Jepang Protes Keras, Peluncuran Rudal Korut Ganggu Perdamaian dan Keamanan Regional
- Jepang telah menyampaikan protes keras kepada Korea Utara (Korut) terkait peluncuran rudalnya. Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi, pada Minggu (4/1) menyampaikan, pemerintah menganggap peluncuran rudal tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dan regional.
"Termasuk peluncuran rudal balistik yang berulang sebelumnya, tindakan berulang Korea Utara menimbulkan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan Jepang, kawasan, dan komunitas internasional secara keseluruhan," kata Koizumi kepada wartawan.
"Peluncuran rudal balistik semacam itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan dan menimbulkan masalah serius yang memengaruhi keselamatan warga negara," lanjut Koizumi.
"Sehubungan dengan peluncuran saat ini, Jepang menyampaikan protes keras kepada Korea Utara melalui jalur diplomatik kedutaan besarnya di Beijing dan mengutuk keras tindakannya," katanya lagi.
Koizumi menambahkan, pemerintah Tokyo berencana untuk berkoordinasi secara erat dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, dan mitra lainnya terkait aktivitas rudal Korea Utara.
"Kementerian Pertahanan Jepang akan terus melakukan segala upaya, melalui koordinasi erat dengan departemen terkait, untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi, serta untuk memantau dan mengawasi guna melindungi nyawa dan harta benda warga negara," imbuhnya.
Sebelumnya pada hari itu, dinas keamanan maritim Jepang mengeluarkan dua peringatan tentang potensi peluncuran rudal Korea Utara.
Menurut Koizumi, benda-benda tersebut mencapai ketinggian hingga 950 kilometer dengan ketinggian maksimum 50 kilometer dan mendarat di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.
Benda-benda tersebut kemungkinan mengikuti lintasan manuver. Kementerian Pertahanan melaporkan belum ada kerusakan sejauh ini.
Sumber: Kyodo-OANA
Tag: #jepang #protes #keras #peluncuran #rudal #korut #ganggu #perdamaian #keamanan #regional