IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Diskusi panel CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
20:37
8 Juni 2026

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

CEO IDRX Nathanael Christian menilai kehadiran stablecoin berbasis rupiah menjadi faktor penting dalam pengembangan inovasi blockchain di Indonesia sekaligus menjaga kedaulatan ekonomi digital nasional.

Hal itu disampaikan Nathanael dalam diskusi panel CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Menurut Nathanael, penggunaan stablecoin saat ini telah menjadi bagian penting dalam berbagai aktivitas keuangan berbasis blockchain. Namun, sebagian besar ekosistem global masih bergantung pada stablecoin yang dipatok terhadap dolar Amerika Serikat (USD), seperti USDT dan USDC.

"Di decentralized finance yang kita tahu sebagai DeFi, hari ini semua aktivitas DeFi menggunakan USD stablecoin," ujar Nathanael.

Ia menjelaskan kondisi tersebut membuat banyak inovasi berbasis blockchain, termasuk yang dikembangkan oleh pelaku industri Indonesia, masih dirancang menggunakan stablecoin berbasis dolar AS.

Padahal, menurut Nathanael, kehadiran stablecoin rupiah dapat membuka peluang lahirnya berbagai produk dan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

"Tapi jika kita punya rupiah stablecoin seperti itu, kita bisa menciptakan sebuah produk inovasi yang di smart contract itu didesainnya menggunakan rupiah stablecoin," kata Nathanael.

Ia menjelaskan stablecoin memiliki peran penting dalam sistem smart contract karena dapat digunakan untuk menjalankan berbagai transaksi secara otomatis dalam ekosistem blockchain.

Menurut Nathanael, pemanfaatan stablecoin rupiah dapat mendukung berbagai inovasi baru, termasuk tokenisasi aset nyata atau real world asset (RWA).

Dalam skema ini, distribusi pendapatan kepada investor dapat dilakukan secara otomatis melalui smart contract menggunakan stablecoin.

"Karena hanya stablecoin lah yang bisa ngobrol di dalam smart contract," ujarnya.

Selain itu, Nathanael juga menyoroti potensi penggunaan stablecoin rupiah dalam distribusi royalti untuk industri kreatif, termasuk karya musik, buku, maupun aset digital lainnya.

Menurut dia, berbagai model bisnis berbasis blockchain akan lebih mudah dikembangkan apabila Indonesia memiliki instrumen stablecoin yang menggunakan mata uang domestik.

Nathanael menilai kehadiran stablecoin rupiah tidak hanya berkaitan dengan inovasi teknologi, tetapi juga memiliki dimensi strategis dalam menjaga posisi Indonesia di tengah perkembangan ekonomi digital global.

"Pentingnya kita memiliki rupiah stablecoin adalah menjaga kedaulatan rupiah ini," kata Nathanael.

Ia berharap pengembangan stablecoin berbasis rupiah dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi blockchain dari dalam negeri sekaligus memperkuat daya saing ekosistem aset digital Indonesia.*** 

Editor: Fabiola Febrinastri

Tag:  #idrx #stablecoin #rupiah #penting #untuk #menjaga #kedaulatan #digital #indonesia

KOMENTAR