Amran Sulaiman Sebut Beras Rusak Tercatat 3.619 Ton, Setara 0,06 Persen Stok Nasional
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam sebuah kesempatan.(DOK. Humas Kemendagri)
18:16
10 Juni 2026

Amran Sulaiman Sebut Beras Rusak Tercatat 3.619 Ton, Setara 0,06 Persen Stok Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyebut jumlah beras rusak sekitar 3.619 ton atau 0,06 persen dari stok nasional.

Informasi itu Amran ungkapkan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Dalam rapat itu, mulanya Ketua Komisi IV Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto meminta Amran memperhatikan jumlah beras di gudang Bulog yang sudah berusia lebih dari 1,3 juta ton.

Menurut Titiek, terdapat temuan beras bantuan di Madura, Jawa Timur yang diketahui mutunya sudah berkurang.

Baca juga: Bulog Usul “Beras Kita Premium” untuk Kendalikan Harga

“Yang umur 1 tahun sampai 1,5 tahun itu cukup tinggi, ada 1,3 juta. Bapak punya stok 5 juta, tapi yang warnanya putih tua itu ada 1,5 juta ton,” kata Titiek dalam rapat.

Titiek mengaku memiliki data terkait sebaran beras dengan usia lebih dari satu tahun di daerah.

Ia mewanti-wanti betul kepada Amran agar segera menjual atau menggunakan beras di gudang-gudang Bulog itu dengan cepat agar kualitasnya terjaga.

“Bapak jadi sasaran nih empuk kalau kayak gini. Jadi, tolong diperhatiin lagi stoknya Pak supaya berputarnya lebih cepat lagi,” ujar Titiek.

Baca juga: Harga Beras Dunia Menguat, Biaya Produksi Jadi Pemicu Utama

Menanggapi itu, Amran mengaku telah mendengar temuan beras dengan kualitas kurang baik yang digunakan sebagai bantuan di Madura.

Ia lalu memanggil Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan memintanya menjelaskan kondisi beras Bulog.

“Tadi pagi baru tiba dari China. Saya katakan ke Pak Dirut, ‘Ini pasti ditanya besok (di rapat). Nah ini jangan, jangan Bapak yang berbuat, masalahnya ke saya,” kata Amran menirukan percakapannya dengan Dirut Bulog.

“Rincikan saya berapa yang rusak, you harus terbuka,” lanjutnya.

Baca juga: Bulog Tarik Beras Bantuan Pangan di Bangkalan, Ganti yang Lebih Bagus

Dirut Bulog lantas melaporkan, dari total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 5.305.594 ton, sebanyak 93.488 ton atau 1,76 persen di antaranya masuk Kategori A.

Beras kategori ini masih turun mutu namun masih bisa diproses ulang dan kualitasnya kembali membaik untuk didistribusikan.

“Ini masih bisa diolah, diperbaiki 93.488 (ton). Ini masih bisa diperbaiki sebagian besar. Atau tapi kalau tidak, mungkin 10 persen, katakanlah 9.000 itu menjadi tepung,” tutur Amran.

Sementara, Kategori B atau beras turun mutu dan harus dilepaskan tidak ada sama sekali.

Baca juga: Bulog Sudah Salurkan 315.000 Ton Beras SPHP dan 19 Juta Bantuan Pangan

Adapun beras rusak atau turun mutu karena bencana force majeure seperti banjir, longsor, dan terutama banjir Aceh sebanyak 3.619 ton.

“Yang rusak Bu, 3.619 ton. Itu 0,00 sekian persen,” kata Amran.

Tag:  #amran #sulaiman #sebut #beras #rusak #tercatat #3619 #setara #persen #stok #nasional

KOMENTAR