China Akui Berperan di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
- China menyambut baik gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu, serta secara tak langsung mengakui perannya dalam mendorong kesepakatan tersebut.
Hal itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers pada Rabu (8/4/2026).
"China menyambut baik pengumuman pihak-pihak terkait tentang tercapainya kesepakatan gencatan senjata," kata Mao Ning dilansir AFP, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Di Balik Layar, China Berperan Bantu Upaya Gencatan Senjata AS-Iran
"Kami telah berulang kali menyampaikan upaya yang dilakukan oleh China," sambungnya.
Dia menyebut Menteri Luar Negeri Wang Yi telah melakukan 26 panggilan telepon dengan sesama menlu dari negara-negara terkait.
Bersamaan dengan itu, utusan Beijing untuk Timur Tengah telah bolak-balik ke wilayah yang dilanda perang tersebut.
Mao Ning menegaskan, Beijing akan terus berupaya untuk meredakan situasi dan mencapai pengakhiran perang sepenuhnya.
Baca juga: Rusia dan China Veto Resolusi PBB soal Selat Hormuz, Sebut Serangan AS-Israel Biang Krisis
Sebelumnya, melalui wawancara dengan AFP, Presiden AS Donald Trump percaya bahwa China memiliki peran dalam membawa Iran ke meja perundingan.
“Saya dengar, iya. Ya, mereka (China) terlibat,” kata Trump dalam sebuah panggilan telepon kepada AFP, Rabu (8/4/2026).
AS dan Iran sepakat gencatan senjata dua minggu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menirukan gaya menembakkan senjata saat berbicara tentang perang Iran di ruangan konferensi pers Gedung Putih, Washington DC, Senin (6/4/2026).
Donald Trump resmi mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran selama dua minggu pada Rabu (8/4/2026).
Keputusan ini diambil setelah adanya diskusi intensif dengan kepemimpinan Pakistan yang bertindak sebagai mediator dalam konflik AS-Israel dengan Iran.
Berdasarkan gencatan senjata, AS akan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, sedangkan Teheran untuk sementara membuka kembali Selat Hormuz.
Baca juga: Dampak Gencatan Senjata AS-Iran: Harga Minyak Anjlok, Emas Menguat
Israel mengatakan, pihaknya mendukung keputusan Trump untuk menangguhkan pemboman Iran, tetapi menegaskan bahwa gencatan senjata tidak termasuk Lebanon.
Sementara itu, Iran telah mengusulkan rencana 10 poin untuk mengakhiri perang, yang menurut Trump dapat dilaksanakan.
Teheran juga setuju membuka sementara Selat Hormuz, yang dilalui sebagian besar pengiriman minyak, gas, dan pupuk dunia.