Warga AS Beralih Dukung Paus Leo, Tak Percaya Trump Lagi
Paus Leo XIV(AP News)
13:36
11 April 2026

Warga AS Beralih Dukung Paus Leo, Tak Percaya Trump Lagi

- Seiring memanasnya ketegangan antara Gedung Putih dan Paus Leo XIV, umat Katolik Amerika Serikat (AS) tampa semakin berpaling dari Presiden Donald Trump, menurut survei terbaru.

Dikutip dari Newsweek, Kamis (9/4/2026), hal ini diduga berkaitan erat dengan kebijakan Trump maupun kritik Paus yang sering dilontarkan terhadap tindakannya.

Baca juga: Pembicaraan Damai Belum Mulai, Trump Ancam Serang Iran Lagi

Termasuk komentarnya baru-baru ini, yang disampaikan dalam konteks perang di Iran, bahwa Tuhan tidak mendengarkan para pemimpin yang memulai konflik dan memiliki “tangan penuh darah.”

Pada Selasa (7/4/2026), sebelum gencatan senjata diumumkan, Paus Leo XIV menyampaikan salah satu kecamannya terhadap retorika Donald Trump yang menyatakan bahwa seluruh peradaban akan mati malam ini jika Iran gagal memenuhi tenggat waktu AS.

Paus Leo mengecam ancaman terhadap penduduk dan budaya Iran "enar-benar tidak dapat diterima.

Baca juga: Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata, Paus Leo XIV Beri Trump Teguran Keras


Kepercayaan umat Katolik AS kepada Trump menurun

Menurut Pew Research Center pada 2024, mayoritas dari responden (55 persen) memilih Trump. Namun, antusiasme umat Katolik terhadap presiden tampaknya cepat menurun.

Sebuah survei yang dirilis pada Februari 2026 oleh Pew Research Center, sebelum perang Iran, menunjukkan bahwa di sebagian besar kelompok agama, termasuk kaum evangelis, Katolik, dan Protestan non-evangelis, tingkat dukungan terhadap Trump kini jauh lebih rendah.

Tingkat persetujuan terhadap cara Trump menjalankan tugasnya turun dari 59 persen menjadi 52 persen di kalangan umat Katolik kulit putih. Sementara di kalangan umat Katolik Hispanik turun menjadi 23 persen dari 31 persen.

Baca juga: Ide Trump Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz Bersama Iran Ditentang Eropa

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.AFP/NATHAN HOWARD Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Demikian pula, dukungan untuk seluruh atau sebagian besar agenda Trump juga menurun. Dari 51 menjadi 46 persen untuk umat Katolik kulit putih dan dari 20 persen menjadi 18 persen untuk umat Katolik Hispanik.

Kepercayaan bahwa Trump bertindak secara etis dalam jabatannya juga menurun di antara semua kelompok agama.

Termasuk umat Katolik kulit putih (dari 39 persen menjadi 34 persen) dan umat Katolik Hispanik (dari 22 persen menjadi 14 persen).

Survei ini dilakukan terhadap 8.512 responden dari tanggal 20 hingga 26 Januari 2026, dengan margin of error plus atau minus 1,4 poin persentase.

Baca juga: Trump Beri NATO Kesempatan Terakhir untuk Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Paus Leo XIV dipandang positif oleh warga AS

Trump tidak hanya kehilangan dukungan di kalangan umat Katolik AS, tetapi dukungan untuk Paus Leo XIV, paus pertama dari AS, justru meningkat di kalangan seluruh warga.

Sebuah survei yang dilakukan NBC News baru-baru ini menemukan bahwa, 10 bulan setelah masa kepausannya, para pemilih terdaftar di AS kini memandang Paus lebih positif daripada presiden.

Sebanyak 23 persen responden mengatakan mereka memandang Leo “sangat positif”, 19 persen memandangnya “agak positif”, dan hanya 8 persen yang mengatakan “negatif”.

Baca juga: Paus Leo XIV Sebut Perang di Iran Skandal Kemanusiaan, Desak Gencatan Senjata Segera

Selisih positif sebesar 34 menempatkan Paus Leo jauh di depan Trump. Dalam survei yang sama, Trump dipandang positif oleh 41 persen pemilih dan negatif oleh 53 persen, sehingga menghasilkan selisih negatif sebesar 12.

Survei NBC News dilakukan oleh Hart Research Associates terhadap 1.000 pemilih terdaftar pada 27 Februari dan 3 Maret, saat perang di Iran dimulai. Survei ini memiliki margin of error plus atau minus 3,1 poin persentase.

Tag:  #warga #beralih #dukung #paus #percaya #trump #lagi

KOMENTAR