Iran Ancam Lakukan Pengayaan Uranium 90 Persen jika Diserang, Apa Bahayanya?
Foto yang dirilis pada 9 April 2019 oleh kantor kepresidenan Iran, menampilkan Presiden Iran saat itu, Hassan Rouhani (kanan), ketika mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran.(AFP PHOTO / HANDOUT)
20:00
12 Mei 2026

Iran Ancam Lakukan Pengayaan Uranium 90 Persen jika Diserang, Apa Bahayanya?

- Iran mengancam dapat memperkaya uranium hingga mencapai tingkat yang dapat digunakan untuk pembuatan senjata nuklir jika diserang.

Juru bicara komisi keamanan nasional dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, mengatakan Teheran dapat memperkaya uranium hingga kemurnian 90 persen jika mereka diserang.

Tingkat kemurnian tersebut dianggap sebagai bahan baku untuk menciptakan senjata nuklir atau bom atom.

"Salah satu opsi Iran jika terjadi serangan lain adalah pengayaan uranium hingga 90 persen. Kami akan meninjaunya di parlemen," tulis Rezaei di X pada Selasa (12/5/2026) dilansir Reuters.

Israel Kirim Pertahanan Udara Iron Dome ke UEA untuk Tahan Serangan Iran


Apa itu pengayaan uranium?

Uranium adalah unsur yang bersifat radioaktif dan secara alami ditemukan di lingkungan dalam jumlah yang sangat kecil.

Uranium bisa ditemukan di batuan, tanah, sistem perairan seperti sungai, pada tanaman, bahkan dalam bentuk debu di udara.

Dikutip dari Kompas.com (19/4/2026), uranium dalam bentuk alaminya bisa diproses lebih lanjut menjadi dua jenis, yakni uranium yang "diperkaya" dan uranium yang "terdeplesi."

Baca juga: Putin Tawarkan Bantuan, Sebut Rusia Siap Angkut Uranium Iran

Uranium yang diperkaya digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir atau reaktor nuklir yang menggerakkan kapal laut dan kapal selam.

Namun, uranium dengan tingkat kemurnian tinggi ini juga dapat digunakan dalam bom atom atau produksi senjata nuklir.

Sementara itu, uranium terdeplesi digunakan sebagai pelindung radiasi atau sebagai peluru dalam senjata penembus lapis baja.

Baca juga: AS Pernah Pindahkan Uranium Uni Soviet, tapi Kasus Iran Jauh Lebih Rumit

Bagaimana bentuk pengayaan uranium?

Ilustrasi pengayaan uranium Iran. Sentrifugal lokal buatan dalam negeri ditampilkan dalam pameran nuklir Iran di Teheran, Rabu (8/2/2023).AP PHOTO/VAHID SALEMI Ilustrasi pengayaan uranium Iran. Sentrifugal lokal buatan dalam negeri ditampilkan dalam pameran nuklir Iran di Teheran, Rabu (8/2/2023).

Secara alami, uranium memiliki tiga isotop (varian atom): U-234, U-235, dan U-238. Angka setelah huruf "U" menunjukkan jumlah total proton dan neutron.

Isotop U-235 adalah jenis yang paling dicari karena bisa digunakan dalam reaktor dan senjata nuklir.

Namun, uranium alami hanya mengandung 0,72 persen U-235. Oleh karena itu, uranium harus "diperkaya" agar kandungan U-235-nya meningkat ke level yang bisa dimanfaatkan.

Prosesnya mirip dengan menyaring tanah untuk mencari emas. U-235 diekstraksi dan disimpan, sementara sisa uranium disisihkan. Proses ini diulang hingga didapatkan uranium dengan kandungan U-235 yang lebih tinggi.

Baca juga: Sempat Saling Ancam, Trump Klaim Iran Mau Serahkan Uranium yang Diperkaya ke AS

Uranium dengan kandungan 3,67 persen U-235 sudah cukup untuk digunakan dalam pembangkit listrik tenaga nuklir.

Sementara itu, uranium yang diperkaya lebih dari 90 persen dianggap sudah mencapai ambang batas senjata nuklir, atau bisa digunakan untuk membuat bom atom.

U-235 bisa dimanfaatkan untuk bom atom karena memiliki kemampuan unik yakni menggerakkan fisi nuklir.

Ketika inti atom di dalam setiap elemen U-235 pecah secara berantai dalam kondisi superkritis, energi raksasa dilepaskan dalam ledakan yang sangat destruktif.

Tag:  #iran #ancam #lakukan #pengayaan #uranium #persen #jika #diserang #bahayanya

KOMENTAR