Macron Balas Sindir Trump soal Perang Iran, Singgung Kerugian yang Dibuat Sekutu
Presiden Perancis Emmanuel Macron menyindir Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Perang Iran yang dimulai oleh serangan gabungan AS-Israel.(AFP/THIBAULT CAMUS)
19:24
1 April 2026

Macron Balas Sindir Trump soal Perang Iran, Singgung Kerugian yang Dibuat Sekutu

Presiden Perancis Emmanuel Macron melontarkan sindiran terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tengah memanasnya perang di Iran.

Pernyataan itu muncul setelah Trump sebelumnya mengecam Perancis karena dianggap tidak membantu dalam konflik tersebut.

Macron menekankan pentingnya sikap yang konsisten dalam hubungan internasional. Ia juga menyindir negara yang bisa berubah posisi secara tiba-tiba dan berpotensi merugikan sekutu.

Baca juga: Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya

Sindiran Macron

Berbicara di Tokyo, Jepang, pada Rabu (1/4/2026), Macron mengakui Eropa kerap dianggap bergerak lebih lambat dibanding negara lain.

“Saya sangat menyadari bahwa kadang Eropa bisa dipandang sebagai benua yang lebih lambat dibanding yang lain,” ujarnya di hadapan pebisnis dan investor Jepang, dikutip dari AFP.

Namun, ia menilai hal tersebut justru menjadi kekuatan. “Tetapi prediktabilitas memiliki nilai, dan kami telah menunjukkannya selama bertahun-tahun terakhir, bahkan dalam beberapa pekan terakhir: kami berada di posisi yang Anda tahu akan kami ambil,” kata Macron.

“Itu bukan hal buruk, dalam situasi seperti ini, percayalah.”

Ia kemudian menyindir negara yang bergerak cepat tetapi tidak konsisten.

“Anda tidak tahu apakah lusa mereka masih berada di posisi itu, dan apakah besok mereka tidak akan membuat keputusan yang bisa merugikan Anda tanpa memberi tahu,” lanjutnya. Pernyataan ini merujuk pada perang AS-Israel melawan Iran yang telah berlangsung selama sebulan.

Trump kecam Perancis

Presiden AS Donald Trump mengkritik Perancis yang dianggap tidak membantu sekutu dalam perang melawan Iran.AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS Presiden AS Donald Trump mengkritik Perancis yang dianggap tidak membantu sekutu dalam perang melawan Iran.

Sebelumnya, Trump melontarkan kritik keras kepada Perancis melalui media sosial. Ia menyebut negara tersebut “sangat tidak membantu” dalam perang Iran.

Kritik itu muncul setelah Perancis menolak mengizinkan pesawat menuju Israel yang membawa perlengkapan militer melintasi wilayah udaranya.

“Negara Perancis tidak mengizinkan pesawat menuju Israel, yang membawa muatan suplai militer, untuk melintas di wilayah udara Perancis,” tulis Trump.

“Perancis SANGAT TIDAK MEMBANTU terkait ‘Tukang Jagal Iran’, yang telah berhasil dieliminasi!”

Trump bahkan memperingatkan konsekuensi atas sikap tersebut. “Amerika Serikat akan mengingat ini!!!” tulisnya.

Ia juga menyasar sekutu lain seperti Inggris. “Semua negara yang tidak bisa mendapatkan bahan bakar jet karena Selat Hormuz, seperti Inggris, yang menolak terlibat dalam ‘pemenggalan’ Iran, saya punya saran: pertama, beli dari AS, kami punya banyak, dan kedua, kumpulkan keberanian, pergi ke Selat itu, dan ambil sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz

“Anda harus mulai belajar bagaimana berjuang sendiri, AS tidak akan ada di sana untuk membantu Anda lagi, seperti Anda tidak membantu kami,” tambah Trump.

Tanggapan Perancis

Menanggapi kritik tersebut, pemerintah Perancis menegaskan bahwa posisi mereka tidak berubah sejak awal konflik.

“Kami terkejut dengan cuitan ini. Perancis tidak mengubah posisinya sejak hari pertama konflik dan kami menegaskan keputusan ini,” kata kantor Macron.

Perancis menegaskan tidak akan mengizinkan penggunaan wilayahnya untuk operasi yang berkaitan dengan serangan terhadap Iran.

Namun, mereka membuka kemungkinan dukungan terbatas dalam konteks membela sekutu.

Militer Perancis sebelumnya menyatakan tidak akan mengizinkan pangkalan mereka digunakan oleh pesawat Amerika jika terlibat dalam serangan ke Iran, tetapi dapat mengizinkannya “secara sementara” jika untuk mendukung pertahanan sekutu di kawasan.

Krisis energi akibat perang

Dalam kunjungannya ke Jepang, Macron juga menyoroti dampak perang terhadap krisis energi global. Ia menyebut kedua negara menghadapi tantangan akibat situasi tersebut.

“Kami berbagi keyakinan pada hukum internasional dan tatanan internasional berbasis Piagam PBB, dan kami juga percaya pada nilai-nilai demokrasi yang kami bela. Karena itu kami sama-sama mendorong kembalinya perdamaian, gencatan senjata, ketenangan, serta kebebasan pergerakan orang dan barang melalui Selat Hormuz,” ujar Macron.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi turut menegaskan pentingnya menjaga keamanan jalur tersebut.

“Kami sepakat tentang pentingnya memastikan keselamatan navigasi di Selat Hormuz, menjaga pasokan bahan penting tetap stabil, dan menenangkan situasi secepat mungkin,” katanya.

Jepang sendiri sangat bergantung pada minyak dari Timur Tengah, dengan sekitar 95 persen impor energinya berasal dari kawasan tersebut, sehingga ketegangan di Selat Hormuz berdampak langsung pada pasokan energi negara itu.

Baca juga: Ada Apa di Pulau Kharg Iran, Kenapa Diincar Trump?

Tag:  #macron #balas #sindir #trump #soal #perang #iran #singgung #kerugian #yang #dibuat #sekutu

KOMENTAR