1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan
Ilustrasi. PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi memasuki masa transisi operasional mulai hari ini, Senin (1/6/2026). Namun, jajaran petinggi perusahaan yang akan menjadi ujung tombak pengelolaan ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu itu belum sepenuhnya diumumkan.
14:33
1 Juni 2026

1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi memasuki masa transisi operasional mulai hari ini, Senin (1/6/2026). Namun, jajaran petinggi perusahaan yang akan menjadi ujung tombak pengelolaan ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu itu belum sepenuhnya diumumkan.

Hingga saat ini, baru nama Luke Thomas Mahony yang telah ditetapkan sebagai Direktur Utama DSI. Sementara itu, sejumlah nama lain yang akan mengisi posisi strategis di perusahaan pelat merah tersebut dijadwalkan diumumkan pada pekan ini.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan proses seleksi calon petinggi DSI masih berlangsung dan dilakukan secara ketat untuk memastikan perusahaan dapat berjalan secara profesional dan transparan.

"Insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan (minggu ini) akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim," kata Dony dalam konferensi pers Persiapan Operasional DSI di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Menurut Dony, tim manajemen DSI nantinya akan diperkuat oleh sejumlah tenaga profesional dan perwakilan dari kementerian terkait, mulai dari Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, hingga Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Keterlibatan berbagai instansi tersebut dinilai penting mengingat DSI akan memegang peran strategis dalam tata kelola ekspor komoditas unggulan Indonesia, termasuk batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy yang nantinya diekspor melalui satu pintu.

"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia," tegasnya.

Tak hanya fokus pada sumber daya manusia, DSI juga tengah menyiapkan sistem teknologi yang akan menjadi tulang punggung operasional perusahaan. Pengembangan sistem digital tersebut diharapkan mampu mendukung transparansi, pengawasan, dan efisiensi dalam pengelolaan ekspor SDA nasional.

Dony menegaskan pembentukan DSI merupakan amanah besar yang diberikan negara untuk memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih optimal bagi masyarakat.

"Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya-sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah mulai menerapkan skema ekspor SDA satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia sejak 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengawasan, optimalisasi devisa ekspor, serta memperkuat pengelolaan komoditas strategis nasional di bawah koordinasi pemerintah.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #juni #2026 #masa #transisi #tapi #petinggi #danantara #sumberdaya #indonesia #belum #diumumkan

KOMENTAR