Seperti Menculik, Israel Penjarakan Pengacara HAM Palestina Tanpa Tuduhan dan Tanpa Sidang
Diala Ayesh. Pengacara Palestina dipenjara oleh Israel tanpa tuduhan dan sidang pengadilan. Jurnalis Inggris-AS menyebutnya seperti penculikan. 
16:00
15 Februari 2024

Seperti Menculik, Israel Penjarakan Pengacara HAM Palestina Tanpa Tuduhan dan Tanpa Sidang

Seorang pengacara hak asasi manusia Palestina dipenjara oleh Israel selama hampir sebulan tanpa dakwaan atau sidang pengadilan, Aljazeera melaporkan.

Diala Ayesh (28) ditangkap pada 17 Januari lalu oleh pasukan pendudukan Israel di sebuah pos pemeriksaan dekat Betlehem, menurut kelompok hak asasi manusia Front Line Defenders.

Kelompok lain, Asosiasi Dukungan Tahanan dan Hak Asasi Manusia Addameer, mengatakan pada 25 Januari, pemerintah Israel mengeluarkan perintah penahanan administratif terhadap Ayesh hingga 16 Mei.

Addameer mengatakan bahwa Ayesh menjadi sasaran penyerangan, ancaman, dan penghinaan oleh tentara pendudukan Israel saat ia ditangkap.

Ayesh awalnya dipenjara di Penjara Hasharon di Even Yehuda.

Kondisi sel yang ia tempati disebut sangat buruk bahkan jendelanya terbuka meskipun cuaca dingin.

Ia kemudian dipindahkan ke Penjara Damon di Israel utara.

Melalui akun Twitter-nya, jurnalis Inggris-AS Mehdi Hasan menyebut penangkapan Ayeh seperti penculikan.

Cuitan Mehdi Hasan Cuitan Mehdi Hasan (Screenshot Twitter)

“Israel menahan pengacara perempuan hak-hak Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan.

Bagaimana ini bukan penyanderaan? Bagaimana hal ini tidak melanggar kebebasan dasar? Bagaimana pembayar pajak Amerika bisa membayar hal ini?

Memalukan," tulis Hasan.

Ketika pihak berwenang Israel mulai menangkap dan memenjarakan ribuan warga Palestina setelah serangan 7 Oktober, Ayesh membentuk sebuah kelompok sukarelawan.

Di kelompok itu, Ayesh melatih para pengacara wanita tentang cara mengunjungi tahanan Palestina dan memantau perlakuan pasukan pendudukan terhadap para tahanan.

Banyak warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat yang meninggal di penjara-penjara Israel sejak 7 Oktober.

Beberapa korban menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan pelecehan lainnya.

Front Line Defenders mengatakan, Ayesh telah mendedikasikan pekerjaannya untuk mengadvokasi kebebasan dan keadilan terhadap tahanan politik Palestina.

“Selain itu, dia juga aktif terlibat dalam pemantauan dan pendokumentasian kondisi tahanan politik Palestina di sistem penjara militer Israel,” tambah kelompok tersebut.

Ayesh sebelumnya bekerja di Lawyers for Justice, sebuah kelompok yang memberikan bantuan hukum gratis dan memantau pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan otoritas Palestina di wilayah pendudukan.

Karena hal ini, dia mengatakan dirinya ditahan, dipukuli, dan diserang secara seksual oleh orang-orangnya sendiri.

Pengacara Addameer Tala Nasser mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Selasa (13/2/2024), bahwa pemenjaraan Ayesh adalah bagian dari kampanye penangkapan massal yang kejam di mana lebih dari 7.000 warga Palestina dipenjara, sebagian besar di bawah rezim penahanan administratif Israel.

“Kampanye ini menyasar aktivis, pembela hak asasi manusia, dan pemimpin politik,” kata Nasser.

Ilustrasi tahanan Palestina Ilustrasi tahanan Palestina (Euro-Mediterranean Human Rights Monitor.)

Ia menambahkan, penangkapan tersebut adalah upaya untuk membungkam orang-orang berpengaruh dan mencegah terungkapnya kejahatan pendudukan Israel di seluruh negeri.

Pria, wanita, dan bahkan anak-anak dipenjara dalam bentuk penahanan sewenang-wenang tanpa batas waktu tanpa tuduhan atau pengadilan.

Penangkapan ini, telah dikutuk oleh kelompok hak asasi manusia Palestina, Israel, dan internasional.

Observatorium Pengacara Internasional, sebuah inisiatif dari beberapa asosiasi pengacara Eropa, mengatakan bahwa Ayesh adalah salah satu dari setidaknya 10 pengacara Palestina yang ditahan di bawah penahanan administratif Israel.

“Observatorium mengecam keras penangkapan dan penahanan tidak sah terhadap pengacara Diala Ayesh, serta kondisi penahanan yang mengerikan yang dialaminya,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan pekan lalu.

Kelompok itu juga mendesak pemerintah Israel untuk segera dan tanpa syarat membebaskan semua orang yang pengacara yang dipenjara.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Editor: Suci BangunDS

Tag:  #seperti #menculik #israel #penjarakan #pengacara #palestina #tanpa #tuduhan #tanpa #sidang

KOMENTAR