AS Bantu Israel Serang Iran, Netanyahu: Nuklir Iran Ancaman Umat Manusia
- Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas serangan yang diluncurkan ke Iran hari ini (28/2).
Dalam keterangan yang disampaikan melalui video pada akun media sosial @netanyahu, dia menyatakan bahwa Iran dengan nuklirnya menjadi ancaman umat manusia.
”Beberapa saat yang lalu Israel dan AS melancarkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial dari rezim teroris Iran,” kata dia.
Serangan yang diluncurkan pagi hari waktu Iran itu dilakukan karena Israel dan AS menuding Iran tengah membangun kekuatan nuklir.
Menurut Netanyahu, cara Iran mempersenjatai diri dengan nuklir tidak boleh dibiarkan. Dia menyatakan bahwa senjata nuklir Iran merupakan ancaman berbahaya bagi umat manusia di berbagai belahan dunia.
”Tindakan bersama kami akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani untuk mengambil nasib di tangan mereka sendiri,” lanjutnya.
Menurut Netanyahu, sudah saatnya seluruh rakyat Iran bebas dari belenggu rezim yang puluhan tahun menjadi tiran.
Rezim yang dimaksud oleh Netanyahu adalah kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei. Dia menyerukan agar rakyat Iran bergerak menyingkirkan kepemimpinan yang dia sebut sebagai rezim untuk kemudian menyambut Iran yang bebas dan cintai damai.
Serangan AS dan Israel ke Iran hari ini dinamai sebagai Operasi Auman Singa. Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang menyampaikan bahwa Indonesia terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran.
Yvonne memastikan, KBRI Tehran sudah mengkonfirmasi terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota sekitar pukul 09.45 waktu setempat.
”KBRI Tehran saat ini memprioritaskan komunikasi intensif dengan para WNI yang berada di Iran. KBRI telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat saran dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan oleh WNI di kediaman masing-masing guna menjaga keselamatan dan keamanan,” kata dia dalam keterangan resmi hari ini.
Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyatakan bahwa serangan Israel dan AS merupakan bentuk agresi.
Mereka menyebut, Israel dan AS telah menyerang objek-objek sipil dan infrastruktur vital di Tehran dan beberapa kota lainnya.
”Sehingga melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran,” tulis Kedutaan Besar Republik Islam Iran dalam keterangannya.
Serangan itu disebut telah melanggar Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan merupakan tindakan agresi yang nyata terhadap Republik Islam Iran.
Bagi Iran, merespons agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitim berdasar Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
”Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran dengan memberikan respons yang tegas dan kuat terhadap agresi rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat,” lanjut keterangan itu.
Sebagai negara pendiri PBB yang tujuan utamanya adalah mencegah agresi, pelanggaran perdamaian, dan ancaman terhadap perdamaian, Republik Islam Iran menegaskan tanggung jawab Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan.
Terutama dalam menghadapi pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional akibat agresi terang-terangan rezim Zionis terhadap Iran.
Tag: #bantu #israel #serang #iran #netanyahu #nuklir #iran #ancaman #umat #manusia