Lion Optimistis Pertumbuhan Segmen LCC Tembus 25 Persen pada 2026
Ilustrasi penerbangan Lion Air delay usai penumpang teriak bawa bom di dalam pesawat.(PESELS/ Daniel Lee)
16:12
2 Juni 2026

Lion Optimistis Pertumbuhan Segmen LCC Tembus 25 Persen pada 2026

 Lion Group optimistis segmen penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2026.

Tren perjalanan hemat yang semakin diminati masyarakat menjadi salah satu pendorong utama. Minat tersebut terutama datang dari kalangan backpacker dan wisatawan muda.

Corporate Communications Strategic PT Lion Air atau Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan perubahan perilaku masyarakat dalam bepergian menciptakan peluang besar bagi maskapai LCC seperti Lion Air dan Wings Air.

“Di kategori low cost carrier atau LCC, kami optimistis pertumbuhannya bisa mencapai lebih dari 25 persen. Saat ini masyarakat semakin menyukai pola perjalanan yang sederhana, praktis, dan efisien,” ujar Danang di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

“Kalau istilah yang sedang populer sekarang adalah backpacker atau backpacking trip, dan tren itu sangat mendukung pertumbuhan segmen LCC,” tambah dia.

Baca juga: Lion Group Resmikan Lion Hub Halim, Mampu Tangani 150 Ton Paket Sehari

Menurut Danang, kemunculan berbagai destinasi wisata baru yang populer di media sosial ikut mendorong mobilitas wisatawan.

Kelompok wisatawan ini cenderung mengutamakan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.

“Munculnya destinasi-destinasi yang sedang diminati masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong tren perjalanan backpacker. Pada akhirnya, kondisi tersebut meningkatkan permintaan terhadap layanan penerbangan berbiaya rendah,” katanya.

Danang menjelaskan, Lion Group saat ini membagi kebutuhan pelanggan ke dalam tiga kategori utama.

Tiga kategori itu meliputi LCC, kategori menengah atau medium, dan premium.

Setiap segmen dirancang untuk menjawab kebutuhan perjalanan yang berbeda, sesuai profil dan anggaran pelanggan.

Lion Air dan Wings Air menjadi tulang punggung perusahaan pada segmen LCC.

Segmen ini umumnya menyasar wisatawan mandiri, pelaku perjalanan keluarga dengan anggaran terbatas, serta masyarakat yang bepergian ke berbagai daerah untuk kebutuhan tertentu.

Baca juga: Lewati Rute Timur Tengah, Menhub Sebut Garuda Indonesia dan Lion Air Tak Terdampak Konflik Iran–Israel

Lion Group juga melihat pertumbuhan pada kategori menengah. Kategori ini menggabungkan kebutuhan bisnis dan wisata.

“Kami melihat ada tren perjalanan yang menggabungkan kepentingan bisnis dengan kegiatan wisata. Misalnya perjalanan studi banding atau perjalanan kerja yang sekaligus dimanfaatkan untuk berlibur. Ini masuk dalam kategori medium yang saat ini juga berkembang cukup baik,” ujar Danang.

Segmen premium mengandalkan layanan Batik Air. Segmen ini menyasar pelanggan yang membutuhkan layanan lebih lengkap dan nyaman.

Lion Group juga mengintegrasikan pilihan hotel berbintang dalam ekosistem layanan perjalanan perusahaan.

“Untuk kategori premium, kami memiliki Batik Air dan berbagai pilihan mitra hotel mulai dari bintang tiga hingga bintang lima. Tujuannya agar pelanggan memiliki lebih banyak opsi sesuai kebutuhan dan anggaran yang dimiliki,” katanya.

Lion Group berupaya mendekatkan seluruh kategori layanan tersebut kepada masyarakat melalui BookCabin Travel Fair 2026.

Danang mengatakan perusahaan tidak mengarahkan pelanggan pada satu produk tertentu.

Perusahaan ingin menyediakan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

“Kami tidak pernah memaksakan pelanggan untuk memilih produk tertentu. Justru kami ingin mendekatkan berbagai pilihan kepada masyarakat, mulai dari kategori low cost, medium, hingga premium. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan, baik untuk wisata, bisnis, keluarga, maupun kepentingan lainnya,” ujarnya.

Lion Group meyakini permintaan terhadap layanan penerbangan, khususnya segmen LCC, masih akan tumbuh positif dalam beberapa tahun ke depan.

Keyakinan itu didorong tren perjalanan yang terus berkembang dan preferensi pelanggan yang semakin beragam.

“Kami melihat peluangnya masih sangat besar. Selama masyarakat membutuhkan perjalanan yang mudah, cepat, dan terjangkau, segmen low cost carrier akan terus memiliki ruang untuk bertumbuh,” tegas Danang.

Tag:  #lion #optimistis #pertumbuhan #segmen #tembus #persen #pada #2026

KOMENTAR