20 Orang Terjebak Dalam Lift Menara Penyiaran Tertinggi di Dunia
- Sebanyak dua puluh orang terjebak di dalam lift menara penyiaran tertinggi di dunia, Tokyo Skytree, Jepang.
Ini terjadi setelah lift mengalami gangguan sinyal selama lebih dari lima jam pada Minggu (22/2/2026) malam.
Para penumpang, yang di antaranya terdapat anak-anak, tertahan saat lift tiba-tiba berhenti mendadak di ketinggian sekitar 30 meter di atas permukaan jalan.
Pihak kepolisian setempat melaporkan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa cedera.
Baca juga: Jepang Hidupkan Lagi PLTN Terbesar Dunia yang Mati Suri 14 Tahun
Kronologi kejadian
Laporan darurat diterima otoritas di Distrik Sumida sekitar pukul 20.20 waktu setempat.
Menurut keterangan pengelola, Tobu Tower Skytree Co, gangguan terjadi pada dua unit lift sekitar pukul 20.15 saat sedang melaju di antara lantai empat dan dek observasi setinggi 350 meter.
"Lift yang membawa 20 penumpang sedang turun, sementara lift lainnya kosong," tulis pihak perusahaan, sebagaimana dikutip dari Kyodo News.
Hingga saat ini, penyebab pasti kerusakan teknis tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif.
Baca juga: Jepang Bebaskan Kapten Kapal China Usai Dapat Jaminan Beijing
Proses evakuasi
Upaya penyelamatan dilakukan dengan cara memposisikan lift cadangan di ketinggian yang sejajar dengan lift yang macet.
Petugas kemudian memasang panel baja tahan karat berukuran 120 cm x 20 cm sebagai jembatan darurat di antara kedua pintu lift.
Melalui celah pintu darurat di bagian samping, para penumpang perlahan dipindahkan satu per satu.
Operasi evakuasi yang cukup rumit ini berlangsung hingga Senin (23/2/2026) pukul 02.00 dini hari waktu setempat.
Imbas dari insiden ini, operasional dua lift lainnya sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan keselamatan.
Hal tersebut menyebabkan sekitar 1.200 pengunjung yang berada di dek observasi tertahan dan tidak bisa turun selama satu jam.
Baca juga: Hubungan Memanas, Jepang Nekat Amankan Kapal Nelayan China di Laut
Permintaan maaf perusahaan
Salah satu dek observasi yang ada di Tokyo Skytree.
Tobu Tower Skytree menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan berjanji akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa.
Operator tersebut juga mengkonfirmasi bahwa pemegang tiket yang telah dibeli sebelumnya untuk tanggal 23 Februari akan mendapatkan pengembalian dana.
Skytree pernah mengalami kerusakan lift serupa pada tahun 2015 dan 2017, meskipun kedua insiden tersebut berhasil diatasi dalam waktu 30 menit.
Setiap lift dilengkapi dengan perlengkapan darurat, termasuk air minum, toilet portabel, selimut, dan senter, seperti yang dilaporkan oleh The Japan Times.
“Kami dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan jebakan berkepanjangan dan tekanan mental kepada mereka yang terlibat,” kata perusahaan pengelola Skytree dalam sebuah pernyataan.
Tag: #orang #terjebak #dalam #lift #menara #penyiaran #tertinggi #dunia