Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI
Dirut PLN Darmawan Prasodjo (pln.co.id)
11:31
24 Mei 2026

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Pemadaman listrik total atau blackout secara masif melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat pada Jumat (22/5/2026) jadi sorotan publik kepada PT PLN.

Dampak lumpuhnya pasokan setrum ini melumpuhkan aktivitas harian masyarakat. Di Kota Medan misalnya, warga terpaksa memadati sejumlah kedai kopi, warung, dan pertokoan yang menyalakan mesin genset mandiri agar tetap bisa beraktivitas di tengah kegelapan total.

Merespon krisis energi tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, langsung menyampaikan permohonan maaf resmi pada Sabtu (23/5/2026) sekaligus membeberkan indikasi awal penyebab kerusakan sistem kelistrikan tersebut.

Kendati demikian, nakhoda perusahaan setrum negara ini tetap tidak luput dari kritik tajam publik. Sebagai pemegang monopoli tunggal penyedia listrik di tanah air, profesionalisme jajaran manajemen PLN dipertanyakan dalam mengantisipasi risiko kegagalan sistemik yang merugikan jutaan pelanggan tersebut.

Netizen juga menyuarakan respon PLN untuk mempertanggung jawabkan hal ini karena kerugian yang diterima oleh publik tidak main-main.

"Bayar Listrik Telat kena Denda atw gak Meteran dicabut. Giliran Mati Lampu 1 Sumatra, mereka cuma minta maaf doang," tulis salah satu netizen.

Profil Darmawan Prasodjo

Pria yang akrab disapa Darmo ini bukanlah figur baru di lingkaran elite bumn energi. Kepercayaan pemegang saham terhadap kepemimpinannya tergolong sangat tebal.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dihelat di Kantor Kementerian BUMN pada Selasa (18/6/2025) lalu, Darmawan kembali dikukuhkan untuk menduduki kursi nomor satu PLN untuk ketiga kalinya sejak tahun 2021.

Kariernya di PLN bermula saat ia ditunjuk menjadi Wakil Direktur Utama pada Desember 2019. Dua tahun berselang, tepatnya pada 6 Desember 2021, ia resmi naik kasta menjadi Direktur Utama berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-389/MBU/12/2021.

Posisi strategis ini sukses ia pertahankan hingga berakhirnya masa bakti pemerintahan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2024, sebelum akhirnya diperpanjang kembali di era transisi pemerintahan baru.

Latar Belakang Akademis Eksklusif di Amerika Serikat

Darmawan lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970. Ia merupakan putra dari pasangan (Alm) Brigadir Jenderal TNI (Hor) Purn Drs. Sadja Moeljoredjo dan Sudarti Sadja.

Ayahnya dikenal sebagai perwira militer yang pernah menjabat Kepala SMA Taruna Nusantara Magelang periode 1994-1998.

Di luar latar belakang keluarganya, Darmo memiliki reputasi mentereng sebagai ekonom energi dengan spesialisasi yang kuat. Ia menghabiskan waktu belasan tahun untuk menimba ilmu di Amerika Serikat, khususnya di Texas A&M University.

Di sana, ia merengkuh gelar sarjana dan magister di bidang ilmu komputer, sebelum akhirnya menuntaskan gelar Doktoral (S3) Ekonomi Terapan yang fokus pada tata kelola ekonomi sumber daya alam lewat kolaborasi bersama Duke University pada 2011.

Sekembalinya ke tanah air pada tahun 2012 setelah berkarier selama 15 tahun di AS, Darmawan aktif dalam berbagai lembaga kajian hijau, seperti Indonesia Center for Green Economy dan mengajar di Surya University.

Tak lama berselang, ia memutuskan terjun ke panggung politik praktis lewat bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pada Pemilu Legislatif 2014, ia sempat maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah (Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali), meski langkahnya menuju parlemen kandas akibat kalah perolehan suara dari Puan Maharani.

Kendati gagal di legislatif, keahliannya di sektor energi membuat Darmawan ditarik menjadi penasihat inti bidang ekonomi dan energi untuk tim pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.

Usai kemenangan pasangan tersebut, ia resmi masuk ke dalam lingkaran Istana Kepresidenan dengan menjabat sebagai Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas di Kantor Staf Presiden (KSP) periode 2015-2019, bekerja langsung di bawah komando Luhut Binsar Pandjaitan.

Kedekatan ideologis dan personalnya dengan Presiden ke-7 RI tersebut bahkan ia tuangkan dalam karya literatur. Darmawan menulis buku biografi kepemimpinan bertajuk "Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia" pada tahun 2020, yang juga diterbitkan dalam versi bahasa Inggris dengan judul "Jokowi and the New Indonesia".

Biodata Darmawan Prasodjo

Berikut adalah rangkuman data pribadi dan riwayat pendidikan dari Direktur Utama PT PLN (Persero):

Nama Lengkap: Darmawan Prasodjo
Nama Panggilan: Darmo
Tempat, Tanggal Lahir: Magelang, 19 Oktober 1970
Zodiak: Libra
Agama: Islam
Orang Tua: Brigadir Jenderal TNI (Hor) Purn Drs. Sadja Moeljoredjo (alm.) dan Sudarti Sadja
Pasangan: Diny Sandra Dewi (Menikah tahun 2006)
Anak-Anak: Dylan, Dykstra, dan Dyandra
Jabatan Saat Ini: Direktur Utama PT PLN (Persero)
Jejaring Sosial: Darmawan Prasodjo (LinkedIn)

Riwayat Pendidikan resmi:

SMA Negeri 1 Magelang
Strata 1 (1994): Bachelor of Computer Science – Texas A&M University, Amerika Serikat
Strata 2 (2000): Master of Computer Science – Texas A&M University, Amerika Serikat
Strata 3 (2011): Doktor Ekonomi Terapan, Ekonomi Sumber Daya Alam – Texas A&M University (Kolaborasi dengan Duke University, Amerika Serikat)

Editor: M Nurhadi

Tag:  #profil #dirut #disorot #pasca #blackout #sumatra #sosoknya #anak #jenderal

KOMENTAR