4 Prediksi Waktu AS Serang Iran, Terdekat Besok Saat Perjanjian Nuklir Gagal Lagi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada 26 Oktober 2025, dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (kanan) di Teheran pada 24 Agustus 2025.(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
09:54
25 Februari 2026

4 Prediksi Waktu AS Serang Iran, Terdekat Besok Saat Perjanjian Nuklir Gagal Lagi

Para analis, seperti dikutip dari The Jerusalem Post pada Senin (23/2/2026), telah menyusun empat skenario yang dianggap paling memungkinkan terkait waktu Presiden Amerika Seriikat Donald Trump memutuskan menyerang Iran.

Prediksi ini muncul di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang terus memanas setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan sejumlah ancaman terhadap Teheran dan mengerahkan armada ke Timur Tengah.

Skenario-skenario ini mempertimbangkan kesiapan militer, perundingan diplomatik, hingga kalender keagamaan di Timur Tengah.

Baca juga: Yakin Menangkan Perang, Trump Bantah Jenderal Top AS Ragu Serang Iran

Opsi pertama: Minggu–Kamis ini

Skenario pertama menunjukkan bahwa Trump bisa memerintahkan serangan ke Teheran antara Minggu (22/2/2026) hingga Kamis (26/2/2026).

Hal ini mungkin terjadi jika Presiden AS sebenarnya sudah siap menyerang, namun masih menunggu kesiapan militer serta kepastian bahwa negosiasi dengan Republik Islam Iran tidak membuahkan tawaran yang cukup memuaskan.

Serangan juga bisa saja dilakukan Kamis, jika Iran mengajukan tawaran yang langsung ditolak Trump.

Meski demikian, analis menilai opsi ini kurang mungkin, karena pejabat AS menyebut akan ada pertemuan dengan Iran pada Kamis, sehingga Trump kemungkinan ingin meninjau tawaran terbaru sebelum mengambil keputusan akhir.

Opsi kedua: Awal pekan depan

Trump sebelumnya memberi tenggat dua minggu kepada Republik Islam Iran untuk mencapai kesepakatan, dengan ancaman jika gagal, serangan akan dilakukan.

Namun, tenggat waktu ini sering berubah dalam pernyataan Trump sendiri.

Seorang pejabat AS menyebut bahwa “Trump jarang ‘ilmiah’ soal tenggat waktu, dan lebih sering menggunakannya sebagai prinsip panduan untuk mencapai tujuannya pada saat ia tentukan sendiri.”

Jika Trump benar-benar menunggu dua minggu penuh dan menilai tawaran Iran pada Kamis tidak memadai, kemungkinan serangan dapat terjadi awal atau pertengahan pekan depan.

Baca juga: Trump Tunggu Aba-aba dari 2 Orang Ini Sebelum Serang Iran, Bukan Netanyahu

Opsi ketiga: Setelah Ramadhan (19 Maret)

Pilihan lain adalah menyerang setelah 19 Maret, saat bulan suci Ramadhan berakhir.

Beberapa analis menilai, Trump mungkin enggan memulai perang pada bulan paling suci bagi umat Islam, karena bisa mengganggu kesiapan sekutu AS menghadapi serangan balasan yang diperkirakan akan diperintahkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Selain itu, serangan saat Ramadhan bisa memperkuat narasi Khamenei tentang campur tangan kekuatan asing di Timur Tengah.

Bahkan, aksi militer di bulan suci ini bisa mempersatukan warga Iran yang sempat mempertimbangkan untuk menjauh dari rezim, sehingga menunggu hingga setelah Ramadhan dianggap lebih strategis.

Opsi keempat: Serangan dilakukan jauh hari

Skenario terakhir, yang dinilai paling kecil kemungkinannya, adalah Trump menunda serangan untuk jangka panjang.

Saat ini, AS mengerahkan miliaran dolar untuk mempertahankan dua kapal induk, lebih dari selusin kapal perusak, dan ratusan pesawat di Timur Tengah dalam kondisi siap tempur.

Sebagian pasukan telah tiba sejak awal Januari, sisanya pada pertengahan bulan, dan elemen terakhir diperkirakan akan tiba beberapa hari mendatang.

Hampir tidak ada analis yang percaya Trump akan mempertahankan armada sebesar itu melewati pertengahan Maret tanpa menggunakannya untuk perang atau membubarkannya setelah tercapai kesepakatan.

Namun, kemampuan Iran memperpanjang negosiasi serta tekanan domestik dan internasional yang saling bertentangan bisa membuat Trump terjebak dalam pola menunggu.

Meski begitu, opsi kedua dianggap paling realistis. Kebuntuan yang sudah berlangsung sejak Desember dan biaya tinggi mempertahankan pasukan AS di kawasan, membuat naluri Trump untuk mengambil keputusan cepat dan tegas kemungkinan akan muncul.

Baca juga: Iran Ogah Berlutut pada AS, Tak Mau Tunduk soal Nuklir

Tag:  #prediksi #waktu #serang #iran #terdekat #besok #saat #perjanjian #nuklir #gagal #lagi

KOMENTAR