Perkuat Manajemen Rantai Pasok, SKK Migas Bakal Gelar IOG SCM Summit 2024
Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko (kiri) dan Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai, Eka Bhayu Setta (tengah) dalam konferensi pers di Gedung SKK Migas, Jakarta Selatan, Senin (6/5).
15:36
6 Mei 2024

Perkuat Manajemen Rantai Pasok, SKK Migas Bakal Gelar IOG SCM Summit 2024

  - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan kembali menggelar Indonesia Upstream Oil & Gas SCM Summit 2024 setelah absen selama 9 tahun.   Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko mengatakan acara ini digelar sebagai bentuk komitmen SKK Migas untuk mengoptimalkan fungsi manajemen rantai pasok atau Supply Chain Management (SCM) guna memperkuat industri hulu migas nasional.   Selain itu, acara ini juga digelar dalam rangka mencapai visi produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada tahun 2030.  

  "Acara ini bertujuan untuk membahas solusi, terobosan teknologi, serta strategi efektif dalam mempercepat digitalisasi rantai pasok dan menyelesaikan permasalahan kompleks dalam aktivitas dan operasional hulu migas," kata Rudi Satwiko dalam konferensi pers di Gedung SKK Migas, Jakarta Selatan, Senin (6/5).   Lebih lanjut, dia menjelaskan pentingnya peran strategis SCM dalam memperkuat industri hulu migas nasional sehingga ke depan diharapkan ajang Indonesia Upstream Oil & Gas SCM Summit 2024 ini dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta memberikan nilai tambah bagi industri hulu migas secara keseluruhan.   Menurutnya, saat ini aktivitas pengeboran dan proyek-proyek strategis hulu migas mengalami peningkatan volume. Oleh sebab itu, pengelolaan rantai suplai yang baik adalah salah satu upaya untuk turut mendukung kegiatan operasional, sehingga aktivitas tersebut dapat berjalan sesuai rencana dengan pencapaian hasil yang ditargetkan.   "Pengelolaan rantai suplai yang tepat, tentu dapat mempercepat peningkatan produksi minyak dan gas bumi serta menekan angka cost recovery,” ungkap Rudi.   Sementara itu, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai, Eka Bhayu Setta menambahkan, dalam upaya mendukung percepatan target produksi minyak dan gas bumi yang telah ditetapkan Pemerintah, fungsi SCM SKK Migas dapat melakukan terobosan dan upaya-upaya perbaikan tata kelola birokrasi.   Meliputi, melakukan revisi kelima Pedoman Tata Kelola (PTK 007) buku kedua tentang Pengadaan Barang dan Jasa KKKS untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar terkini dan perubahan ketentuan/peraturan perundangan yang berlaku, serta sebagai penyederhanaan proses pengadaan.   Dia berharap, melalui langkah-langkah strategis berbasis lean SCM dan Digitalisasi seperti efisiensi proses tender, peningkatan TKDN, dan digitalisasi e-Commerce dan e-Catalog, fungsi SCM SKK Migas dapat semakin memperkuat pertumbuhan industri hulu migas.   “Langkah-langkah ini sejalan dengan visi untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan menghadapi tantangan global dalam sektor energi,” pungkasnya.   Untuk diketahui, Indonesia Upstream Oil & Gas SCM Summit 2024 mengangkat tema "Menavigasi Rencana Jangka Panjang Melalui Rantai Pasok Terintegrasi & Kolaboratif". Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan menggelar Pra-kegiatan Indonesia Upstream Oil & Gas SCM Summit 2024 di Surabaya pada tanggal 10-11 Juni 2024 dan Batam pada tanggal 3-4 Juli 2024.   Adapun acara puncak akan diadakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 14-16 Agustus 2024. Sebanyak lebih dari 7500 peserta dari berbagai sektor ditargetkan akan menghadiri konferensi ini. Termasuk SKK Migas, KKKS, pemerintah, penyedia barang dan jasa, pelajar/mahasiswa, serta profesional SCM lainnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #perkuat #manajemen #rantai #pasok #migas #bakal #gelar #summit #2024

KOMENTAR