Menlu dan DPR AS Ribut soal Trump Sering Tertidur saat Rapat
- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membantah tegas klaim bahwa Presiden AS Donald Trump kerap tertidur dalam rapat-rapat resmi.
Rubio bahkan mengaku justru kewalahan karena Trump menghubunginya di tengah malam.
Pembelaan itu disampaikan Rubio saat bersaksi di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri DPR AS, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Manuver Trump di Timur Tengah, Ingin Akhiri 2 Perang dalam 1 Kesepakatan
Dia menyampaikan hal itu merespons pertanyaan dari anggota DPR Ted Lieu yang mempertanyakan kondisi fisik dan kognitif sang presiden.
"Itu tidak benar. Saya tidak pernah melihatnya tertidur. Justru sebaliknya, orang ini tidak tidur, dan itu masalah besar karena dia menelepon saya pukul 2 pagi," ujar Rubio, sebagaimana dilansir The Hill.
"Dia menelepon saya pukul 5 pagi. Saya suka tidur sedikit, mungkin bukan 12 jam, tapi setidaknya 6 jam. Dia bekerja. Suatu hari dia masih berada di Oval Office pukul 12.30 dini hari. Saya tidak tahu apa yang Anda bicarakan," lanjutnya.
Lieu tidak menerima begitu saja jawaban Rubio.
Baca juga: Bukan Balas Lawatan Trump dan Putin, Xi Jinping Pilih Kunjungi Kim Jong Un
Anggota DPR dari Partai Demokrat itu menuduh Rubio berbohong, lalu menayangkan sebuah klip yang memperlihatkan Trump dengan mata terpejam dalam sebuah rapat kabinet.
Dalam klip terpisah, Lieu juga menampilkan laporan dari media internasional France 24 yang mengangkat kekhawatiran soal kondisi kesehatan presiden.
Laporan tersebut menyoroti perilaku Trump dalam upacara Memorial Day, di mana matanya tampak terpejam.
Lieu pun menyindir bahwa Trump kerap terlihat "lemah" di depan kamera, di hadapan para musuh.
Baca juga: Telepon Panas, Pemantik Api Pertengkaran Trump-Netanyahu
Rubio menepis semua itu. Dia menyebut pertanyaan mengenai kemampuan kognitif Trump sebagai hal yang tidak masuk akal.
"Dia bekerja dengan jam yang tidak manusiawi. Saya pernah dalam perjalanan luar negeri bersama presiden dan dia tidak tidur sama sekali selama penerbangan," papar Rubio.
Dia menambahkan, ketika semua orang lain tidur di pesawat, Trump berkeliling lorong mencari seseorang untuk diajak bicara.
"Saya tidak tahu apa yang Anda maksud, tapi dia memiliki energi yang luar biasa," papar Rubio.
Baca juga: Trump Gelar Kampanye Terbesar Sepanjang Masa untuk HUT Ke-250 AS
"Anda mungkin tidak menyukai kebijakannya. Anda mungkin tidak menyukai keputusan yang dia buat. Tapi saya jamin, ini bukan presiden yang tidur atau mengalami gangguan kognitif dalam bentuk apa pun," tambahnya.
Isu soal mata Trump yang tampak terpejam dalam berbagai acara resmi sebenarnya bukan kali ini saja mencuat.
Sebelumnya, Trump sendiri pernah menanggapi soal matanya yang terlihat menutup dalam rapat-rapat kabinet.
Dia menyebut rapat kabinet itu membosankan, namun menegaskan bahwa kondisi matanya tersebut tidak mencerminkan kesehatannya.
Baca juga: Trump Ngamuk Usai DPR AS Setuju Hentikan Perang Iran, Anggap Ganggu Negosiasi
Tag: #menlu #ribut #soal #trump #sering #tertidur #saat #rapat