Jaksa FIGC Giuseppe Chine Angkat Bicara soal Skandal Gianluca Rocchi
Leonardo Bonucci (kanan) dan Paulo Dybala melakukan protes kepada wasit Gianluca Rocchi pada pertandingan Atalanta vs Juventus dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, 23 November 2019. (AFP/MIGUEL MEDINA)
22:31
26 April 2026

Jaksa FIGC Giuseppe Chine Angkat Bicara soal Skandal Gianluca Rocchi

- Jaksa FIGC, Giuseppe Chine, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait pusaran skandal perwasitan di Liga Italia atau Serie A yang menyeret nama mantan penunjuk wasit, Gianluca Rocchi.

Penyelidikan ini menjadi sorotan tajam publik sepak bola Negeri Pizza setelah munculnya tuduhan manipulasi keputusan pertandingan yang dinilai menguntungkan pihak-pihak tertentu.

Mengingat maraknya spekulasi liar yang beredar, langkah tegas diambil oleh pihak Kejaksaan FIGC untuk meluruskan fakta, salah satunya terkait insiden yang melibatkan pertandingan antara Udinese dan Parma.

Kasus ini bermula dari laporan mantan asisten wasit, Domenico Rocca, pada bulan Mei 2025, yang kini kembali diusut karena diduga memiliki relevansi tindak pidana.

Berdasarkan sejumlah laporan, Gianluca Rocchi dituduh melakukan intervensi terhadap protokol Video Assistant Referee dengan cara mengetuk kaca ruang VAR demi menyarankan petugas agar meminta peninjauan penalti di lapangan.

Baca juga: Allegri Disebut Akan Latih Italia jika Malago Jadi Presiden FIGC

Selain itu, muncul pula tudingan bahwa ia sengaja menugaskan wasit Andrea Colombo untuk memimpin laga Bologna melawan Inter Milan pada 20 April 2025, menyingkirkan Daniele Doveri yang awalnya dijadwalkan untuk memimpin duel tersebut.

Untuk meredam informasi yang simpang siur, Giuseppe Chine menegaskan bahwa sebagian besar kabar yang dirilis media massa tidak berdasar pada realitas.

“Karena beberapa media telah menyebarkan berita yang tidak benar, tanpa berpegang pada versi kejadian yang sebenarnya selama beberapa jam terakhir, saya ingin menegaskan bahwa pada tanggal 21 Mei 2025, saya hanya menerima pengaduan yang ditandatangani oleh asisten wasit Domenico Rossa tentang dugaan intervensi di ruang VAR oleh penunjuk wasit Rocchi selama pertandingan Udinese-Parma,” demikian bunyi pernyataan Chine dikutip dari Football Italia, Minggu (26/4/2026).

Klarifikasi dan Tindak Lanjut Investigasi

Lebih lanjut, Chine menjelaskan bagaimana prosedur investigasi terhadap aduan tersebut telah dijalankan secara komprehensif pada tahun lalu.

“Menindaklanjuti pengaduan ini, dengan sepenuhnya mematuhi kode etik olahraga, investigasi olahraga segera dibuka, dengan mendengarkan semua pihak yang terlibat dan semua pihak yang mungkin mengetahui fakta-fakta yang dituduhkan oleh penuduh," lanjutnya.

Baca juga: Babak Baru Sepak Bola Italia, 2 Nama Bersaing Jadi Presiden FIGC

“Sebagai hasil dari tindakan investigasi ini dan kesaksian yang diberikan oleh mereka yang hadir, tidak ada tindakan disiplin yang dikenakan terhadap anggota AIA (asosiasi wasit Italia)."

"Sebagaimana dinyatakan dalam kode keadilan olahraga yang berlaku saat ini, kantor kejaksaan kemudian mengusulkan kepada kantor kejaksaan umum bidang olahraga di CONI agar proses disiplin dihentikan pada Juli 2025.”

“Berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan dan isi pernyataan yang dibuat oleh subjek yang diaudit, proposal ini disetujui oleh kantor kejaksaan agung bidang olahraga."

Piotr Zielinski merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, pada 17 April 2026. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)AFP/MARCO BERTORELLO Piotr Zielinski merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, pada 17 April 2026. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)

Respons Inter Milan di Tengah Pusaran Isu

Di sisi lain, kubu Inter Milan diprediksi tidak akan terburu-buru merilis pernyataan publik terkait tuduhan bahwa mereka diuntungkan dalam kampanye musim 2024-2025.

Para petinggi klub memilih untuk menganalisis situasi dengan tenang, terutama terkait narasi pencopotan Doveri yang disebut-sebut terjadi usai pertemuan rahasia di San Siro pada 2 April 2025.

Manajemen meragukan klaim tersebut lantaran kondisi stadion yang dipadati penonton dinilai sangat tidak ideal untuk sebuah konspirasi rahasia.

Pihak klub juga dilaporkan geram karena nama bek andalan mereka, Alessandro Bastoni, ikut terseret dalam polemik ini akibat insiden lamanya dengan Ondrej Duda dari Hellas Verona pada Januari 2024.

Ironisnya, klaim bahwa pergantian wasit menguntungkan Inter justru patah oleh fakta di lapangan, mengingat mereka menelan kekalahan 0-1 dalam pertandingan tersebut.

Baca juga: FIGC Dituntut Libatkan Paolo Maldini dan Roberto Baggio dalam Kebangkitan Italia

Kini, skuad asuhan Cristian Chivu tengah berfokus menjaga stabilitas mental guna menyegel gelar Scudetto tanpa terdistraksi isu luar lapangan.

Publik sepak bola kini menanti apakah lembaga FIGC bakal mengambil langkah lanjutan apabila ditemukan bukti-bukti krusial baru di kemudian hari.

Tag:  #jaksa #figc #giuseppe #chine #angkat #bicara #soal #skandal #gianluca #rocchi

KOMENTAR