Lewat Simposium Internasional, Mayapada Healthcare Bawa Standar Global Operasi Lutut ke Indonesia 
Mayapada Healthcare menggelar simposium internasional bertajuk ?Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement? di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta (12/4/2026). (DOK. Humas Mayapada)
23:06
14 April 2026

Lewat Simposium Internasional, Mayapada Healthcare Bawa Standar Global Operasi Lutut ke Indonesia 

– Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri terus menjadi perhatian. Pemerintah mencatat sekitar 1 juta orang ke luar negeri setiap tahun demi mendapatkan fasilitas dan teknologi yang dianggap lebih unggul.

Salah satu layanan yang banyak dicari adalah kesehatan ortopedi, termasuk operasi penggantian sendi lutut.

Menanggapi fenomena itu, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk atau Mayapada Healthcare (IDX:SRAJ) semakin agresif mendorong transformasi layanan ortopedi di Indonesia.

Terbaru, Mayapada Healthcare menggelar simposium internasional bertajuk “Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement” di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta (12/4/2026).

Simposium itu mempertemukan para dokter spesialis dan subspesialis ortopedi dari tiga benua dan empat negara, yakni Amerika Serikat (AS), India, Singapura, dan Indonesia. 

Baca juga: Penggantian Sendi Lutut Total Opsi Penanganan Osteoartritis pada Pasien Lansia

Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menegaskan, kegiatan itu bukan sekadar forum ilmiah, tetapi bagian dari strategi perusahaan untuk membawa inovasi global ke dalam negeri guna meningkatkan daya saing layanan kesehatan nasional. 

“Dengan menghadirkan kolaborasi internasional, kami ingin memastikan pasien di Indonesia dapat merasakan standar perawatan ortopedi terbaik dunia tanpa harus ke  luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/4/2026).

Navin mengatakan, simposium itu menjadi bukti komitmen Mayapada Healthcare dalam menghadirkan inovasi dan kualitas layanan berstandar global.

Kolaborasi lintas negara tersebut menjadi langkah konkret Mayapada Healthcare untuk membawa standar global operasi lutut ke Indonesia. Selain itu, pendekatan layanan ortopedi di seluruh jaringan Mayapada Hospital juga terus didorong menjadi lebih presisi, personal, dan terstandar internasional. 

“Simposium ini juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan berstandar dunia melalui dukungan teknologi canggih, tim multidisiplin, dan jejaring internasional,” papar Navin. 

Baca juga: Sering Tanpa Gejala, Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Layanan Deteksi Dini Penyakit Liver

Sebagai informasi, kebutuhan layanan ortopedi di Indonesia, khususnya untuk osteoartritis, terus meningkat di berbagai kelompok usia. 

Di sisi lain, minat pasien untuk berobat ke luar negeri masih cukup tinggi. Oleh karena itu, simposium ini menghadirkan praktik terbaik dunia agar dapat diakses lebih dekat di dalam negeri.

Pembahasan mencakup berbagai topik strategis, mulai dari prosedur Total Knee Replacement (TKR) kompleks, penanganan deformitas lutut dengan teknologi robotik, perkembangan desain implan modern, hingga optimalisasi pemulihan pasien melalui protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS).

Pendekatan ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin, seperti ortopedi, anestesi, rehabilitasi medik, hingga nutrisi klinik. Hasilnya, pasien dapat pulih lebih cepat, masa rawat inap berkurang, dan pengalaman perawatan meningkat. 

Teknologi robotik yang presisi

Dalam simposium tersebut, perkembangan teknologi operasi penggantian sendi lutut menjadi salah satu sorotan utama. 

Baca juga: Mayapada Hospital Surabaya Resmikan Heart & Vascular Center, Layanan Lengkap Pengobatan Jantung

Sebagai keynote speaker, Profesor DR. dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT(K) menyampaikan, kemajuan teknologi mendorong perubahan signifikan dalam tindakan TKR. 

Menurutnya, prosedur operasi kini semakin presisi dengan dukungan teknologi modern, termasuk sistem berbasis robotik. 

“Teknologi robotik memungkinkan tindakan yang lebih akurat sekaligus mendukung proses pemulihan pasien yang lebih optimal,” katanya. 

Pandangan tersebut diperkuat Profesor Nicolaas C. Budhiparama, MD, PhD (LUMC, NL), PhD (UGM, ID), Sp.OT(K), FICS, pakar ortopedi yang turut berperan dalam pengembangan teknologi robotik di AS. 

Ia juga aktif dalam penyusunan guideline internasional serta publikasi ilmiah terkait artificial intelligence (AI), evidence-based practice, dan inovasi desain implan. 

Prof. Nicolaas menekankan, standar baru dalam ortopedi kini tidak hanya berfokus pada keberhasilan operasi, tetapi juga kualitas pemulihan pasien. 

Baca juga: Mayapada Eye Centre Sudirman Hadirkan Layanan Teknologi Modern untuk Kesehatan Mata di Era Digital

“Pasien tidak lagi hanya mencari hasil operasi yang baik, tetapi juga pemulihan yang cepat dan minim nyeri,” ungkapnya. 

Prof. Nicolaas menambahkan, teknologi seperti VELYS™ Robotic-Assisted Solution serta desain implan yang tepat mampu menghasilkan tindakan yang lebih konsisten dan optimal bagi pasien.

Desain dan kualitas operasi

Dokter ortopedi dari Mayo Clinic, AS, Kevin Perry, MD menekankan pentingnya kualitas implan dalam operasi sendi lutut.

“Di AS, kami melihat peningkatan signifikan kasus penggantian sendi lutut, termasuk pada pasien usia lebih muda yang tetap aktif,” ujarnya. 

Menurut Kevin, desain implan menjadi faktor krusial karena menentukan daya tahan, stabilitas, dan fungsi sendi dalam jangka panjang.

Baca juga: Buktikan Kesiapan Medis, Mayapada Hospital Surabaya Raih Juara Utama Code Blue 2026

“Evolusi desain implan modern memungkinkan pendekatan yang lebih personal sesuai anatomi pasien. Ketika dikombinasikan dengan teknologi, seperti robotic-assisted surgery, presisi dan konsistensi outcome semakin meningkat,” terangnya. 

Kevin menyebutkan, pendekatan itu telah diterapkan di Mayapada Hospital dengan dukungan teknologi VELYS™ Robotic-Assisted Solution.

“Mayapada Hospital memiliki teknologi robotik sebagai bagian dari praktik ortopedi modern untuk mencapai hasil klinis optimal dan pemulihan yang lebih cepat,” ujarnya.  

Pandangan serupa disampaikan Dr Liow Ming Han Lincoln, Consultant Orthopaedic Surgeon (Adult Reconstruction) Singapore General Hospital. 

Ia menilai, pengalaman awal penggunaan VELYS™ Robotic-Assisted Solution untuk prosedur penggantian sendi lutut sebagian (Unicompartmental Knee Arthroplasty) di Asia Tenggara menunjukkan peningkatan presisi dan hasil klinis yang lebih konsisten.

Baca juga: Hadirkan Medical Check Up On-Site, Mayapada Healthcare Dukung Budaya Kerja Sehat dan Produktif untuk Ekosistem Mayapada Group

“Ini menjadi langkah penting dalam mendorong standar ortopedi yang lebih maju di kawasan,” ungkap Liow. 

Pentingnya kolaborasi dan konsistensi kualitas

Mayapada Healthcare menggelar simposium internasional bertajuk ?Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement? di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta (12/4/2026).
DOK. Humas Mayapada Mayapada Healthcare menggelar simposium internasional bertajuk ?Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement? di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta (12/4/2026).

Sementara itu, dr Sunaryo Kusumo, M.Kes, Sp.OT(K) menegaskan pentingnya kolaborasi tim multidisiplin dalam praktik ortopedi modern. 

Menurutnya, pendekatan itu meningkatkan akurasi diagnosis dan hasil klinis pasien,  terutama pada kasus-kasus kompleks.

Dr. Prof. Rajesh Malhotra dari Apollo Hospital New Delhi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan konsistensi kualitas dalam menangani operasi sendi kompleks. 

Ia mengungkapkan, pihaknya menangani banyak kasus osteoartritis dan deformitas lutut kompleks yang membutuhkan pendekatan terstruktur dengan presisi tinggi.  

“Pengalaman dalam jumlah kasus yang besar, yang didukung teknologi yang tepat serta pendekatan tim multidisiplin, menjadi kunci untuk menghasilkan outcome yang konsisten,” ujar Rajesh. 

Baca juga: Mengenal vNOTES, Teknik Operasi Ginekologi Tanpa Luka di Mayapada Hospital Kuningan

Dia menyebutkan, hasil terbaik dalam ortopedi tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan operasi, tetapi juga oleh konsistensi dalam seluruh proses perawatan.

Proses perawatan tersebut mulai dari presisi tindakan, alur klinis yang terintegrasi, hingga kualitas keperawatan sebagai satu sistem. 

Menurut Rajesh, pendekatan ini penting untuk memastikan hasil klinis yang optimal, pemulihan yang lebih cepat, serta pengalaman perawatan yang lebih baik bagi pasien. 

“Kolaborasi seperti ini berperan penting dalam meningkatkan standar layanan antarnegara. Apa yang dilakukan Mayapada Hospital melalui simposium ini menjadi gambaran nyata praktik terbaik ortopedi global,” jelas Rajesh. 

Komitmen Mayapada Healthcare 

Simposium tersebut merupakan bagian dari program MAYAPADA International Networks for Surgical Practice, Innovation, and Robotic Excellence (INSPIRE), yakni program alih pengetahuan dan kolaborasi keahlian (proctorship).

Baca juga: Mayapada Hospital dan RSPAD Kolaborasi Kembangkan Terapi “Stem Cell“

Mayapada Healthcare menghadirkan sejumlah pakar ortopedi dunia, antara lain Profesor Dr. dr. Dwikora Novembri Utomo, Profesor Nicolaas C. Budhiparama, Kevin Perry, Dr. Liow Ming Han Lincoln, Profesor Rajesh Malhotra, dan Dr. Ratnakar Rao.

Sepanjang 2025, Mayapada Healthcare juga memperkuat kapabilitas dokter melalui lima program proctorship internasional. Perusahaan ini mencatat tonggak penting dengan keberhasilan melakukan tindakan TKR pertama di Jawa Timur dan Indonesia Timur menggunakan teknologi VELYS™ Robotic-Assisted Solution.

Ke depan, Mayapada Healthcare akan terus mengembangkan Orthopedic Center sebagai layanan unggulan (center of excellence) berstandar internasional melalui pendekatan multidisiplin, adopsi teknologi, dan penerapan protokol ERAS.

Tag:  #lewat #simposium #internasional #mayapada #healthcare #bawa #standar #global #operasi #lutut #indonesia

KOMENTAR