. Saya tidak ingin kesepakatan ini gagal karena apa yang terjadi sekarang," tambahnya.

Baca juga: Israel Bersumpah Akan Balas Serangan Rudal Iran, Tunggu Lampu Hijau

Dalam wawancara terpisah dengan Fox News, Trump mengatakan serangan Iran tidak akan membantu negosiasi yang sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan.

"Kita sudah sangat dekat. Saya perkirakan kesepakatan akan ditandatangani pada Senin, Selasa, atau Rabu minggu depan. Sekarang ini terjadi," jelas dia.

Dia mendesak Iran untuk kembali ke meja perundingan dan membuat kesepakatan.

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Baca juga: Di Ambang Perang dengan Israel, Iran Tutup Sebagian Wilayah Udaranya

Iran serang Israel

Tentara Iran menembakkan rudal dalam latihan militer di Pantai Makran, Teluk Oman, dekat Selat Hormuz pada 31 Desember 2022.KANTOR MILITER IRAN via AFP Tentara Iran menembakkan rudal dalam latihan militer di Pantai Makran, Teluk Oman, dekat Selat Hormuz pada 31 Desember 2022.

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, serangan itu sebagai peringatan setelah Israel menyerang pinggiran selatan Beirut.

Iran mengancam akan melakukan serangan yang lebih luas jika agresi berulang terjadi.

Kepala komando pusat militer Iran menyatakan, Israel telah melanggar semua "garis merah" dengan serangan di Beirut dan menuntut agar menghentikan kampanyenya di Lebanon.

"Operasi malam ini adalah sebuah peringatan. Jika agresi semacam itu terulang, tanggapannya akan lebih luas dan akan mencakup semua target Zionis-AS di wilayah tersebut," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

Teheran menegaskan, setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen juga harus menghentikan konflik paralel di Lebanon.

Baca juga: Iran dan Tetangga Teluk: Siapa Mengancam, Siapa Terancam?

Israel bersumpah akan membalas

Israel menuduh Teheran melakukan kesalahan besar setelah melaporkan menjadi sasaran rudal Iran pada Minggu.

Ini merupakan serangan pertama sejak gencatan senjata diumumkan pada 8 April.

Menurut militer, sirene serangan udara berbunyi di sebagian besar wilayah Israel utara dan tengah, termasuk kota Haifa, Caesarea, dan Hadera.

Kepala militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir bersumpah akan membalas serangan itu.

"Militer akan menyerang dengan kekuatan segera setelah lampu hijau diberikan", ujarnya.

Militer Israel mengatakan, total 11 rudal telah ditembakkan dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom mengatakan, tidak ada laporan korban jiwa akibat rudal tersebut, tetapi beberapa orang terluka saat bergegas menuju tempat perlindungan.

Tag:  #trump #desak #israel #balas #iran #masing #masing #sudah #bersenang #senang

KOMENTAR