UEA Bantah Laporan Kunjungan Rahasia Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem, 19 Maret 2026, ketika perang Iran masih berkecamuk.(AFP/POOL/RONEN ZVULUN)
07:27
14 Mei 2026

UEA Bantah Laporan Kunjungan Rahasia Netanyahu

- Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas membantah laporan yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia ke negara tersebut selama perang di Iran.

Bantahan ini muncul setelah kantor kepresidenan Netanyahu mengklaim adanya pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden UEA di tengah situasi konflik dengan Iran.

Sebelumnya, pada Rabu (13/5/2026), kantor Netanyahu menyatakan bahwa pemimpin Israel tersebut telah melangsungkan kunjungan rahasia untuk bertemu Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Baca juga: Terungkap, Kepala Mossad Diam-diam Kunjungi UEA Saat Perang Iran

"Di mana ia bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan," tulis pernyataan kantor Netanyahu sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis.

Pengumuman itu disampaikan sehari setelah duta besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mengumumkan bahwa Israel telah mengirimkan sistem pertahanan udara Iron Dome, beserta personel untuk mengoperasikannya ke UEA selama perang dengan Iran.

Meskipun tidak secara langsung mengkonfirmasi komentar Huckabee, kantor Netanyahu menyebutkan, kunjungan itu menandai terobosan bersejarah dalam hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab.

Baca juga: Israel Kirim Pertahanan Udara Iron Dome ke UEA untuk Tahan Serangan Iran

UEA tegaskan hubungan bersifat publik 

UEA tidak secara langsung membantah kunjungan tersebut, melainkan merujuk pada laporan tentang kunjungan itu.

"Uni Emirat Arab membantah laporan yang beredar mengenai dugaan kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke UEA, atau menerima delegasi militer Israel di negara tersebut," kata kementerian luar negerinya dalam sebuah pernyataan.

"UEA menegaskan kembali bahwa hubungannya dengan Israel bersifat publik dan tidak didasarkan pada pengaturan yang tidak transparan atau tidak resmi," lanjut pernyataan itu.

Oleh karena itu, klaim apa pun mengenai kunjungan yang tidak diumumkan atau pengaturan yang tidak diungkapkan, sama sekali tidak berdasar, kecuali diumumkan secara resmi oleh otoritas terkait di UEA.

Baca juga: UEA Diam-diam Ikut Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang?

Iran menargetkan UEA lebih sering daripada negara lain selama perang yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada akhir Februari.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku bulan lalu, UEA sejak itu melaporkan beberapa serangan rudal dan drone dari Iran.

Diketahui, UEA yang kaya minyak adalah sekutu utama AS di kawasan ini.

UEA juga termasuk di antara negara-negara Arab yang memiliki hubungan resmi dengan Israel setelah menandatangani Perjanjian Abraham selama masa jabatan pertama Presiden AS Donald Trump pada tahun 2020.

Tag:  #bantah #laporan #kunjungan #rahasia #netanyahu

KOMENTAR