Daftar 10 Saham Net Sell Investor Asing Saat IHSG Menghijau di Jumat (22/5)
Pekerja berjalan di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (30/4/2026). IHSG Anjlok, Apa yang Seharusnya Dilakukan RI?( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
12:32
23 Mei 2026

Daftar 10 Saham Net Sell Investor Asing Saat IHSG Menghijau di Jumat (22/5)

- Setelah delapan hari sebelumnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan, kemarin, Jumat (22/5/2026) pasar modal Indonesia rebound, menghijau.

Ketika ditutup, IHSG menguat 1,10 persen, naik 67.10 poin ke level 6.162,04.

Selama perdagangan kemarin, indeks bergerak di angka 5.966 hingga 6.171.

Baca juga: Purbaya Yakin IHSG Bisa Tembus 8.000, Sebut Saham Banyak yang Undervalued

Dikutip dari Kontan dan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via Stockbit, tren positif perdagangan kemarin belum mampu sepenuhnya bangkit karena IHSG masih di zona negatif, pelemahan sebesar 8,35 persen.

Total perdagangan IHSG di BEI mencapai 40,28 miliar saham lalu nilai transaksinya di angka Rp 21,56 triliun.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 1,10 Persen, Investor Asing Justru Net Sell Rp 1 Triliun

Terdapat 449 saham menguat, 251 saham melemah, serta 118 saham stagnan.

Ketika IHSG rebound, Jumat (22/5/2026), investor asing jual bersih (net sell) 10 jenis saham senilai total Rp 309,45 miliar.

Sementara, selama sepekan terakhir, net sell investor asing capai Rp 2,03 triliun.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat Hari Ini (22/5), MDKA hingga INCO Pimpin Kenaikan

Berikut 10 saham net sell terbesar yang dilakukan investor asing pada Jumat (22/5/2026).

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 322,37 miliar 
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 287,86 miliar 
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 156,4 miliar 
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 156,32 miliar 
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 152,17 miliar 
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 151,75 miliar 
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 99,69 miliar 
  • PT Astra International Tbk (ASII) Rp 54,05 miliar 
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 37,2 miliar 
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 34,3 miliar

Di lain kesempatan, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini IHSG bisa tembus ke leve 8.000.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,30 Persen di 6.113, Dua Emiten Emas Menguat

Target tembus level 8.000

Purbaya meyakini IHSG bakal meroket, sebab fundamental ekonomi nasional menunjukkan perbaikan.

"Pada akhirnya pergerakan harga saham itu tergantung kepada fundamental perusahaan sendiri kan. Itu akan dipengaruhi fundamental perekonomian," ujar Purbaya dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/5/2026).

Ketika perekonomian menguat, maka tingkat profit perusahaan ikut naik.

Baca juga: IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat Tipis, 3 Saham Big Caps Masih Tertekan

Akhirnya, tercipta sentimen positif bagi pasar saham.

"Kalau ekonominya bagus, profitability-nya juga meningkat," jelasnya.

Pemerintah selalu memperbaiki dan memajukan kondisi ekonomi nasional melalui kebijakan tepat sasaran.

Pelaku pasar tak perlu khawatir berlebihan mengenai hal ini.

"Jadi enggak usah takut, masalah-masalah kita akan perbaiki terus ekonomi ke depan, makin cepat, makin cepat, makin cepat lagi," ujar Purbaya.

Baca juga: IHSG Jumat (22/5/ Diprediksi Rawan Koreksi, Ritel Bisa Cermati Saham TLKM, CPIN Hingga HMSP

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Asing Net Sell Saat IHSG Rebound Jumat (22/5), Saham-Saham Ini Banyak Dijual" dan "Purbaya Yakin IHSG Bisa Tembus 8.000, Sebut Saham Banyak yang Undervalued"

Tag:  #daftar #saham #sell #investor #asing #saat #ihsg #menghijau #jumat

KOMENTAR