BCA Berbagi Tips Adaptif di Tengah Kondisi yang Tidak Pasti ke Mahasiswa
PT Bank Central Asia Tbk atau BCA membagikan wawasan kepada sekitar 1.000 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atau Untirta melalui program BCA Berbagi Ilmu (BBI).
Kegiatan tersebut menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dalam menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian.
Direktur BCA, Hendra Tanumihardja, mengajak mahasiswa tidak takut menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.
Ia menekankan pentingnya sikap adaptif dan kesiapan menghadapi perubahan di tengah dinamika dunia yang terus berkembang.
“Generasi muda perlu memaknai kejatuhan sebagai kesempatan untuk bangkit kembali. Terlebih, di kondisi yang semakin kompetitif dan serba dinamis ini perlu kemampuan bertahan dan adaptif,” kata Hendra dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).
“Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” lanjut Hendra.
Baca juga: BCA UMKM Fest 2026 Siap Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Hendra mengatakan program BBI memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi dan pimpinan BCA.
Ia berharap program tersebut menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam mempersiapkan transisi dari dunia akademik menuju lingkungan profesional yang lebih kompetitif dan tangguh.
“Program BBI ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam transisi dari dunia akademik menuju profesional yang tangguh,” jelas Hendra.
Program BBI berada di bawah naungan Bakti BCA dengan fokus pada pengembangan sektor pendidikan.
Program ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia agar lebih kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional maupun dinamika global.
Kegiatan dalam program tersebut meliputi seminar, pelatihan, hingga mentoring.
Melalui BBI, BCA menghadirkan seminar dan kuliah umum di berbagai perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran manajemen perusahaan serta profesional dari berbagai bidang.
Materi yang dibagikan mencakup literasi keuangan, kepemimpinan, pengembangan karier, hingga pemahaman mengenai tren industri dan dunia kerja saat ini.
Baca juga: BCA Pastikan Data Nasabah Aman, Bantah Isu Kebocoran di Media Sosial
Selain itu, BBI memberi pembekalan soft skills dan pelatihan persiapan kerja.
Program ini menjadi upaya menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan industri profesional.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan lebih baik saat memasuki dunia kerja.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen Bakti BCA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, mengatakan program BBI diharapkan menjadi investasi bagi generasi penerus.
“Saya berharap BBI ini tidak sekedar berbagi teori tapi bisa mempersiapkan mahasiswa tentang dunia kerja yang dinamis,” kata Hera.
Hera mengatakan BCA terbuka untuk memperluas peluang kerja sama dengan perguruan tinggi.
Menurut Hera, pelaksanaan program sebelumnya telah menciptakan kolaborasi positif bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan layanan keuangan.
“Kami juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak perguruan tinggi, mengingat pelaksanaan program sebelumnya telah membuka kesempatan kolaborasi yang positif bagi kedua belah pihak, utamanya terkait layanan keuangan,” kata Hera.
Bantuan solar panel charging
Bakti BCA juga menyerahkan bantuan berupa Solar Panel Charging Bakti BCA dalam kegiatan tersebut.
Fasilitas ini menyediakan akses energi bersih dari sinar matahari bagi sivitas akademika Untirta untuk mengisi daya gawai.
Selain menjadi tempat pengisian daya, fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang publik yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, maupun beraktivitas di area kampus.
Hera mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen BCA terhadap keberlanjutan melalui inisiatif green campus.
Ia berharap keberadaan Solar Panel Charging Bakti BCA meningkatkan kesadaran sivitas akademika Untirta terhadap solusi ramah lingkungan.
“Solar Panel Charging Station Bakti BCA yang ada di Untirta ini berbentuk Gazebo, sehingga rekan-rekan mahasiswa bisa sekaligus melakukan aktivitas sehari-hari di sana mulai dari belajar, diskusi, atau sekadar bersosialisasi,” ujar Hera.
Sepanjang 2025, BCA telah membangun dua fasilitas Solar Panel Charging Station Bakti BCA.
Masing-masing fasilitas berada di Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Di Undip, fasilitas tersebut dilengkapi panel surya dan baterai berkapasitas 550 watt peak.
Kapasitas itu mampu mengisi daya gawai berkapasitas 5.000 mAh hingga sekitar 110 kali dalam satu siklus.
Sementara di IPB, fasilitas dihadirkan dalam bentuk halte yang mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan konsep kampus hijau.
Tag: #berbagi #tips #adaptif #tengah #kondisi #yang #tidak #pasti #mahasiswa