Stok Beras Bulog 5,3 Juta Ton, Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan Dikebut
Warga membeli beras SPHP pada gerakan pangan murah di Kantor Kecamatan Blora, Jawa Tengah, Sabtu (30/8/2025)(KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA)
10:00
8 Juni 2026

Stok Beras Bulog 5,3 Juta Ton, Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan Dikebut

– Perum Bulog mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras dan mengoptimalkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah.

Ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga beras dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah.

Baca juga: Bulog Tarik Beras Bantuan Pangan di Bangkalan, Ganti yang Lebih Bagus

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau gudang Bulog.Humas Bulog Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau gudang Bulog.

Salah satu langkah yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

Stok beras Bulog capai 5,3 juta ton

Ahmad Rizal menyampaikan, hingga awal Juni 2026 stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,3 juta ton.

Menurut dia, jumlah tersebut memadai untuk memenuhi kebutuhan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan pangan hingga stabilisasi harga.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Bulog Sudah Salurkan 315.000 Ton Beras SPHP dan 19 Juta Bantuan Pangan

Ia menegaskan, ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh wilayah Indonesia.

Penyaluran bantuan pangan sudah hampir 60 persen

Ilustrasi beras SPHP. KOMPAS.com/ Nugraha Perdana Ilustrasi beras SPHP.

Di sisi lain, penyaluran bantuan pangan beras terus dipercepat agar dapat menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Hingga 6 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai hampir 60 persen. Bantuan tersebut telah diterima oleh hampir 20 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 33,2 juta PBP.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan beras dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Baca juga: Amran Sebut Negara Lain Marah RI Stop Impor Beras

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat. Selain itu, program tersebut juga diharapkan membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Distribusi beras SPHP tembus 315.000 ton

Selain menjalankan program bantuan pangan, Bulog juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran distribusi resmi.

Hingga saat ini, penyaluran beras SPHP telah mencapai 315.000 ton.

Beras tersebut disalurkan melalui pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Baca juga: Bantuan Pangan Tak Harus Beras, Pemerintah Buka Opsi Telur dan Daging

Ahmad Rizal mengatakan, beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambah Ahmad Rizal.

Bulog pastikan cadangan beras pemerintah aman

Pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat dinilai tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras nasional.

Baca juga: Serapan Beras Bulog Sudah 75 Persen dari Target 4 Juta Ton

Bulog juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup Ahmad Rizal.

Tag:  #stok #beras #bulog #juta #distribusi #sphp #bantuan #pangan #dikebut

KOMENTAR