IHSG Sempat Dibuka Menguat, Lalu Berbalik Turun 0,37 Persen Pagi Ini
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG hari ini.(Antara Foto/Hafidz Mubarak A)
09:24
21 Mei 2026

IHSG Sempat Dibuka Menguat, Lalu Berbalik Turun 0,37 Persen Pagi Ini

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Kamis (21/5/2026), namun berbalik melemah setelah pasar dibuka seiring masih kuatnya tekanan sentimen pasar.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada sesi preopening, IHSG mencatat kenaikan sebesar 47,984 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.366,485.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Sekitar pukul 09.11 WIB, IHSG berbalik turun 23,67 poin atau 0,37 persen ke level 6.294,83.

Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat bergerak ke level tertinggi 6.378,81 dan menyentuh posisi terendah 6.291,04.

Baca juga: Kenaikan BI Rate Jadi Beban Emiten Berutang Tinggi, Saham Bank Diuntungkan

Aktivitas perdagangan saham juga terpantau cukup ramai. Volume transaksi mencapai 3,209 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,908 triliun.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 217.400 kali transaksi. Sebanyak 274 saham menguat, 275 saham melemah, dan 410 saham lainnya stagnan.

IHSG diproyeksi menguat terbatas

Meski sempat dibuka menguat, analis menilai IHSG masih berada dalam fase downtrend di tengah tekanan berbagai sentimen eksternal maupun domestik.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG pada perdagangan Kamis berpotensi bergerak menguat terbatas dengan area support di level 6.184 dan resistance di 6.388.

Menurut Herditya, pelaku pasar masih mencermati dampak rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memicu tekanan jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Baca juga: Asing Catat Net Sell Rp 131 Miliar, Saham BBCA, BBRI Hingga AMMN Jadi Sasaran

Selain itu, pasar juga dibayangi sentimen regulasi sektor barang tambang yang dinilai berpotensi memengaruhi pergerakan saham-saham berbasis komoditas.

“Posisi IHSG masih berada di fase downtrend-nya dan besok (Kamis) kami perkirakan akan bergerak menguat terbatas dengan support 6.184 dan resist 6.388, di mana nampaknya pasar masih akan tertekan dari aksi rebalancing MSCI dan juga regulasi barang tambang,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/5/2026) malam.

Bursa saham Asia mayoritas menguat

Pergerakan bursa saham Asia pada perdagangan Kamis mayoritas berada di zona hijau.

Indeks SSE Composite China naik 29,04 poin atau 0,70 persen ke level 4.191,23.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2.067,61 poin atau 3,46 persen ke posisi 61.872,02.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 127,70 poin atau 0,50 persen menjadi 25.778,82.

Penguatan juga terjadi pada indeks S&P/ASX 200 Australia yang naik 140,30 poin atau 1,65 persen ke level 8.636,90.

Di sisi lain, The Asia Dow masih berada di zona merah dengan pelemahan 66,05 poin atau 1,04 persen ke posisi 6.311,60.

Tag:  #ihsg #sempat #dibuka #menguat #lalu #berbalik #turun #persen #pagi

KOMENTAR