Houthi Yaman Ancam Tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS Hambat Perdamaian
- Kelompok Houti Yaman mengancam akan menutup Selat Bab el-Mandeb yang ada di lepas pantai Yaman jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus menghambat perdamaian.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Pemerintah Houthi di Sana’a, Hussein al-Ezzi, melalui sebuah unggahan di X.
“Jika Sanaa memutuskan untuk menutup Bab el-Mandeb, maka seluruh umat manusia dan jin akan sama sekali tidak berdaya untuk membukanya,” tulis Hussein di X dilansir Al Jazeera, Minggu (19/4/2026).
Baca juga: Hindari Diserang Houthi, Kapal Induk Nuklir AS Pilih Berlayar Mengitari Afrika
“Oleh karena itu, yang terbaik bagi Trump, dan dunia yang terlibat, adalah segera mengakhiri semua praktik dan kebijakan yang menghambat perdamaian, dan menunjukkan rasa hormat yang diperlukan terhadap hak-hak rakyat dan bangsa kita,” sambungnya.
Sebelumnya, Kelompok Houthi Yaman juga menyatakan siap meningkatkan operasi militernya jika AS dan Israel melanjutkan serangan terhadap Iran.
Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Pemerintah Houthi di Sana'a pada Minggu (12/4/2026), di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah setelah negosiasi antara Iran dan AS gagal.
Baca juga: Houthi Terjun Perang Bantu Iran, Punya 3 Kartu As Sangat Kuat
Selat Bab el-Mandeb jalur penting dunia
Peta Teluk Aden. Lokasi Selat Bab el Mandep.
Selat Bab el-Mandeb adalah selat yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia, serta merupakan titik jalur utama yang mengarahkan lalu lintas laut menuju Terusan Suez.
Lebarnya sekitar 29 kilometer pada titik tersempitnya, sehingga membatasi lalu lintas hanya pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar.
Ini adalah salah satu jalur terpenting di dunia untuk pengiriman komoditas melalui laut secara global.
Baca juga: Houthi Terjun Perang Bantu Iran, Punya 3 Kartu As Sangat Kuat
Khususnya minyak mentah dan bahan bakar lainnya dari kawasan Teluk ke Mediterania, serta komoditas yang menuju Asia, termasuk minyak Rusia.
Diperkirakan ada sekitar 12 persen perdagangan global yang melewati Selat Bab el-Mandeb setiap hari.
Ketika rute ini ditutup, kapal harus memutar melalui jalur yang mengelilingi Afrika, sehingga menambah waktu pengiriman 10 hingga 14 hari.
Tag: #houthi #yaman #ancam #tutup #selat #mandeb #jika #hambat #perdamaian