Mojtaba Hanya Percaya Jaringan Kurir Misterius, Jadi Penyebab Tersendatnya Negosiasi
Mojtaba Khamenei (tengah), putra dari mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat berjalan di Teheran pada 31 Mei 2019.(ISNA/HAMID FOROUTAN via AFP)
18:12
25 Mei 2026

Mojtaba Hanya Percaya Jaringan Kurir Misterius, Jadi Penyebab Tersendatnya Negosiasi

- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dilaporkan bersembunyi di lokasi aman yang dirahasiakan dengan akses komunikasi yang sangat terbatas.

Kabar tersebut dilaporkan oleh media yang berbasis di Amerika Serikat (AS), CBS News, mengutip sejumlah pejabat AS.

Sumber-sumber tersebut mengatakan kepada CBS News, Mojtaba Khamenei sangat bergantung pada jaringan kurir rahasia untuk menyampaikan pesan demi menghindari deteksi.

Baca juga: Iran Masih Tunggu Restu Mojtaba Khamenei, Belum Ketok Palu Damai dengan AS

Sistem komunikasi yang tidak biasa ini menjadi kendala utama dalam diskusi yang sedang berlangsung antara kedua negara terkait kemungkinan kesepakatan.

Menurut keterangan para pejabat, jalur komunikasi yang rumit ini membuat internal pemerintahan Iran sendiri kewalahan, sebagaimana dilansir India Today, Senin (25/5/2026).

"Bahkan para negosiator Iran yang telah diberi otoritas untuk terlibat dengan pemerintahan Donald Trump pun kesulitan untuk berkomunikasi secara efektif di dalam struktur pemerintahan mereka sendiri," ujar pejabat tersebut.

Setiap kali pihak AS mengirimkan proposal atau detail kesepakatan, selalu terjadi keterlambatan yang panjang sebelum jawaban dikirimkan kembali. 

Baca juga: Upaya Damai Terancam Gagal, Mojtaba Khamenei Ogah Keluarkan Uranium dari Iran

Hal ini terjadi karena pesan harus melewati sistem kurir yang rumit terlebih dahulu untuk bisa sampai ke tangan sang pemimpin tertinggi.

Begitu tertutupnya sistem ini, hingga pejabat tinggi Iran sekalipun dikabarkan tidak mengetahui lokasi pasti Mojtaba Khamenei dan tidak dapat menghubunginya secara langsung. 

Pesan-pesan dialihkan melalui perantara khusus yang memang ditugaskan untuk menyembunyikan keberadaannya.

Akibatnya, Khamenei sejauh ini hanya mengeluarkan instruksi garis besar kepada para negosiator mengenai isu apa saja yang boleh dibahas dan hal-hal apa yang dilarang. 

Proses pengambilan keputusan akhir pun terus tertunda akibat lambatnya komunikasi.

Baca juga: Iran Ungkap Kondisi Terbaru Mojtaba Khamenei, Bantah Cedera Parah

Langkah keamanan

Laporan intelijen tersebut mengklaim bahwa Mojtaba Khamenei memperketat langkah-langkah keamanannya setelah mengalami luka-luka akibat serangan gabungan AS dan Israel dalam "Operation Epic Fury". 

Sejak konflik tersebut pecah, dia dilaporkan tidak pernah lagi muncul di depan publik.

Kekhawatiran akan adanya serangan serupa membuat situasi internal pembawa pesan dan pejabat Iran menjadi sangat tegang. 

Pejabat AS mengatakan kepada CBS News, langkah tersebut diambil berkaca dari keberhasilan intelijen AS dan Israel.

Baca juga: Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Iran Sebut Hanya Terluka Ringan di Bagian Telinga

Pasalnya, intelijen Washington dan Tel Aviv berhasil menembus pertahanan domestik Iran sehingga bisa melacak dan mengeliminasi beberapa pemimpin senior Iran ketika perang berlangsung.

Banyak pejabat Iran pun kini diyakini beroperasi dari dalam bunker bawah tanah yang diperkuat dan sangat membatasi komunikasi langsung satu sama lain.

Kondisi ini memicu frustrasi yang mendalam di jajaran elit politik Teheran karena ketidakmampuan untuk bertukar informasi dengan cepat. 

Di sisi lain, pihak Washington memilih untuk bersikap tertutup mengenai isu ini. 

Seorang juru bicara Gedung Putih menolak memberikan komentar terkait informasi intelijen yang berkaitan dengan keberadaan Mojtaba Khamenei maupun metode komunikasi internal yang digunakan Iran.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Hilang Saat Krisis Negosiasi, Faksi Garis Keras Mulai Gelisah

Tag:  #mojtaba #hanya #percaya #jaringan #kurir #misterius #jadi #penyebab #tersendatnya #negosiasi

KOMENTAR