Venezuela dan Iran Sudah, Trump Siap ''Jajah'' Negara Lain
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menirukan gaya menembakkan senjata saat berbicara tentang perang Iran di ruangan konferensi pers Gedung Putih, Washington DC, Senin (6/4/2026).(AFP/KENT NISHIMURA)
11:24
11 April 2026

Venezuela dan Iran Sudah, Trump Siap ''Jajah'' Negara Lain

– Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa kekuatan militer negaranya tengah dalam posisi bersiap untuk melakukan penyerangan berikutnya.

Meski demikian, dia tidak merinci negara atau target lain yang menjadi incaran "Negeri Paman Sam", sebagaimana dilansir Newsweek.

Melalui sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026), Trump menegaskan bahwa Amerika telah kembali.

Baca juga: Saat Trump Terbang Terlalu Tinggi

"Militer kita yang hebat sedang bersiap dan beristirahat, sebenarnya menantikan penaklukan berikutnya," tulis Trump dalam unggahan tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah kebijakan luar negeri Trump pada periode kedua jabatannya yang telah mengguncang geopolitik dunia. 

Sebelumna, AS sudah dua kali melakukan penyerangan kepada negara lain di awal tahun ini saja. Pertama, Venezuela pada awal Januari. Kedua, Iran pada akhir Februari.

Sebelumnya, Trump juga berulang kali berambisi untuk mengambil alur Kanada dan Greenland.

Baca juga: Bukan Perangi Iran, Menteri Turkiye Ingatkan Trump Fungsi Asli NATO

Ketegangan di Timur Tengah

Saat ini, fokus keamanan global tertuju pada konflik Timur Tengah yang bermula dari serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari. 

Konflik tersebut kini mereda pada Rabu (8/4/2026) setelah perang yang berlangsung selama enam pekan.

Meski gencatan senjata telah dimulai, Trump menegaskan bahwa pengerahan kapal perang dan pasukan AS di sekitar Iran tidak akan ditarik dalam waktu dekat. 

Kekuatan militer AS tersebut akan tetap bersiaga hingga kedua belah pihak mencapai kesepakatan. 

"Jika karena alasan apa pun hal itu tidak dilakukan, yang mana sangat tidak mungkin terjadi, maka penyerangan akan dimulai, dengan kekuatan yang lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat daripada yang pernah dilihat siapa pun sebelumnya," tegas Trump.

Baca juga: Ide Trump Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz Bersama Iran Ditentang Eropa

Trump juga menambahkan bahwa poin-poin utama dalam kesepakatan tersebut harus disetujui, terutama tidak ada senjata nuklir serta Selat Hormuz harus tetap terbuka dan aman.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa gencatan senjata yang terjalin saat ini tidak mencakup Lebanon. 

Pernyataan Netanyahu ini bertentangan dengan keterangan dari Pakistan selaku pihak perantara kesepakatan tersebut. Islamabad menyatakan bahwa gencatan senjata juga mencakup Lebanon.

Dalam unggahan lengkapnya, Trump kembali menegaskan posisi militer AS di kawasan tersebut.

"Semua kapal, pesawat, dan personel militer AS, dengan tambahan amunisi, persenjataan, dan apa pun yang sesuai serta diperlukan untuk penuntutan mematikan dan penghancuran musuh yang sudah sangat terdegradasi, akan tetap berada di tempatnya, di dalam dan di sekitar Iran, sampai perjanjian nyata yang dicapai dipatuhi sepenuhnya," tulisnya.

Baca juga: Trump Beri NATO Kesempatan Terakhir untuk Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Dampak global

Ilustrasi Selat Hormuz. Mirip Iran, Trump Sebut AS Bisa Tarik Biaya Tol untuk Melewati Selat HormuzGOOGLE MAPS Ilustrasi Selat Hormuz. Mirip Iran, Trump Sebut AS Bisa Tarik Biaya Tol untuk Melewati Selat Hormuz

Ke depan, perhatian dunia akan tetap tertuju pada pergerakan militer AS dan upaya diplomatik yang terjadi.

Perkembangan di Lebanon serta setiap tindakan yang melibatkan Iran diprediksi akan membentuk langkah-langkah AS selanjutnya.

Selain itu, masalah keamanan di rute transit utama seperti Selat Hormuz akan terus dipantau secara ketat.

Pasalnya, selat semput yang berkontribusi terhadap 20 persen minyak dunia tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar energi global dan pengiriman internasional.

Baca juga: AS-Iran Memanas Lagi, Trump Tuding Teheran Rusak Gencatan Senjata

Tag:  #venezuela #iran #sudah #trump #siap #jajah #negara #lain

KOMENTAR