Qatar Bantah 'Tawar' Iran Rp 200 T untuk Damai dengan AS, Sebut Ada Upaya Sabotase
- Qatar membantah telah menawarkan Iran 12 miliar dollar AS (Rp 213 triliun) untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan mengakhiri perang AS-Israel yang macet, pada Senin (25/4/2026).
Melalui media sosial X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari menyebut tuduhan itu tidak berdasar dan melemahkan upaya diplomatik.
"Laporan yang mengklaim bahwa Qatar 'menawarkan' 12 miliar dolar AS kepada Iran untuk memastikan tercapainya kesepakatan sama sekali tidak berdasar dan disebarkan oleh pihak-pihak yang berupaya menggagalkan kesepakatan tersebut,” kata Al Ansari.
Baca juga: Selat Hormuz Mau Dibuka Setelah AS-Iran Damai, Bebas Biaya Transit
“(Itu) melemahkan upaya diplomatik yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mendorong stabilitas di kawasan itu," sambungnya.
Dia menambahkan, laporan tersebut menodai reputasi Doha yang selama ini menjadi fasilitator perdamaian.
"Peran diplomatik Qatar, dalam koordinasi dengan mitra regional, sudah mapan dan terdokumentasi secara publik, dan narasi seperti itu tidak lebih dari upaya putus asa untuk menodai reputasi Qatar sebagai fasilitator perdamaian internasional yang terpercaya," tambahnya.
Baca juga: AS-Iran di Ambang Damai, Israel Justru Ketakutan
Kunjungan pejabat Iran ke Qatar
Pernyataan ini muncul ketika beberapa pejabat tinggi Iran mengunjungi Qatar di tengah serangkaian upaya diplomatik untuk menyelesaikan kesepakatan damai dengan AS.
Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati melakukan perjalanan ke Qatar pada Senin, menurut media Iran IRIB.
Kunjungan ini menyusul kunjungan delegasi Qatar ke Teheran pekan lalu untuk membahas aset Iran yang dibekukan, kata media tersebut, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Iran telah berupaya untuk membebaskan aset-asetnya yang dibekukan di luar negeri, termasuk di Qatar, sebagai bagian dari negosiasi yang dimediasi Pakistan dengan AS.
Laporan itu menyebutkan total nilai dana Teheran yang dibekukan di Qatar sekitar 12 miliar dolar AS.
Baca juga: Meski Jet Tempur AS Hancurkan Kapal Iran, Menlu AS Optimistis Damai
AS-Iran diambang kesepakatan
Ilustrasi bendera Pakistan, Iran, dan Amerika Serikat. Kapan perundingan AS dan Iran di Pakistan?
Amerika Serikat dan Iran saat ini tengah membahas garis besar kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tetap optimistis bahwa perdamaian tinggal menghitung hari.
Sementara itu, pejabat Iran mengatakan masih beberapa klausul dalam proposal damai yang perlu diperjelas sebelum memorandum kesepahaman dikirim untuk diratifikasi.
Pejabat Iran menyatakan proposal perdamaian harus mendapat persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebelum benar-benar diratifikasi.
Tag: #qatar #bantah #tawar #iran #untuk #damai #dengan #sebut #upaya #sabotase