Super Flu Dapat Memperburuk Penyakit Jantung dan Diabetes
Ilustrasi bersin. Infeksi super flu dapat memicu peradangan yang memperburuk penyakit jantung dan diabetes pada pasien dengan penyakit penyerta.(SHUTTERSTOCK/fizkes)
12:06
16 Januari 2026

Super Flu Dapat Memperburuk Penyakit Jantung dan Diabetes

Super flu tidak hanya menyerang saluran pernapasan, tetapi juga dapat memperburuk penyakit kronis yang sudah diderita pasien, termasuk jantung dan diabetes.

Pada kelompok komorbid, infeksi influenza yang tampak seperti flu biasa dapat memicu rangkaian masalah kesehatan yang membuat kondisi pasien memburuk dalam waktu singkat.

Dokter spesialis paru dr. Erlang Samoedro, Sp.P(K), mengatakan bahwa super flu menjadi berbahaya bukan semata karena virusnya, melainkan karena respons tubuh pasien dengan penyakit penyerta.

Risiko inilah yang membuat super flu perlu diwaspadai secara khusus oleh penderita penyakit kronis.

Pada pasien dengan penyakit jantung dan diabetes, sistem imun umumnya tidak bekerja seoptimal orang sehat.

Erlang menjelaskan bahwa kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan kesulitan mengendalikan peradangan yang muncul.

“Pada kelompok rentan bayi balita orang tua dan yang punya komorbid dapat menjadi berat karena sistem imunnya menurun pada kelompok tersebut dan perburukan komorbid karena inflamasi atau peradangan yang terjadi,” kata Erlang saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (15/1/2026).

Penurunan daya tahan tubuh ini membuat virus influenza lebih mudah berkembang dan memicu respons peradangan yang luas.

Inflamasi memicu perburukan penyakit kronis

Ilustrasi sesak napas. Infeksi super flu dapat memicu peradangan yang memperburuk penyakit jantung dan diabetes pada pasien dengan penyakit penyerta.Unsplash Ilustrasi sesak napas. Infeksi super flu dapat memicu peradangan yang memperburuk penyakit jantung dan diabetes pada pasien dengan penyakit penyerta.

Peradangan atau inflamasi menjadi kunci utama mengapa super flu dapat memperparah penyakit jantung dan diabetes.

Saat tubuh merespons infeksi influenza, proses peradangan tidak hanya terjadi di saluran napas, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi penyakit kronis yang sudah ada.

Erlang menyebutkan bahwa inflamasi tersebut dapat menyebabkan perburukan komorbid, sehingga kondisi pasien menjadi lebih berat dibandingkan orang tanpa penyakit penyerta.

Siaran pers Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) yang diterima Kompas.com pada Selasa (13/1/2026) juga menegaskan bahwa influenza dapat memicu perburukan penyakit kronis seperti jantung dan diabetes, terutama pada kelompok berisiko.

Kenapa dampaknya lebih berat dibanding flu biasa?

Secara gejala, super flu tidak selalu tampak berbeda dari influenza musiman.

Namun, daya tular yang tinggi membuat banyak orang terinfeksi dalam waktu singkat, termasuk mereka yang belum memiliki imunitas terhadap strain virus tersebut.

Pada pasien dengan penyakit jantung dan diabetes, kondisi ini membuat tubuh harus bekerja lebih keras menghadapi infeksi, sementara kemampuan adaptasi tubuh sudah terbatas.

Akibatnya, flu yang pada orang sehat mungkin hanya menyebabkan keluhan ringan, pada pasien komorbid justru dapat berkembang menjadi kondisi serius.

Kapan pasien jantung dan diabetes harus waspada?

Bagi penderita penyakit jantung dan diabetes, flu tidak boleh dianggap sebagai penyakit ringan.

Erlang menekankan pentingnya segera mencari pertolongan medis ketika muncul tanda-tanda penyakit menjadi berat.

“Perlu ke petugas kesehatan bila ada tanda-tanda penyakit menjadi berat seperti nyeri dada, sesak napas, perubahan warna dari dahak serta perburukan dari komorbidnya,” ujarnya.

Langkah ini penting agar kondisi pasien dapat ditangani sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius.

Peran vaksin influenza

Meski tidak sepenuhnya mencegah infeksi, vaksin influenza tetap memiliki peran penting bagi pasien dengan penyakit jantung dan diabetes.

Erlang mengatakan vaksinasi dapat membantu menurunkan derajat keparahan penyakit meskipun strain virus yang beredar tergolong baru.

“Vaksinasi influenza saat ini tidak sepenuhnya melindungi, tapi mengurangi derajat keparahan akibat virus influenza tersebut,” kata Erlang.

PAMKI juga menegaskan bahwa vaksin influenza tetap menjadi salah satu perlindungan terbaik untuk mencegah penyakit berat dan kematian pada kelompok berisiko.

Super flu perlu diwaspadai oleh pasien komorbid

Super flu bukan hanya soal infeksi saluran napas, tetapi juga ancaman bagi kestabilan penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Pada pasien komorbid, peradangan akibat influenza dapat mempercepat perburukan kondisi jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Mengenali risiko dan segera mencari pertolongan medis saat gejala memburuk menjadi langkah penting agar super flu tidak berujung pada kondisi yang mengancam nyawa.

Tag:  #super #dapat #memperburuk #penyakit #jantung #diabetes

KOMENTAR