Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana [Suara.com/Fakhri]
11:20
3 Juni 2026

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dikabarkan dijemput Kejaksaan Agung RI, Rabu (3/6/2026) pagi.

Selain itu, ada dua petinggi BGN lainnya yang disebut-sebut akan ditangkap oleh Kejagung.

Hal itu seiring dengan penggeledahgan

di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak lumpuh pada Rabu (3/6) pagi. Hal ini menyusul langkah cepat tim Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dikabarkan telah mendatangi dan melakukan penggeledahan di lokasi tersebut sejak pukul 02.00 WIB dini hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas perkantoran praktis terhenti. Sejumlah karyawan BGN yang tiba untuk memulai jam kerja justru tertahan di luar area gedung. Petugas keamanan mengarahkan para pegawai untuk tetap berada di luar dan tidak diperkenankan memasuki ruangan karena adanya kegiatan dari pihak Kejaksaan.

Seorang petugas keamanan di lokasi mengonfirmasi bahwa rombongan dari Kejaksaan Agung sudah bersiaga dan memulai aktivitas di dalam gedung saat sebagian besar warga Jakarta masih terlelap.

"Tim dari Kejaksaan Agung sudah ada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB dini hari," ujar petugas tersebut, Rabu (3/6).

Hingga pukul 09.00 WIB, arus karyawan yang berdatangan terus bertambah, namun gerbang tetap tertutup rapat bagi mereka. Tak hanya karyawan, awak media yang hendak meliput pun dilarang memasuki area perkantoran. Kondisi ini membuat pelayanan publik di kantor BGN mandek total sementara waktu.

**Buntut Pencopotan Kepala BGN**

Aksi penggeledahan dini hari ini terjadi berselang sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Badan Gizi Nasional. Pada Selasa (2/6), Prabowo resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menggantinya dengan Naniek S Deyang.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan sinyal kuat bahwa perombakan ini terkait dengan masalah integritas dan tata kelola. Ia mengungkapkan adanya dugaan praktik jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dalam program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kita lakukan," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Lebih lanjut, Prasetyo menyebut ada catatan serius mengenai kedisiplinan dalam menjalankan SOP serta tata kelola di lingkungan BGN yang memicu keputusan tegas Presiden. "Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," tambahnya.

**Penyegaran Pimpinan**

Saat ini, kepemimpinan BGN telah beralih ke tangan Naniek S Deyang. Presiden juga menunjuk Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya.

Kehadiran Agustina Arumsari yang berlatar belakang auditor BPKP di jajaran pimpinan baru ini dinilai sebagai upaya pemerintah untuk memperketat pengawasan internal di lembaga yang mengelola program strategis nasional tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung maupun BGN belum memberikan pernyataan resmi terkait detail penggeledahan maupun barang bukti apa saja yang diamankan dalam operasi yang dimulai sejak dini hari tersebut.

***

Editor: Bernadette Sariyem

Tag:  #kepala #dadan #hindayana #dijemput #kejagung #lainnya #dikejar #untuk #ditangkap

KOMENTAR