Kepadatan Bandara Jeddah Berdampak ke Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Perkuat Koordinasi
Deretan koper jemaah haji Indonesia di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2026) (KOMPAS.com/Pythag Kurniati)
10:28
4 Juni 2026

Kepadatan Bandara Jeddah Berdampak ke Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Perkuat Koordinasi

- Proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 menghadapi tantangan akibat kepadatan aktivitas operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Untuk menjaga kelancaran kepulangan jemaah, Garuda Indonesia mengintensifkan koordinasi dengan otoritas kebandarudaraan setempat dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan fase pemulangan jemaah haji tetap berjalan lancar sekaligus mengantisipasi dampak penyesuaian operasional yang tengah berlangsung di bandara tersebut.

Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh proses pemulangan jemaah berjalan aman dan sesuai standar layanan.

“Garuda Indonesia bersama otoritas bandara setempat terus melakukan koordinasi dan langkah mitigasi operasional guna memastikan proses pemulangan jemaah haji dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai standar layanan yang ditetapkan,” ujar Dicky dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).

Baca juga: Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah

Jemaah JKB02 Tiba dengan Selamat

Melalui koordinasi yang dilakukan secara intensif, Garuda Indonesia memastikan seluruh jemaah pada penerbangan kloter 2 embarkasi Banten (JKB02) telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (3/6/2026) pukul 13.45 WIB.

Penerbangan tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Selasa (2/6/2026) pukul 22.55 waktu setempat.

Meski demikian, kepadatan operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz berdampak pada proses keberangkatan sejumlah penerbangan selama periode pemulangan jemaah haji, termasuk penerbangan yang dioperasikan Garuda Indonesia.

Selain penerbangan JKB02, kondisi tersebut turut memengaruhi penerbangan kloter 3 embarkasi Ujung Pandang, kloter 2 embarkasi Medan, kloter 2 embarkasi Yogyakarta, serta dua penerbangan ONH Plus dengan nomor penerbangan GA981 dan GA993.

Garuda menyebut seluruh penerbangan yang terdampak tersebut saat ini telah diberangkatkan menuju destinasi masing-masing.

Baca juga: Garuda Indonesia Jadi Maskapai dengan Makanan Pesawat Terenak di Dunia 2026

Mitigasi Operasional dan Pendampingan Jemaah

Di tengah penyesuaian jadwal yang terjadi, Garuda Indonesia memastikan para jemaah tetap mendapatkan pendampingan dan layanan yang diperlukan selama proses penanganan berlangsung.

“Selama proses penanganan berlangsung, Garuda Indonesia juga memastikan para jemaah memperoleh pendampingan dan layanan yang diperlukan, termasuk pemenuhan hak-hak jamaah haji sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Dicky.

Garuda Indonesia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para jemaah akibat penyesuaian jadwal penerbangan tersebut.

Maskapai pelat merah itu turut menyampaikan apresiasi atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama para jemaah selama proses pemulangan berlangsung.

Ke depan, Garuda Indonesia menyatakan akan terus mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan hingga berakhirnya fase pemulangan jemaah haji tahun ini.

Tag:  #kepadatan #bandara #jeddah #berdampak #pemulangan #jemaah #haji #garuda #perkuat #koordinasi

KOMENTAR