Jelang Negosiasi, AS dan Lebanon Minta Israel Hentikan Serangan
- Lebanon, melalui perantara Amerika Serikat (AS), meminta Israel untuk menghentikan serangan terhadap wilayahnya menjelang perundingan antara keduanya pekan depan.
Dilansir kantor berita Antara, Sabtu (11/4/2026), AS mendukung permintaan Lebanon dan menuntut Israel untuk menerimanya.
Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum membuat keputusan terkait permintaan tersebut, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Seperti diketahui, Netanyahu pada Kamis (9/4/2026) menginstruksikan kabinetnya untuk memulai perundingan langsung dengan Lebanon.
Baca juga: Israel Buka Peluang Dialog Damai dengan Lebanon, Hizbullah Jadi Fokus Utama
Tujuannya adalah untuk melucuti senjata gerakan Hizbullah dan membangun perdamaian antara kedua belah pihak.
Instruksi itu menyusul laporan tentang gencatan senjata selama dua minggu antara Iran dan AS, termasuk penghentian pertempuran di Lebanon, dan Hizbullah menangguhkan operasi terhadap Israel.
Namun, Israel justru melancarkan serangan udara besar-besaran ke Beirut dan kota-kota di Lebanon selatan pada Rabu (8/4/2026), sehingga Hizbullah membalasnya sehari kemudian.
Baca juga: Iran Ogah Temui Utusan AS di Pakistan sampai Lebanon Berhenti Dibom
Israel dan Lebanon akan berunding di Washington
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem, 19 Maret 2026, ketika perang Iran masih berkecamuk. Mengapa Israel Tetap Menyerang Lebanon di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran Selama Dua Pekan?
Sebelumnya, Netanyahu menyatakan kesiapan pemerintahnya untuk menggelar perundingan langsung dengan Lebanon.
Dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/4/2026), menurut laporan AFP, negosiasi antara Israel dan Lebanon akan berlangsung di Washington pekan depan.
“Mengingat permintaan berulang Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya kemarin telah menginstruksikan kabinet untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon sesegera mungkin,” kata Netanyahu, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, perundingan akan difokuskan pada pelucutan senjata kelompok Hizbullah serta upaya membangun hubungan damai antara kedua negara.
Baca juga: Geram Lebanon Diserang Terus, Menhan Pakistan Sebut Israel Kutukan Kemanusiaan
Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan, pihaknya tengah menempuh jalur diplomatik yang mulai mendapat respons positif dari komunitas internasional.
Ia juga menegaskan bahwa solusi utama dari konflik yang berlangsung adalah gencatan senjata.
Di sisi lain, anggota parlemen dari Hizbullah, Ali Fayyad, menolak gagasan negosiasi langsung dengan Israel.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Lebanon harus terlebih dahulu menuntut gencatan senjata sebelum melangkah lebih jauh.
Fayyad juga menyebut prioritas lain adalah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon serta pemulangan warga yang mengungsi.
Tag: #jelang #negosiasi #lebanon #minta #israel #hentikan #serangan