Gibran Dapat Keluhan Pertalite Rp 25.000 di NTT, Pertamina Buka Suara
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (22/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran berdialog langsung dengan warga di depan rumah pastori Jemaat Bethesda Oelamopu, Desa Manubelon.(Dokumen Anton)
16:04
23 Mei 2026

Gibran Dapat Keluhan Pertalite Rp 25.000 di NTT, Pertamina Buka Suara

 PT Pertamina (Persero) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di jaringan resmi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sesuai harga acuan.

Harga BBM di NTT sebelumnya menjadi sorotan setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima informasi dari warga setempat terkait harga Pertalite yang mencapai Rp 25.000 per liter.

Pertamina menetapkan harga Pertalite sebagai jenis BBM bersubsidi sebesar Rp 10.000 per liter di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Pertamina menjual BBM dan LPG di jaringan penyalur resmi, untuk Harga di SPBU Pertamina tetap mengacu pada harga yang telah ditetapkan secara resmi,” kata Juru Bicara Pertamina, Muhammad Baron, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Pertamina Pastikan Tak Ada Larangan Beli Pertalite Berdasarkan Merek Mobil

Baron juga memastikan pasokan BBM dan LPG subsidi di NTT tersedia sesuai kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Pertamina juga mendukung upaya Pemerintah dalam perluasan akses energi di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Baron.

Sebelumnya, Gibran mengunjungi Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (22/5/2026).

Ia berdialog dengan warga setempat terkait berbagai persoalan, termasuk kesulitan mendapatkan BBM, terutama Pertalite.

Gibran kemudian menanyakan harga Pertalite di daerah tersebut.

“Kalau beli BBM, khususnya Pertalite, sekarang harganya berapa per liter?” tanya Gibran kepada warga.

“Rp 25.000 per liter,” jawab warga serentak.

Baca juga: Cek Harga BBM Hari Ini 23 Mei 2026 di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Selain BBM, Gibran juga mendengarkan keluhan warga terkait ketersediaan LPG subsidi.

Warga mengaku sulit mendapatkan gas LPG sehingga harus memakai kayu bakar dan minyak tanah untuk memasak.

“Jadi masalah utamanya BBM, ya. Setelah ini kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina,” kata Gibran.

Tag:  #gibran #dapat #keluhan #pertalite #25000 #pertamina #buka #suara

KOMENTAR