Harga Emas Dunia Lanjutkan Kenaikan, Harapan Perdamaian Timur Tengah Jadi Pendorong
Ilustrasi emas. (FREEPIK/wirestock)
10:08
5 Juni 2026

Harga Emas Dunia Lanjutkan Kenaikan, Harapan Perdamaian Timur Tengah Jadi Pendorong

- Harga emas dunia menguat lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan Kamis (4/6/2026) waktu setempat atau Jumat (5/6/2026) pagi WIB.

Kenaikan terjadi seiring pelemahan dollar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) di tengah meningkatnya harapan tercapainya perdamaian di Timur Tengah.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1 persen menjadi 4.476,85 dollar AS per ons.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus menguat 0,9 persen ke level 4.505 dollar AS per ons.

Baca juga: Harga Emas Dunia Diprediksi Melesat Lagi di Tengah Gejolak Geopolitik

Pedagang logam independen Tai Wong mengatakan laporan mengenai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon memberikan tekanan terhadap dollar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga menopang harga emas.

"Laporan mengenai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon membantu harga emas bertahan di atas level rata-rata pergerakan 200 hari yang penting," ujar Wong.

Israel dan Lebanon pada Rabu malam menyatakan sepakat menerapkan gencatan senjata.

Perkembangan tersebut memunculkan harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Optimisme pasar tersebut turut mendorong harga minyak dunia turun lebih dari 3 persen karena muncul harapan Selat Hormuz kembali terbuka bagi aktivitas perdagangan energi global.

Pada saat yang sama, indeks dollar AS melemah 0,2 persen.

Kondisi ini membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam kuning tersebut.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, termasuk obligasi tenor 10 tahun, juga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset investasi.

Meski demikian, Wong menilai peluang harga emas kembali mencetak rekor tertinggi dalam waktu dekat masih terbatas apabila situasi geopolitik terus membaik.

"Rekor harga emas tahun ini tampaknya semakin sulit tercapai kecuali ada gencatan senjata permanen dengan Iran yang memungkinkan Selat Hormuz dibuka kembali, sehingga harga energi turun dan pasar tidak lagi khawatir terhadap potensi suku bunga yang lebih tinggi," ucapnya.

Sebagai aset lindung nilai atau safe haven, harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 5.594,82 dollar AS per ons pada 29 Januari 2026.

Namun sejak konflik AS dan Iran pecah pada akhir Februari lalu, harga emas telah terkoreksi sekitar 16 persen.

Tingginya suku bunga menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen investasi berbunga.

Fokus investor kini beralih pada laporan ketenagakerjaan AS periode Mei yang akan dirilis pekan ini.

Data tersebut akan menjadi petunjuk bagi arah kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) ke depan.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan harga.

Perak spot naik 1,7 persen menjadi 73,95 dollar AS per ons, platinum naik 2,1 persen menjadi 1.897,61 dollar AS per ons, dan palladium naik 1,4 persen menjadi 1.320,23 dollar AS per ons.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juni 2026 Naik Rp 11.000 Per Gram, Cek Daftar Terbarunya

Tag:  #harga #emas #dunia #lanjutkan #kenaikan #harapan #perdamaian #timur #tengah #jadi #pendorong

KOMENTAR