Israel Tuding Iran Mau Curi Start Serang Teluk, Di Ambang Perang Lagi
– Intelijen Israel menuding Iran sedang merencanakan serangan mendadak menggunakan rudal dan drone yang menargetkan negara-negara Teluk serta Israel.
Tudingan tersebut muncul setelah adanya asesmen situasi terbaru yang melibatkan jajaran petinggi militer dan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Kamis (21/5/2026).
Tudingan ini juga mencuat di tengah bergulirnya negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sebagaimana dilansir Jerusalem Post.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen di Tengah Ketidakpastian Konflik AS-Iran
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan sempat berbeda pandangan mengenai langkah selanjutnya dalam menghadapi Iran.
Menurut para pejabat keamanan Israel, Iran kemungkinan akan mencoba mencuri start sebelum AS dan Israel menyimpulkan bahwa jalur diplomasi sudah tidak lagi layak.
Mereka khawatir, Teheran bakal meluncurkan serangan kejutan, serupa dengan pola serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Merespons potensi ancaman ini, Angkatan Udara bersama Direktorat Operasi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menggelar serangkaian diskusi dengan pihak militer AS.
Baca juga: Ahmadinejad, Trump, dan Ujian Politik Iran
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk dalam hal pertukaran informasi intelijen terkait aktivitas tidak biasa dari pihak Iran.
Secara terpisah, Kepala Staf IDF Letjen Eyal Zamir juga langsung melakukan pengarahan keamanan dengan para komandan militer.
Pengarahan tersebut merupakan bagian dari penilaian situasi menyeluruh, baik untuk kesiapan defensif maupun ofensif.
Letjen Zamir diketahui terus menjalin komunikasi intensif dengan mitranya di AS guna mengoordinasikan respons jika Teheran benar-benar menyerang.
Baca juga: Upaya Damai Terancam Gagal, Mojtaba Khamenei Ogah Keluarkan Uranium dari Iran
Kerja sama militer AS-Israel menguat
Di satu sisi, asesmen tersebut mempererat kerja sama militer antara Israel dan AS.
Kepada media Walla, seorang sumber dari pihak militer mengungkapkan bahwa Washington dan Tel Aviv telah melakukan tinjauan mendalam pasca-operasi bersama terkait deteksi, identifikasi, dan pencegatan berbagai ancaman dari Iran.
"Penilaian tersebut membantu memperkuat operasi militer gabungan IDF-AS, termasuk intersepsi rudal, kerja sama militer negara, integrasi teknologi dan peningkatan perangkat lunak, serta penguatan pasukan," ujar sumber militer tersebut.
Seiring dengan meningkatnya ketegangan, volume pengiriman peralatan militer dari AS ke Israel dilaporkan melonjak tajam sepanjang bulan lalu.
Baca juga: UEA Kecam Iran yang Memperluas Blokade Selat Hormuz ke Wilayahnya
Tag: #israel #tuding #iran #curi #start #serang #teluk #ambang #perang #lagi